Surat Al Furqan

bacaan quran surat al furqan dan terjemahan artinya lengkap tulisan latin perkata dan mp3 surah al furqan yang memiliki khasiat atau manfaat untuk panduan cara baca hukum tajwid, makhrojul huruf maupun bisa sobat gunakan untuk panduan ketika ingin ngaji dengan suara merdu.

seperti pada pembahasan surat surat lain misalnya surat al kahfi, pada kesempatan kali ini kami akan sedikit menginformasikan sedikit keterangan dari surat al furqan.

secara bahasa, arti atau makna surat al furqan dalam bahasa indonesia adalah “pembeda”, adapun asbabun nuzul penamaan dari surat ini didasarkan pada kata al furqan yang ada pada ayat pertama.

dan al furqan sendiri merupakan nama lain dari Al Quran.

untuk sobat yang ingin mengetahui fadhilah atau keutamaan surat ini silahkan belajar kepada ustadz ahli tafsir supaya sobat nantinya bisa benar dalam pemahaman dan pengamalan isi kandungan surah al furqan.

dan silahkan juga untuk mempelajari surat surat lain semisal surat an naml agar keilmuan kita semakin bertambah dan berharap mampu mempertebal rasa keimanan diri kita.

selain bacaan surat al furqan arab latin dan terjemahan, disini sobat bisa download audio mp3 dari surah al furqan.

dan untuk sobat yang ingin mendapatkan informasi terkait surat ini, dibawah ini kami sudah merangkum keterangan surat al furqan kedalam tabel informasi, silahkan sobat pelajari.

informasi surat al furqan
arti namapembeda
golongan suratmakkiyah
nama lainnya
nomor suratsurat ke 25
letak juzjuz ke 18 (ayat ke 1-20)
juz ke 19 (ayat ke 21-77)
total ayat77 ayat
jumlah ruku’6 ruku’
surat sebelumnyasurat an nur
surat setelahnyasurat asy syu’ara

Bacaan Surat Al Furqan Dan Terjemahannya

Murottal Surat Al Furqan Full


Basmalah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmaanirrahiim


QS. Al Furqan Ayat 1

 ۙتَبٰرَكَ الَّذِيْ نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلٰى عَبْدِهٖ لِيَكُوْنَ لِلْعٰلَمِيْنَ نَذِيْرًا

tabarakallażī nazzalal-furqana ‘ala ‘abdihī liyakụna lil-‘alamīna nażīra
Arti Terjemahan : Mahasuci Allah yang telah menurunkan Furqan (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam (jin dan manusia).


QS. Al Furqan Ayat 2

ۨ الَّذِيْ لَهٗ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَلَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَّلَمْ يَكُنْ لَّهٗ شَرِيْكٌ فِى الْمُلْكِ وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ فَقَدَّرَهٗ تَقْدِيْرًا

allażī lahụ mulkus-samawati wal-arḍi wa lam yattakhiż waladaw wa lam yakul lahụ syarīkun fil-mulki wa khalaqa kulla syai`in fa qaddarahụ taqdīra
Arti Terjemahan : Yang memiliki kerajaan langit dan bumi, tidak mempunyai anak, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(-Nya), dan Dia menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat.


QS. Al Furqan Ayat 3

وَاتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِهٖٓ اٰلِهَةً لَّا يَخْلُقُوْنَ شَيْـًٔا وَّهُمْ يُخْلَقُوْنَ وَلَا يَمْلِكُوْنَ لِاَنْفُسِهِمْ ضَرًّا وَّلَا نَفْعًا وَّلَا يَمْلِكُوْنَ مَوْتًا وَّلَا حَيٰوةً وَّلَا نُشُوْرًا

wattakhażụ min dụnihī alihatal la yakhluqụna syai`aw wa hum yukhlaqụna wa la yamlikụna li`anfusihim ḍarraw wa la naf’aw wa la yamlikụna mautaw wa la ḥayataw wa la nusyụra
Arti Terjemahan : Namun mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia (untuk disembah), padahal mereka (tuhan-tuhan itu) tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) bahaya terhadap dirinya dan tidak dapat (mendatangkan) manfaat serta tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.


QS. Al Furqan Ayat 4

 ۚوَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اِنْ هٰذَآ اِلَّآ اِفْكُ ِۨافْتَرٰىهُ وَاَعَانَهٗ عَلَيْهِ قَوْمٌ اٰخَرُوْنَۚ فَقَدْ جَاۤءُوْ ظُلْمًا وَّزُوْرًا

wa qalallażīna kafarū in haża illa ifkuniftarahu wa a’anahụ ‘alaihi qaumun akharụn, fa qad ja`ụ ẓulmaw wa zụra
Arti Terjemahan : Dan orang-orang kafir berkata, “(Al-Qur’an) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh dia (Muhammad), dibantu oleh orang-orang lain,” Sungguh, mereka telah berbuat zalim dan dusta yang besar.


QS. Al Furqan Ayat 5

وَقَالُوْٓا اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَ اكْتَتَبَهَا فَهِيَ تُمْلٰى عَلَيْهِ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا

wa qalū asaṭīrul-awwalīnaktatabaha fa hiya tumla ‘alaihi bukrataw wa aṣīla
Arti Terjemahan : Dan mereka berkata, “(Itu hanya) dongeng-dongeng orang-orang terdahulu, yang diminta agar dituliskan, lalu dibacakanlah dongeng itu kepadanya setiap pagi dan petang.”


QS. Al Furqan Ayat 6

قُلْ اَنْزَلَهُ الَّذِيْ يَعْلَمُ السِّرَّ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ اِنَّهٗ كَانَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

qul anzalahullażī ya’lamus-sirra fis-samawati wal-arḍ, innahụ kana gafụrar-raḥīma
Arti Terjemahan : Katakanlah (Muhammad), “(Al-Qur’an) itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sungguh, Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.”


QS. Al Furqan Ayat 7

 ۙوَقَالُوْا مَالِ هٰذَا الرَّسُوْلِ يَأْكُلُ الطَّعَامَ وَيَمْشِيْ فِى الْاَسْوَاقِۗ لَوْلَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مَلَكٌ فَيَكُوْنَ مَعَهٗ نَذِيْرًا

wa qalụ ma lihażar-rasụli ya`kuluṭ-ṭa’ama wa yamsyī fil-aswaq, lau la unzila ilaihi malakun fa yakụna ma’ahụ nażīra
Arti Terjemahan : Dan mereka berkata, “Mengapa Rasul (Muhammad) ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa malaikat tidak diturunkan kepadanya (agar malaikat) itu memberikan peringatan bersama dia,


QS. Al Furqan Ayat 8

اَوْ يُلْقٰىٓ اِلَيْهِ كَنْزٌ اَوْ تَكُوْنُ لَهٗ جَنَّةٌ يَّأْكُلُ مِنْهَاۗ وَقَالَ الظّٰلِمُوْنَ اِنْ تَتَّبِعُوْنَ اِلَّا رَجُلًا مَّسْحُوْرًا

au yulqa ilaihi kanzun au takụnu lahụ jannatuy ya`kulu min-ha, wa qalaẓ-ẓalimụna in tattabi’ụna illa rajulam mas-ḥụra
Arti Terjemahan : atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya harta kekayaan atau (mengapa tidak ada) kebun baginya, sehingga dia dapat makan dari (hasil)nya?” Dan orang-orang zalim itu berkata, “Kamu hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir.”


QS. Al Furqan Ayat 9

اُنْظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوْا لَكَ الْاَمْثَالَ فَضَلُّوْا فَلَا يَسْتَطِيْعُوْنَ سَبِيْلًا

unẓur kaifa ḍarabụ lakal-amṡala fa ḍallụ fa la yastaṭī’ụna sabīla
Arti Terjemahan : Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan tentang engkau, maka sesatlah mereka, mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan (untuk menentang kerasulanmu).


QS. Al Furqan Ayat 10

تَبٰرَكَ الَّذِيْٓ اِنْ شَاۤءَ جَعَلَ لَكَ خَيْرًا مِّنْ ذٰلِكَ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ وَيَجْعَلْ لَّكَ قُصُوْرًا

tabarakallażī in sya`a ja’ala laka khairam min żalika jannatin tajrī min taḥtihal-an-haru wa yaj’al laka quṣụra
Arti Terjemahan : Mahasuci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya Dia jadikan bagimu yang lebih baik daripada itu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan Dia jadikan (pula) istana-istana untukmu.


QS. Al Furqan Ayat 11

بَلْ كَذَّبُوْا بِالسَّاعَةِۙ وَاَعْتَدْنَا لِمَنْ كَذَّبَ بِالسَّاعَةِ سَعِيْرًا

bal każżabụ bis-sa’ati wa a’tadna limang każżaba bis-sa’ati sa’īra
Arti Terjemahan : Bahkan mereka mendustakan hari Kiamat. Dan Kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari Kiamat.


QS. Al Furqan Ayat 12

اِذَا رَاَتْهُمْ مِّنْ مَّكَانٍۢ بَعِيْدٍ سَمِعُوْا لَهَا تَغَيُّظًا وَّزَفِيْرًا

iża ra`at-hum mim makanim ba’īdin sami’ụ laha tagayyuẓaw wa zafīra
Arti Terjemahan : Apabila ia (neraka) melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar suaranya yang gemuruh karena marahnya.


QS. Al Furqan Ayat 13

 ۗوَاِذَآ اُلْقُوْا مِنْهَا مَكَانًا ضَيِّقًا مُّقَرَّنِيْنَ دَعَوْا هُنَالِكَ ثُبُوْرًا

wa iża ulqụ min-ha makanan ḍayyiqam muqarranīna da’au hunalika ṡubụra
Arti Terjemahan : Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka dengan dibelenggu, mereka di sana berteriak mengharapkan kebinasaan.


QS. Al Furqan Ayat 14

لَا تَدْعُوا الْيَوْمَ ثُبُوْرًا وَّاحِدًا وَّادْعُوْا ثُبُوْرًا كَثِيْرًا

la tad’ul-yauma ṡubụraw waḥidaw wad’ụ ṡubụrang kaṡīra
Arti Terjemahan : (Akan dikatakan kepada mereka), “Janganlah kamu mengharapkan pada hari ini satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang berulang-ulang.”


QS. Al Furqan Ayat 15

قُلْ اَذٰلِكَ خَيْرٌ اَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَۗ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاۤءً وَّمَصِيْرًا

qul a żalika khairun am jannatul-khuldillatī wu’idal-muttaqụn, kanat lahum jaza`aw wa maṣīra
Arti Terjemahan : Katakanlah (Muhammad), “Apakah (azab) seperti itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan, dan tempat kembali bagi mereka?”


QS. Al Furqan Ayat 16

لَهُمْ فِيْهَا مَا يَشَاۤءُوْنَ خٰلِدِيْنَۗ كَانَ عَلٰى رَبِّكَ وَعْدًا مَّسْـُٔوْلًا

lahum fīha ma yasya`ụna khalidīn, kana ‘ala rabbika wa’dam mas`ụla
Arti Terjemahan : Bagi mereka segala yang mereka kehendaki ada di dalamnya (surga), mereka kekal (di dalamnya). Itulah janji Tuhanmu yang pantas dimohonkan (kepada-Nya).


QS. Al Furqan Ayat 17

ۗوَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ وَمَا يَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَيَقُوْلُ ءَاَنْتُمْ اَضْلَلْتُمْ عِبَادِيْ هٰٓؤُلَاۤءِ اَمْ هُمْ ضَلُّوا السَّبِيْلَ

wa yauma yaḥsyuruhum wa ma ya’budụna min dụnillahi fa yaqụlu a antum aḍlaltum ‘ibadī ha`ula`i am hum ḍallus-sabīl
Arti Terjemahan : Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka bersama apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Dia berfirman (kepada yang disembah), “Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?”


QS. Al Furqan Ayat 18

قَالُوْا سُبْحٰنَكَ مَا كَانَ يَنْۢبَغِيْ لَنَآ اَنْ نَّتَّخِذَ مِنْ دُوْنِكَ مِنْ اَوْلِيَاۤءَ وَلٰكِنْ مَّتَّعْتَهُمْ وَاٰبَاۤءَهُمْ حَتّٰى نَسُوا الذِّكْرَۚ وَكَانُوْا قَوْمًاۢ بُوْرًا

qalụ sub-ḥanaka ma kana yambagī lana an nattakhiża min dụnika min auliya`a wa lakim matta’tahum wa aba`ahum ḥatta nasuż-żikr, wa kanụ qaumam bụra
Arti Terjemahan : Mereka (yang disembah itu) menjawab, “Mahasuci Engkau, tidaklah pantas bagi kami mengambil pelindung selain Engkau, tetapi Engkau telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan hidup, sehingga mereka melupakan peringatan; dan mereka kaum yang binasa.”


QS. Al Furqan Ayat 19

فَقَدْ كَذَّبُوْكُمْ بِمَا تَقُوْلُوْنَۙ فَمَا تَسْتَطِيْعُوْنَ صَرْفًا وَّلَا نَصْرًاۚ وَمَنْ يَّظْلِمْ مِّنْكُمْ نُذِقْهُ عَذَابًا كَبِيْرًا

fa qad każżabụkum bima taqụlụna fa ma tastaṭī’ụna ṣarfaw wa la naṣra, wa may yaẓlim mingkum nużiq-hu ‘ażabang kabīra
Arti Terjemahan : Maka sungguh, mereka (yang disembah itu) telah mengingkari apa yang kamu katakan, maka kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak dapat (pula) menolong (dirimu), dan barangsiapa di antara kamu berbuat zalim, niscaya Kami timpakan kepadanya rasa azab yang besar.


QS. Al Furqan Ayat 20

وَمَآ اَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِيْنَ اِلَّآ اِنَّهُمْ لَيَأْكُلُوْنَ الطَّعَامَ وَيَمْشُوْنَ فِى الْاَسْوَاقِۗ وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً ۗ اَتَصْبِرُوْنَۚ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيْرًا ۔

wa ma arsalna qablaka minal-mursalīna illa innahum laya`kulụnaṭ-ṭa’ama wa yamsyụna fil-aswaq, wa ja’alna ba’ḍakum liba’ḍin fitnah, a taṣbirụn, wa kana rabbuka baṣīra
Arti Terjemahan : Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu (Muhammad), melainkan mereka pasti memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan Kami jadikan sebagian kamu sebagai cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat.


QS. Al Furqan Ayat 21

وَقَالَ الَّذِيْنَ لَا يَرْجُوْنَ لِقَاۤءَنَا لَوْلَآ اُنْزِلَ عَلَيْنَا الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَوْ نَرٰى رَبَّنَا ۗ لَقَدِ اسْتَكْبَرُوْا فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ وَعَتَوْ عُتُوًّا۞

كَبِيْرًا

wa qalallażīna la yarjụna liqa`ana lau la unzila ‘alainal-mala`ikatu au nara rabbana, laqadistakbarụ fī anfusihim wa ‘atau ‘utuwwang kabīra
Arti Terjemahan : Dan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (di akhirat) berkata, “Mengapa bukan para malaikat yang diturunkan kepada kita atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?” Sungguh, mereka telah menyombongkan diri mereka dan benar-benar telah melampaui batas (dalam melakukan kezaliman).


QS. Al Furqan Ayat 22

يَوْمَ يَرَوْنَ الْمَلٰۤىِٕكَةَ لَا بُشْرٰى يَوْمَىِٕذٍ لِّلْمُجْرِمِيْنَ وَيَقُوْلُوْنَ حِجْرًا مَّحْجُوْرًا

yauma yaraunal-mala`ikata la busyra yauma`iżil lil-mujrimīna wa yaqụlụna ḥijram maḥjụra
Arti Terjemahan : (Ingatlah) pada hari (ketika) mereka melihat para malaikat, pada hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa dan mereka berkata, “Hijran mahjura.”


QS. Al Furqan Ayat 23

وَقَدِمْنَآ اِلٰى مَا عَمِلُوْا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنٰهُ هَبَاۤءً مَّنْثُوْرًا

wa qadimna ila ma ‘amilụ min ‘amalin fa ja’alnahu haba`am manṡụra
Arti Terjemahan : Dan Kami akan perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.


QS. Al Furqan Ayat 24

اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ يَوْمَىِٕذٍ خَيْرٌ مُّسْتَقَرًّا وَّاَحْسَنُ مَقِيْلًا

aṣ-ḥabul-jannati yauma`iżin khairum mustaqarraw wa aḥsanu maqīla
Arti Terjemahan : Penghuni-penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya.


QS. Al Furqan Ayat 25

وَيَوْمَ تَشَقَّقُ السَّمَاۤءُ بِالْغَمَامِ وَنُزِّلَ الْمَلٰۤىِٕكَةُ تَنْزِيْلًا

wa yauma tasyaqqaqus-sama`u bil-gamami wa nuzzilal-mala`ikatu tanzīla
Arti Terjemahan : Dan (ingatlah) pada hari (ketika) langit pecah mengeluarkan kabut putih dan para malaikat diturunkan (secara) bergelombang.


QS. Al Furqan Ayat 26

اَلْمُلْكُ يَوْمَىِٕذِ ِۨالْحَقُّ لِلرَّحْمٰنِۗ وَكَانَ يَوْمًا عَلَى الْكٰفِرِيْنَ عَسِيْرًا

al-mulku yauma`iżinil-ḥaqqu lir-raḥman, wa kana yauman ‘alal-kafirīna ‘asīra
Arti Terjemahan : Kerajaan yang hak pada hari itu adalah milik Tuhan Yang Maha Pengasih. Dan itulah hari yang sulit bagi orang-orang kafir.


QS. Al Furqan Ayat 27

وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلٰى يَدَيْهِ يَقُوْلُ يٰلَيْتَنِى اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُوْلِ سَبِيْلًا

wa yauma ya’aḍḍuẓ-ẓalimu ‘ala yadaihi yaqụlu ya laitanittakhażtu ma’ar-rasụli sabīla
Arti Terjemahan : Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit dua jarinya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, “Wahai! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul.


QS. Al Furqan Ayat 28

يٰوَيْلَتٰى لَيْتَنِيْ لَمْ اَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيْلًا

ya wailata laitanī lam attakhiż fulanan khalīla
Arti Terjemahan : Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku),


QS. Al Furqan Ayat 29

لَقَدْ اَضَلَّنِيْ عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ اِذْ جَاۤءَنِيْۗ وَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِلْاِنْسَانِ خَذُوْلًا

laqad aḍallanī ‘aniż-żikri ba’da iż ja`anī, wa kanasy-syaiṭanu lil-insani khażụla
Arti Terjemahan : sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Al-Qur’an) ketika (Al-Qur’an) itu telah datang kepadaku. Dan setan memang pengkhianat manusia.”


QS. Al Furqan Ayat 30

وَقَالَ الرَّسُوْلُ يٰرَبِّ اِنَّ قَوْمِى اتَّخَذُوْا هٰذَا الْقُرْاٰنَ مَهْجُوْرًا

wa qalar-rasụlu ya rabbi inna qaumittakhażụ hażal-qur`ana mahjụra
Arti Terjemahan : Dan Rasul (Muhammad) berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini diabaikan.”


QS. Al Furqan Ayat 31

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا مِّنَ الْمُجْرِمِيْنَۗ وَكَفٰى بِرَبِّكَ هَادِيًا وَّنَصِيْرًا

wa każalika ja’alna likulli nabiyyin ‘aduwwam minal-mujrimīn, wa kafa birabbika hadiyaw wa naṣīra
Arti Terjemahan : Begitulah, bagi setiap nabi, telah Kami adakan musuh dari orang-orang yang berdosa. Tetapi cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong.


QS. Al Furqan Ayat 32

وَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْاٰنُ جُمْلَةً وَّاحِدَةً ۛ كَذٰلِكَ ۛ لِنُثَبِّتَ بِهٖ فُؤَادَكَ وَرَتَّلْنٰهُ تَرْتِيْلًا

wa qalallażīna kafarụ lau la nuzzila ‘alaihil-qur`anu jumlataw waḥidah, każalika linuṡabbita bihī fu`adaka wa rattalnahu tartīla
Arti Terjemahan : Dan orang-orang kafir berkata, “Mengapa Al-Qur’an itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus?” Demikianlah, agar Kami memperteguh hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (berangsur-angsur, perlahan dan benar).


QS. Al Furqan Ayat 33

 ۗوَلَا يَأْتُوْنَكَ بِمَثَلٍ اِلَّا جِئْنٰكَ بِالْحَقِّ وَاَحْسَنَ تَفْسِيْرًا

wa la ya`tụnaka bimaṡalin illa ji`naka bil-ḥaqqi wa aḥsana tafsīra
Arti Terjemahan : Dan mereka (orang-orang kafir itu) tidak datang kepadamu (membawa) sesuatu yang aneh, melainkan Kami datangkan kepadamu yang benar dan penjelasan yang paling baik.


QS. Al Furqan Ayat 34

اَلَّذِيْنَ يُحْشَرُوْنَ عَلٰى وُجُوْهِهِمْ اِلٰى جَهَنَّمَۙ اُولٰۤىِٕكَ شَرٌّ مَّكَانًا وَّاَضَلُّ سَبِيْلًا

allażīna yuḥsyarụna ‘ala wujụhihim ila jahannama ula`ika syarrum makanaw wa aḍallu sabīla
Arti Terjemahan : Orang-orang yang dikumpulkan ke neraka Jahanam dengan diseret wajahnya, mereka itulah yang paling buruk tempatnya dan paling sesat jalannya.


QS. Al Furqan Ayat 35

 ۚوَلَقَدْ اٰتَيْنَا مُوْسَى الْكِتٰبَ وَجَعَلْنَا مَعَهٗٓ اَخَاهُ هٰرُوْنَ وَزِيْرًا

wa laqad ataina mụsal-kitaba wa ja’alna ma’ahū akhahu harụna wazīra
Arti Terjemahan : Dan sungguh, Kami telah memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa dan Kami telah menjadikan Harun saudaranya, menyertai dia sebagai wazir (pembantu).


QS. Al Furqan Ayat 36

ۗفَقُلْنَا اذْهَبَآ اِلَى الْقَوْمِ الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَاۗ فَدَمَّرْنٰهُمْ تَدْمِيْرًا

fa qulnaż-haba ilal-qaumillażīna każżabụ bi`ayatina, fa dammarnahum tadmīra
Arti Terjemahan : Kemudian Kami berfirman (kepada keduanya), “Pergilah kamu berdua kepada kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami.” Lalu Kami hancurkan mereka dengan sehancur-hancurnya.


QS. Al Furqan Ayat 37

ۚوَقَوْمَ نُوْحٍ لَّمَّا كَذَّبُوا الرُّسُلَ اَغْرَقْنٰهُمْ وَجَعَلْنٰهُمْ لِلنَّاسِ اٰيَةًۗ وَاَعْتَدْنَا لِلظّٰلِمِيْنَ عَذَابًا اَلِيْمًا

wa qauma nụḥil lamma każżabur-rusula agraqnahum wa ja’alnahum lin-nasi ayah, wa a’tadna liẓ-ẓalimīna ‘ażaban alīma
Arti Terjemahan : Dan (telah Kami binasakan) kaum Nuh ketika mereka mendustakan para rasul. Kami tenggelamkam mereka dan Kami jadikan (cerita) mereka itu pelajaran bagi manusia. Dan Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim azab yang pedih;


QS. Al Furqan Ayat 38

وَعَادًا وَّثَمُوْدَا۟ وَاَصْحٰبَ الرَّسِّ وَقُرُوْنًاۢ بَيْنَ ذٰلِكَ كَثِيْرًا

wa ‘adaw wa ṡamụda wa aṣ-ḥabar-rassi wa qurụnam baina żalika kaṡīra
Arti Terjemahan : dan (telah Kami binasakan) kaum ‘Ad dan samud dan penduduk Rass serta banyak (lagi) generasi di antara (kaum-kaum) itu.


QS. Al Furqan Ayat 39

وَكُلًّا ضَرَبْنَا لَهُ الْاَمْثَالَۖ وَكُلًّا تَبَّرْنَا تَتْبِيْرًا

wa kullan ḍarabna lahul-amṡala wa kullan tabbarna tatbīra
Arti Terjemahan : Dan masing-masing telah Kami jadikan perumpamaan dan masing-masing telah Kami hancurkan sehancur-hancurnya.


QS. Al Furqan Ayat 40

وَلَقَدْ اَتَوْا عَلَى الْقَرْيَةِ الَّتِيْٓ اُمْطِرَتْ مَطَرَ السَّوْءِۗ اَفَلَمْ يَكُوْنُوْا يَرَوْنَهَاۚ بَلْ كَانُوْا لَا يَرْجُوْنَ نُشُوْرًا

wa laqad atau ‘alal-qaryatillatī umṭirat maṭaras-saụ`, a fa lam yakụnụ yaraunaha, bal kanụ la yarjụna nusyụra
Arti Terjemahan : Dan sungguh, mereka (kaum musyrik Mekah) telah melalui negeri (Sodom) yang (dulu) dijatuhi hujan yang buruk (hujan batu). Tidakkah mereka menyaksikannya? Bahkan mereka itu sebenarnya tidak mengharapkan hari kebangkitan.


QS. Al Furqan Ayat 41

وَاِذَا رَاَوْكَ اِنْ يَّتَّخِذُوْنَكَ اِلَّا هُزُوًاۗ اَهٰذَا الَّذِيْ بَعَثَ اللّٰهُ رَسُوْلًا

wa iża ra`auka iy yattakhiżụnaka illa huzuwa, a hażallażī ba’aṡallahu rasụla
Arti Terjemahan : Dan apabila mereka melihat engkau (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan engkau sebagai ejekan (dengan mengatakan), “Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai Rasul?


QS. Al Furqan Ayat 42

اِنْ كَادَ لَيُضِلُّنَا عَنْ اٰلِهَتِنَا لَوْلَآ اَنْ صَبَرْنَا عَلَيْهَاۗ وَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ حِيْنَ يَرَوْنَ الْعَذَابَ مَنْ اَضَلُّ سَبِيْلًا

ing kada layuḍilluna ‘an alihatina lau la an ṣabarna ‘alaiha, wa saufa ya’lamụna ḥīna yaraunal-‘ażaba man aḍallu sabīla
Arti Terjemahan : Sungguh, hampir saja dia menyesatkan kita dari sesembahan kita, seandainya kita tidak tetap bertahan (menyembah)nya.” Dan kelak mereka akan mengetahui pada saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya.


QS. Al Furqan Ayat 43

 ۙاَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰىهُۗ اَفَاَنْتَ تَكُوْنُ عَلَيْهِ وَكِيْلًا

a ra`aita manittakhaża ilahahụ hawah, a fa anta takụnu ‘alaihi wakīla
Arti Terjemahan : Sudahkah engkau (Muhammad) melihat orang yang menjadikan keinginannya sebagai tuhannya. Apakah engkau akan menjadi pelindungnya?


QS. Al Furqan Ayat 44

اَمْ تَحْسَبُ اَنَّ اَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُوْنَ اَوْ يَعْقِلُوْنَۗ اِنْ هُمْ اِلَّا كَالْاَنْعَامِ بَلْ هُمْ اَضَلُّ سَبِيْلًا

am taḥsabu anna akṡarahum yasma’ụna au ya’qilụn, in hum illa kal-an’ami bal hum aḍallu sabīla
Arti Terjemahan : Atau apakah engkau mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu hanyalah seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat jalannya.


QS. Al Furqan Ayat 45

ۙاَلَمْ تَرَ اِلٰى رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ الظِّلَّۚ وَلَوْ شَاۤءَ لَجَعَلَهٗ سَاكِنًاۚ ثُمَّ جَعَلْنَا الشَّمْسَ عَلَيْهِ دَلِيْلًا

a lam tara ila rabbika kaifa maddaẓ-ẓill, walau sya`a laja’alahụ sakina, ṡumma ja’alnasy-syamsa ‘alaihi dalīla
Arti Terjemahan : Tidakkah engkau memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang; dan sekiranya Dia menghendaki, niscaya Dia jadikannya (bayang-bayang itu) tetap, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk,


QS. Al Furqan Ayat 46

ثُمَّ قَبَضْنٰهُ اِلَيْنَا قَبْضًا يَّسِيْرًا

ṡumma qabaḍnahu ilaina qabḍay yasīra
Arti Terjemahan : kemudian Kami menariknya (bayang-bayang itu) kepada Kami sedikit demi sedikit.


QS. Al Furqan Ayat 47

وَهُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الَّيْلَ لِبَاسًا وَّالنَّوْمَ سُبَاتًا وَّجَعَلَ النَّهَارَ نُشُوْرًا

wa huwallażī ja’ala lakumul-laila libasaw wan-nauma subataw wa ja’alan-nahara nusyụra
Arti Terjemahan : Dan Dialah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha.


QS. Al Furqan Ayat 48

 ۙوَهُوَ الَّذِيْٓ اَرْسَلَ الرِّيٰحَ بُشْرًاۢ بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهٖۚ وَاَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً طَهُوْرًا

wa huwallażī arsalar-riyaḥa busyram baina yadai raḥmatih, wa anzalna minas-sama`i ma`an ṭahụra
Arti Terjemahan : Dan Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang sangat bersih,


QS. Al Furqan Ayat 49

لِّنُحْيِ َۧ بِهٖ بَلْدَةً مَّيْتًا وَّنُسْقِيَهٗ مِمَّا خَلَقْنَآ اَنْعَامًا وَّاَنَاسِيَّ كَثِيْرًا

linuḥyiya bihī baldatam maitaw wa nusqiyahụ mimma khalaqna an’amaw wa anasiyya kaṡīra
Arti Terjemahan : agar (dengan air itu) Kami menghidupkan negeri yang mati (tandus), dan Kami memberi minum kepada sebagian apa yang telah Kami ciptakan, (berupa) hewan-hewan ternak dan manusia yang banyak.


QS. Al Furqan Ayat 50

وَلَقَدْ صَرَّفْنٰهُ بَيْنَهُمْ لِيَذَّكَّرُوْاۖ فَاَبٰىٓ اَكْثَرُ النَّاسِ اِلَّا كُفُوْرًا

wa laqad ṣarrafnahu bainahum liyażżakkarụ fa aba akṡarun-nasi illa kufụra
Arti Terjemahan : Dan sungguh, Kami telah mempergilirkan (hujan) itu di antara mereka agar mereka mengambil pelajaran; tetapi kebanyakan manusia tidak mau (bersyukur), bahkan mereka mengingkari (nikmat).


QS. Al Furqan Ayat 51

 ۖوَلَوْ شِئْنَا لَبَعَثْنَا فِيْ كُلِّ قَرْيَةٍ نَّذِيْرًا

walau syi`na laba’aṡna fī kulli qaryatin nażīra
Arti Terjemahan : Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami utus seorang pemberi peringatan pada setiap negeri.


QS. Al Furqan Ayat 52

فَلَا تُطِعِ الْكٰفِرِيْنَ وَجَاهِدْهُمْ بِهٖ جِهَادًا كَبِيْرًا

fa la tuṭi’il kafirīna wa jahid-hum bihī jihadang kabīra
Arti Terjemahan : Maka janganlah engkau taati orang-orang kafir, dan berjuanglah terhadap mereka dengannya (Al-Qur’an) dengan (semangat) perjuangan yang besar.


QS. Al Furqan Ayat 53

۞ وَهُوَ الَّذِيْ مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هٰذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَّهٰذَا مِلْحٌ اُجَاجٌۚ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَّحِجْرًا مَّحْجُوْرًا

wa huwallażī marajal-baḥraini haża ‘ażbun furatuw wa haża mil-ḥun ujaj, wa ja’ala bainahuma barzakhaw wa ḥijram maḥjụra
Arti Terjemahan : Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.


QS. Al Furqan Ayat 54

وَهُوَ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ الْمَاۤءِ بَشَرًا فَجَعَلَهٗ نَسَبًا وَّصِهْرًاۗ وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيْرًا

wa huwallażī khalaqa minal-ma`i basyaran fa ja’alahụ nasabaw wa ṣihra, wa kana rabbuka qadīra
Arti Terjemahan : Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (mempunyai) keturunan dan musaharah dan Tuhanmu adalah Mahakuasa.


QS. Al Furqan Ayat 55

وَيَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ مَا لَا يَنْفَعُهُمْ وَلَا يَضُرُّهُمْۗ وَكَانَ الْكَافِرُ عَلٰى رَبِّهٖ ظَهِيْرًا

wa ya’budụna min dụnillahi ma la yanfa’uhum wa la yaḍurruhum, wa kanal-kafiru ‘ala rabbihī ẓahīra
Arti Terjemahan : Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak memberi manfaat kepada mereka dan tidak (pula) mendatangkan bencana kepada mereka. Orang-orang kafir adalah penolong (setan untuk berbuat durhaka) terhadap Tuhannya.


QS. Al Furqan Ayat 56

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا مُبَشِّرًا وَّنَذِيْرًا

wa ma arsalnaka illa mubasysyiraw wa nażīra
Arti Terjemahan : Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.


QS. Al Furqan Ayat 57

قُلْ مَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اَنْ يَّتَّخِذَ اِلٰى رَبِّهٖ سَبِيْلًا

qul ma as`alukum ‘alaihi min ajrin illa man sya`a ay yattakhiża ila rabbihī sabīla
Arti Terjemahan : Katakanlah, “Aku tidak meminta imbalan apa pun dari kamu dalam menyampaikan (risalah) itu, melainkan (mengharapkan agar) orang-orang mau mengambil jalan kepada Tuhannya.”


QS. Al Furqan Ayat 58

 ۚوَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهٖۗ وَكَفٰى بِهٖ بِذُنُوْبِ عِبَادِهٖ خَبِيْرًا

wa tawakkal ‘alal-ḥayyillażī la yamụtu wa sabbiḥ biḥamdih, wa kafa bihī biżunụbi ‘ibadihī khabīra
Arti Terjemahan : Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup, Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya,


QS. Al Furqan Ayat 59

اَلَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۚ اَلرَّحْمٰنُ فَسْـَٔلْ بِهٖ خَبِيْرًا

allażī khalaqas-samawati wal-arḍa wa ma bainahuma fī sittati ayyamin ṡummastawa ‘alal-‘arsy, ar-raḥmanu fas`al bihī khabīra
Arti Terjemahan : yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy, (Dialah) Yang Maha Pengasih, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada orang yang lebih mengetahui (Muhammad).


QS. Al Furqan Ayat 60

۩ وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ اسْجُدُوْا لِلرَّحْمٰنِ قَالُوْا وَمَا الرَّحْمٰنُ اَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُوْرًا

wa iża qīla lahumusjudụ lir-raḥmani qalụ wa mar-raḥmanu a nasjudu lima ta`muruna wa zadahum nufụra
Arti Terjemahan : Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Sujudlah kepada Yang Maha Pengasih”, mereka menjawab, “Siapakah yang Maha Pengasih itu? Apakah kami harus sujud kepada Allah yang engkau (Muhammad) perintahkan kepada kami (bersujud kepada-Nya)?” Dan mereka makin jauh lari (dari kebenaran).


QS. Al Furqan Ayat 61

تَبٰرَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِى السَّمَاۤءِ بُرُوْجًا وَّجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَّقَمَرًا مُّنِيْرًا

tabarakallażī ja’ala fis-sama`i burụjaw wa ja’ala fīha sirajaw wa qamaram munīra
Arti Terjemahan : Mahasuci Allah yang menjadikan di langit gugusan bintang-bintang dan Dia juga menjadikan padanya matahari dan bulan yang bersinar.


QS. Al Furqan Ayat 62

وَهُوَ الَّذِيْ جَعَلَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِّمَنْ اَرَادَ اَنْ يَّذَّكَّرَ اَوْ اَرَادَ شُكُوْرًا

wa huwallażī ja’alal-laila wan-nahara khilfatal liman arada ay yażżakkara au arada syukụra
Arti Terjemahan : Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau yang ingin bersyukur.


QS. Al Furqan Ayat 63

وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَرْضِ هَوْنًا وَّاِذَا خَاطَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَالُوْا سَلٰمًا

wa ‘ibadur-raḥmanillażīna yamsyụna ‘alal-arḍi haunaw wa iża khaṭabahumul-jahilụna qalụ salama
Arti Terjemahan : Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan “salam,”


QS. Al Furqan Ayat 64

وَالَّذِيْنَ يَبِيْتُوْنَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَّقِيَامًا

wallażīna yabītụna lirabbihim sujjadaw wa qiyama
Arti Terjemahan : dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.


QS. Al Furqan Ayat 65

 ۖوَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَۖ اِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا

wallażīna yaqụlụna rabbanaṣrif ‘anna ‘ażaba jahannama inna ‘ażabaha kana garama
Arti Terjemahan : Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal,”


QS. Al Furqan Ayat 66

اِنَّهَا سَاۤءَتْ مُسْتَقَرًّا وَّمُقَامًا

innaha sa`at mustaqarraw wa muqama
Arti Terjemahan : sungguh, Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.


QS. Al Furqan Ayat 67

وَالَّذِيْنَ اِذَآ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا

wallażīna iża anfaqụ lam yusrifụ wa lam yaqturụ wa kana baina żalika qawama
Arti Terjemahan : Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar,


QS. Al Furqan Ayat 68

 ۙوَالَّذِيْنَ لَا يَدْعُوْنَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ وَلَا يَقْتُلُوْنَ النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَ اللّٰهُ اِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُوْنَۚ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ يَلْقَ اَثَامًا

wallażīna la yad’ụna ma’allahi ilahan akhara wa la yaqtulụnan-nafsallatī ḥarramallahu illa bil-ḥaqqi wa la yaznụn, wa may yaf’al żalika yalqa aṡama
Arti Terjemahan : dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barangsiapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat,


QS. Al Furqan Ayat 69

ۙيُّضٰعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَيَخْلُدْ فِيْهٖ مُهَانًا

yuḍa’af lahul-‘ażabu yaumal-qiyamati wa yakhlud fīhī muhana
Arti Terjemahan : (yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,


QS. Al Furqan Ayat 70

اِلَّا مَنْ تَابَ وَاٰمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَاُولٰۤىِٕكَ يُبَدِّلُ اللّٰهُ سَيِّاٰتِهِمْ حَسَنٰتٍۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

illa man taba wa amana wa ‘amila ‘amalan ṣaliḥan fa ula`ika yubaddilullahu sayyi`atihim ḥasanat, wa kanallahu gafụrar raḥīma
Arti Terjemahan : kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.


QS. Al Furqan Ayat 71

وَمَنْ تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَاِنَّهٗ يَتُوْبُ اِلَى اللّٰهِ مَتَابًا

wa man taba wa ‘amila ṣaliḥan fa innahụ yatụbu ilallahi mataba
Arti Terjemahan : Dan barangsiapa bertobat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.


QS. Al Furqan Ayat 72

وَالَّذِيْنَ لَا يَشْهَدُوْنَ الزُّوْرَۙ وَاِذَا مَرُّوْا بِاللَّغْوِ مَرُّوْا كِرَامًا

wallażīna la yasy-hadụnaz-zụra wa iża marrụ bil-lagwi marrụ kirama
Arti Terjemahan : Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya,


QS. Al Furqan Ayat 73

وَالَّذِيْنَ اِذَا ذُكِّرُوْا بِاٰيٰتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوْا عَلَيْهَا صُمًّا وَّعُمْيَانًا

wallażīna iża żukkirụ bi`ayati rabbihim lam yakhirrụ ‘alaiha ṣummaw wa ‘umyana
Arti Terjemahan : dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta,


QS. Al Furqan Ayat 74

وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

wallażīna yaqụlụna rabbana hab lana min azwajina wa żurriyyatina qurrata a’yuniw waj’alna lil-muttaqīna imama
Arti Terjemahan : Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”


QS. Al Furqan Ayat 75

ۙاُولٰۤىِٕكَ يُجْزَوْنَ الْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوْا وَيُلَقَّوْنَ فِيْهَا تَحِيَّةً وَّسَلٰمًا

ula`ika yujzaunal-gurfata bima ṣabarụ wa yulaqqauna fīha taḥiyyataw wa salama
Arti Terjemahan : Mereka itu akan diberi balasan dengan tempat yang tinggi (dalam surga) atas kesabaran mereka, dan di sana mereka akan disambut dengan penghormatan dan salam.


QS. Al Furqan Ayat 76

خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ حَسُنَتْ مُسْتَقَرًّا وَّمُقَامًا

khalidīna fīha, ḥasunat mustaqarraw wa muqama
Arti Terjemahan : Mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.


QS. Al Furqan Ayat 77

قُلْ مَا يَعْبَؤُا بِكُمْ رَبِّيْ لَوْلَا دُعَاۤؤُكُمْۚ فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُوْنُ لِزَامًا

qul ma ya’ba`u bikum rabbī lau la du’a`ukum, fa qad każżabtum fa saufa yakụnu lizama
Arti Terjemahan : Katakanlah (Muhammad, kepada orang-orang musyrik), “Tuhanku tidak akan mengindahkan kamu, kalau tidak karena ibadahmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadah kepada-Nya), padahal sungguh, kamu telah mendustakan-Nya? Karena itu, kelak (azab) pasti (menimpamu).”

Surah Sebelumnya:
Surat An Nur
Al-Qur’anSurah Berikutnya:
Surat asy Syu’ara
Surah 025