Surat Al Ma’arij

Bacaan surat al ma’arij lengkap dengan arti atau terjemahannya serta dilengkapi juga dengan mp3 murottal perayat sebagai pelengkap dari materi yang akan dibagikan islambl kepada sobat muslim semuanya.

Dan sebelum kita menuju bacaan surat al ma’arij, mari kita sedikit mengenal surat satu ini.

Surat ini jika kita artikan kedalam bahasa indonesia maka akan berarti “Tempat-Tempat Naik“.

Selain dikenal dengan sebutan surat Al Ma’arij, surah ini dikenal juga dengan nama surat “Sa’ala sailun”.

Berdasarkan tempat turunnya, surat ini masuk kedalam jajaran surah Makkiyah atau surat yang diturunkan di kawasan Makkah.

Dalam mushaf Al Quran yang kita kenal, surat ini menempati urutan ke-70.

Dan dalam urutan juz, surat ini masih bagian dari juz 29 dengan jumlah 2 ruku’ dan 44 ayat-ayat pendek.

Agar lebih mudah untuk dipelajari, berikut ini kami akan membuatkan tabel informasi keterangan surat Al Ma’arij untuk sobat islambl.com.

Rangkuman Keterangan Surat Al Ma’arij
ArtiTempat-Tempat Naik
Nama lainSa’ala sailun
KlasifikasiMakkiyah
JuzJuz 29
Surah ke70
Jumlah ayat44 ayat
Jumlah ruku’2 ruku’
Surat sebelumnyaSurat Al Haqqah
Surat setelanyaSurat Nuh

Itu tadi sedikit informasi yang bisa kami bagikan kepada sobat semuanya, semoga bisa diambil ilmu yang bermanfaat didalamnya.

Selanjutnya mari kita menuju bacaan surat Al Ma’arij dan artinya lengkap dengan mp3 murottal perayat dari surat ini yang bisa sobat jadikan panduan untuk ditirukan nada membaca Al Qurannya atau untuk membenarkan tajwid dan juga makhrojul huruf sobat sekalian.

Bacaan Surat Al Ma’arij Dan Artinya

Mp3 Surat Al Ma’arij Syaikh Mishary Rashid


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmaanirrahiim(I)


QS. Al-Ma’arij : 1

سَاَلَ سَاۤىِٕلٌۢ بِعَذَابٍ وَّاقِعٍۙ

sa`ala sa`ilum bi’ażabiw waqi’
Arti Terjemahan : Seseorang bertanya tentang azab yang pasti terjadi,


QS. Al-Ma’arij : 2

لِّلْكٰفِرِيْنَ لَيْسَ لَهٗ دَافِعٌۙ

lil-kafirina laisa lahu dafi’
Arti Terjemahan : bagi orang-orang kafir, yang tidak seorang pun dapat menolaknya,


QS. Al-Ma’arij : 3

مِّنَ اللّٰهِ ذِى الْمَعَارِجِۗ

minallahi żil-ma’arij
Arti Terjemahan : (Azab) dari Allah, yang memiliki tempat-tempat naik.


QS. Al-Ma’arij : 4

تَعْرُجُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ اِلَيْهِ فِيْ يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهٗ خَمْسِيْنَ اَلْفَ سَنَةٍۚ

ta’rujul-mala`ikatu war-ruḥu ilaihi fi yauming kana miqdaruhu khamsina alfa sanah
Arti Terjemahan : Para malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun.


QS. Al-Ma’arij : 5

فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيْلًا

faṣbir ṣabran jamila
Arti Terjemahan : Maka bersabarlah engkau (Muhammad) dengan kesabaran yang baik.


QS. Al-Ma’arij : 6

اِنَّهُمْ يَرَوْنَهٗ بَعِيْدًاۙ

innahum yaraunahu ba’ida
Arti Terjemahan : Mereka memandang (azab) itu jauh (mustahil).


QS. Al-Ma’arij : 7

وَّنَرٰىهُ قَرِيْبًاۗ

wa narahu qariba
Arti Terjemahan : Sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi).


QS. Al-Ma’arij : 8

يَوْمَ تَكُوْنُ السَّمَاۤءُ كَالْمُهْلِۙ

yauma takunus-sama`u kal-muhl
Arti Terjemahan : (Ingatlah) pada hari ketika langit men-jadi bagaikan cairan tembaga,


QS. Al-Ma’arij : 9

وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِۙ

wa takunul-jibalu kal-‘ihn
Arti Terjemahan : dan gunung-gunung bagaikan bulu (yang beterbangan),


QS. Al-Ma’arij : 10

وَلَا يَسْـَٔلُ حَمِيْمٌ حَمِيْمًاۚ

wa la yas`alu ḥamimun ḥamima
Arti Terjemahan : dan tidak ada seorang teman karib pun menanyakan temannya,


QS. Al-Ma’arij : 11

يُبَصَّرُوْنَهُمْۗ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِيْ مِنْ عَذَابِ يَوْمِىِٕذٍۢ بِبَنِيْهِۙ

yubaṣṣarunahum, yawaddul-mujrimu lau yaftadi min ‘ażabi yaumi`iżim bibanih
Arti Terjemahan : sedang mereka saling melihat. Pada hari itu, orang yang berdosa ingin sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab dengan anak-anaknya,


QS. Al-Ma’arij : 12

وَصَاحِبَتِهٖ وَاَخِيْهِۙ

wa ṣaḥibatihi wa akhih
Arti Terjemahan : dan istrinya dan saudaranya,


QS. Al-Ma’arij : 13

وَفَصِيْلَتِهِ الَّتِيْ تُـْٔوِيْهِۙ

wa faṣilatihillati tu`wih
Arti Terjemahan : dan keluarga yang melindunginya (di dunia),


QS. Al-Ma’arij : 14

وَمَنْ فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًاۙ ثُمَّ يُنْجِيْهِۙ

wa man fil-arḍi jami’an ṡumma yunjih
Arti Terjemahan : dan orang-orang di bumi seluruhnya, kemudian mengharapkan (tebusan) itu dapat menyelamatkannya.


QS. Al-Ma’arij : 15

كَلَّاۗ اِنَّهَا لَظٰىۙ

kalla, innaha laẓa
Arti Terjemahan : Sama sekali tidak! Sungguh, neraka itu api yang bergejolak,


QS. Al-Ma’arij : 16

نَزَّاعَةً لِّلشَّوٰىۚ

nazza’atal lisy-syawa
Arti Terjemahan : yang mengelupaskan kulit kepala.


QS. Al-Ma’arij : 17

تَدْعُوْا مَنْ اَدْبَرَ وَتَوَلّٰىۙ

tad’u man adbara wa tawalla
Arti Terjemahan : Yang memanggil orang yang membelakangi dan yang berpaling (dari agama),


QS. Al-Ma’arij : 18

وَجَمَعَ فَاَوْعٰى

wa jama’a fa au’a
Arti Terjemahan : dan orang yang mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya.


QS. Al-Ma’arij : 19

۞ اِنَّ الْاِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوْعًاۙ

innal-insana khuliqa halu’a
Arti Terjemahan : Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh.


QS. Al-Ma’arij : 20

اِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوْعًاۙ

iża massahusy-syarru jazu’a
Arti Terjemahan : Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah,


QS. Al-Ma’arij : 21

وَّاِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوْعًاۙ

wa iża massahul-khairu manu’a
Arti Terjemahan : dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir,


QS. Al-Ma’arij : 22

اِلَّا الْمُصَلِّيْنَۙ

illal-muṣallin
Arti Terjemahan : kecuali orang-orang yang melaksanakan salat,


QS. Al-Ma’arij : 23

الَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ دَاۤىِٕمُوْنَۖ

allażina hum ‘ala ṣalatihim da`imun
Arti Terjemahan : mereka yang tetap setia melaksanakan salatnya,


QS. Al-Ma’arij : 24

وَالَّذِيْنَ فِيْٓ اَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُوْمٌۖ

wallażina fi amwalihim ḥaqqum ma’lum
Arti Terjemahan : dan orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu,


QS. Al-Ma’arij : 25

لِّلسَّاۤىِٕلِ وَالْمَحْرُوْمِۖ

lis-sa`ili wal-maḥrum
Arti Terjemahan : bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta,


QS. Al-Ma’arij : 26

وَالَّذِيْنَ يُصَدِّقُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِۖ

wallażina yuṣaddiquna biyaumid-din
Arti Terjemahan : dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,


QS. Al-Ma’arij : 27

وَالَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَۚ

wallażina hum min ‘ażabi rabbihim musyfiqun
Arti Terjemahan : dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya,


QS. Al-Ma’arij : 28

اِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُوْنٍۖ

inna ‘ażaba rabbihim gairu ma`mun
Arti Terjemahan : sesungguhnya terhadap azab Tuhan mereka, tidak ada seseorang yang merasa aman (dari kedatangannya),


QS. Al-Ma’arij : 29

وَّالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَۙ

wallażina hum lifurujihim ḥafiẓun
Arti Terjemahan : dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,


QS. Al-Ma’arij : 30

اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ

illa ‘ala azwajihim au ma malakat aimanuhum fa innahum gairu malumin
Arti Terjemahan : kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka tidak tercela.


QS. Al-Ma’arij : 31

فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعٰدُوْنَۚ

fa manibtaga wara`a żalika fa ula`ika humul-‘adun
Arti Terjemahan : Maka barangsiapa mencari di luar itu (seperti zina, homoseks dan lesbian), mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.


QS. Al-Ma’arij : 32

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَۖ

wallażina hum li`amanatihim wa ‘ahdihim ra’un
Arti Terjemahan : Dan orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya,


QS. Al-Ma’arij : 33

وَالَّذِيْنَ هُمْ بِشَهٰدٰتِهِمْ قَاۤىِٕمُوْنَۖ

wallażina hum bisyahadatihim qa`imun
Arti Terjemahan : dan orang-orang yang berpegang teguh pada kesaksiannya,


QS. Al-Ma’arij : 34

وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُوْنَۖ

wallażina hum ‘ala ṣalatihim yuḥafiẓun
Arti Terjemahan : dan orang-orang yang memelihara salatnya.


QS. Al-Ma’arij : 35

اُولٰۤىِٕكَ فِيْ جَنّٰتٍ مُّكْرَمُوْنَ ۗ

ula`ika fi jannatim mukramun
Arti Terjemahan : Mereka itu dimuliakan di dalam surga.


QS. Al-Ma’arij : 36

فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَۙ

fa malillażina kafaru qibalaka muhṭi’in
Arti Terjemahan : Maka mengapa orang-orang kafir itu datang bergegas ke hadapanmu (Muhammad),


QS. Al-Ma’arij : 37

عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِيْنَ

‘anil-yamini wa ‘anisy-syimali ‘izin
Arti Terjemahan : dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok?


QS. Al-Ma’arij : 38

اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ

a yaṭma’u kullumri`im min-hum ay yudkhala jannata na’im
Arti Terjemahan : Apakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk surga yang penuh kenikmatan?


QS. Al-Ma’arij : 39

كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ

kalla, inna khalaqnahum mimma ya’lamun
Arti Terjemahan : Tidak mungkin! Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui.


QS. Al-Ma’arij : 40

فَلَآ اُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغٰرِبِ اِنَّا لَقٰدِرُوْنَۙ

fa la uqsimu birabbil-masyariqi wal-magaribi inna laqadirun
Arti Terjemahan : Maka Aku bersumpah demi Tuhan yang mengatur tempat-tempat terbit dan terbenamnya (matahari, bulan dan bintang), sungguh, Kami pasti mampu,


QS. Al-Ma’arij : 41

عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَ

‘ala an nubaddila khairam min-hum wa ma naḥnu bimasbuqin
Arti Terjemahan : untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami tidak dapat dikalahkan.


QS. Al-Ma’arij : 42

فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَيَلْعَبُوْا حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَۙ

fa żar-hum yakhuḍu wa yal’abu ḥatta yulaqu yaumahumullażi yu’adun
Arti Terjemahan : Maka biarkanlah mereka tenggelam dan bermain-main (dalam kesesatan) sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka,


QS. Al-Ma’arij : 43

يَوْمَ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ سِرَاعًا كَاَنَّهُمْ اِلٰى نُصُبٍ يُّوْفِضُوْنَۙ

yauma yakhrujuna minal-ajdaṡi sira’ang ka`annahum ila nuṣubiy yufiḍun
Arti Terjemahan : (yaitu) pada hari ketika mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia),


QS. Al-Ma’arij : 44

خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۗذٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِيْ كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ

khasyi’atan abṣaruhum tar-haquhum żillah, żalikal-yaumullażi kanu yu’adun
Arti Terjemahan : pandangan mereka tertunduk ke bawah diliputi kehinaan. Itulah hari yang diancamkan kepada mereka.

Surah Sebelumnya:Surat Al HaqqahAl-Qur’anSurah Berikutnya:Surat Nuh
Surat Ke-71