Surat Al Mu’minun

bacaan surat al mu’minun dan terjemahan artinya lengkap mp3 surah perkata atau perayat untuk panduan hukum tajwid, makhrojul huruf. adapun manfaat mapun khasiat dari audio ini bisa sobat pergunakan untuk panduan ngaji dengan suara merdu.

seperti sebelum sebelumnya pada pembahasan yang lalu sebagai contoh di pembahasan surat al kahfi kami sedikit mengulas tentang informasi dari surat ini, dan kali ini islambl juga akan mengulas sedikit informasi dari surat al mu’minun.

adapun arti atau makna al mu’minun dalam bahasa indonesia adalah “oragn orang yang beriman”, asbabun nuzul penamaan surat al mu’minun sendiri diambil dari bunyi ayat pertama yang menerangkan bagaimana sifat orang yang beriman.

bagi sobat yang ingin mempelajari fadhilah atau keutamaan surat ini silahkan belajar kepada ustadz ahli tafsir yang bisa jelaskan isi kandungan surat al mu’minun dengan detail dan benar.

kemudian selain bacaan surat al mu’minun arab latin dan terjemahannya, disini sobat bisa download mp3 surat ini melalui link download di bawah.

dan untuk sobat yang ingin download surat lain misalnya surat al furqan, silahkan cari di islambl dengan mengetikan nama surat di kolom pencarian.

baik, berikut ini tabel rangkuman keterangan atau informasi dari surat al mu’minun yang bisa untuk sobat pelajari.

informasi surat al mu’minun
arti namaorang orang yang beriman
golongan suratmakkiyah
nomor suratsurat ke 23
letak juzjuz ke 18
total ayat118 ayat
jumlah ruku’6 ruku’
surat sebelumnyasurat al hajj
surat setelahnyasurat an nur

Bacaan Surat Al Mu’minun Dan Terjemahannya

Murottal Surat Al Mu’minun Full


Basmalah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmaanirrahiim


QS. Al Mu’minun Ayat 1

 ۙقَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ

qad aflaḥal-mu`minụn
Arti terjemahan : Sungguh beruntung orang-orang yang beriman,


QS. Al Mu’minun Ayat 2

الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلٰو تِهِمْ خَاشِعُوْنَ

allażīna hum fī ṣalatihim khasyi’ụn
Arti terjemahan : (yaitu) orang yang khusyuk dalam salatnya,


QS. Al Mu’minun Ayat 3

ۙوَالَّذِيْنَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُوْنَ

wallażīna hum ‘anil-lagwi mu’riḍụn
Arti terjemahan : dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,


QS. Al Mu’minun Ayat 4

ۙوَالَّذِيْنَ هُمْ لِلزَّكٰوةِ فَاعِلُوْنَ

wallażīna hum liz-zakati fa’ilụn
Arti terjemahan : dan orang yang menunaikan zakat,


QS. Al Mu’minun Ayat 5

 ۙوَالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَ

wallażīna hum lifurụjihim ḥafizụn
Arti terjemahan : dan orang yang memelihara kemaluannya,


QS. Al Mu’minun Ayat 6

اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ

illa ‘ala azwajihim au ma malakat aimanuhum fa innahum gairu malụmīn
Arti terjemahan : kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka tidak tercela.


QS. Al Mu’minun Ayat 7

 ۚفَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعٰدُوْنَ

fa manibtaga wara`a żalika fa ula`ika humul-‘adụn
Arti terjemahan : Tetapi barang siapa mencari di balik itu (zina, dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.


QS. Al Mu’minun Ayat 8

ۙوَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ

wallażīna hum li`amanatihim wa ‘ahdihim ra’ụn
Arti terjemahan : Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,


QS. Al Mu’minun Ayat 9

 ۘوَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَوٰتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ

wallażīna hum ‘ala ṣalawatihim yuḥafizụn
Arti terjemahan : serta orang yang memelihara salatnya.


QS. Al Mu’minun Ayat 10

ۙاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْوَارِثُوْنَ

ula`ika humul-wariṡụn
Arti terjemahan : Mereka itulah orang yang akan mewarisi,


QS. Al Mu’minun Ayat 11

الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْفِرْدَوْسَۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

allażīna yariṡụnal-firdaụs, hum fīha khalidụn
Arti terjemahan : (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.


QS. Al Mu’minun Ayat 12

ۚوَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ سُلٰلَةٍ مِّنْ طِيْنٍ

wa laqad khalaqnal-insana min sulalatim min ṭīn
Arti terjemahan : Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah.


QS. Al Mu’minun Ayat 13

 ۖثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ

ṡumma ja’alnahu nuṭfatan fī qararim makīn
Arti terjemahan : Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).


QS. Al Mu’minun Ayat 14

ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظٰمًا فَكَسَوْنَا الْعِظٰمَ لَحْمًا ثُمَّ اَنْشَأْنٰهُ خَلْقًا اٰخَرَۗ فَتَبَارَكَ اللّٰهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَۗ

ṡumma khalaqnan-nuṭfata ‘alaqatan fa khalaqnal-‘alaqata muḍgatan fa khalaqnal-muḍgata ‘izaman fa kasaunal-‘izama laḥman ṡumma ansya`nahu khalqan akhar, fa tabarakallahu aḥsanul-khaliqīn
Arti terjemahan : Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik.


QS. Al Mu’minun Ayat 15

 ۗثُمَّ اِنَّكُمْ بَعْدَ ذٰلِكَ لَمَيِّتُوْنَ

ṡumma innakum ba’da żalika lamayyitụn
Arti terjemahan : Kemudian setelah itu, sesungguhnya kamu pasti mati.


QS. Al Mu’minun Ayat 16

ثُمَّ اِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ تُبْعَثُوْنَ

ṡumma innakum yaumal-qiyamati tub’aṡụn
Arti terjemahan : Kemudian, sesungguhnya kamu akan dibangkitkan (dari kuburmu) pada hari Kiamat.


QS. Al Mu’minun Ayat 17

وَلَقَدْ خَلَقْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعَ طَرَاۤىِٕقَۖ وَمَا كُنَّا عَنِ الْخَلْقِ غٰفِلِيْنَ

wa laqad khalaqna fauqakum sab’a ṭara`iqa wa ma kunna ‘anil-khalqi gafilīn
Arti terjemahan : Dan sungguh, Kami telah menciptakan tujuh (lapis) langit di atas kamu, dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami).


QS. Al Mu’minun Ayat 18

 ۚوَاَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءًۢ بِقَدَرٍ فَاَسْكَنّٰهُ فِى الْاَرْضِۖ وَاِنَّا عَلٰى ذَهَابٍۢ بِهٖ لَقٰدِرُوْنَ

wa anzalna minas-sama`i ma`am biqadarin fa askannahu fil-arḍi wa inna ‘ala żahabim bihī laqadirụn
Arti terjemahan : Dan Kami turunkan air dari langit dengan suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan pasti Kami berkuasa melenyapkannya.


QS. Al Mu’minun Ayat 19

 ۙفَاَنْشَأْنَا لَكُمْ بِهٖ جَنّٰتٍ مِّنْ نَّخِيْلٍ وَّاَعْنَابٍۘ لَكُمْ فِيْهَا فَوَاكِهُ كَثِيْرَةٌ وَّمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ

fa ansya`na lakum bihī jannatim min nakhīliw wa a’nab, lakum fīha fawakihu kaṡīratuw wa min-ha ta`kulụn
Arti terjemahan : Lalu dengan (air) itu, Kami tumbuhkan untukmu kebun-kebun kurma dan anggur; di sana kamu memperoleh buah-buahan yang banyak dan sebagian dari (buah-buahan) itu kamu makan,


QS. Al Mu’minun Ayat 20

وَشَجَرَةً تَخْرُجُ مِنْ طُوْرِ سَيْنَاۤءَ تَنْۢبُتُ بِالدُّهْنِ وَصِبْغٍ لِّلْاٰكِلِيْنَ

wa syajaratan takhruju min ṭụri saina`a tambutu bid-duhni wa ṣibgil lil-akilīn
Arti terjemahan : dan (Kami tumbuhkan) pohon (zaitun) yang tumbuh dari gunung Sinai, yang menghasilkan minyak, dan bahan pembangkit selera bagi orang-orang yang makan.


QS. Al Mu’minun Ayat 21

 ۙوَاِنَّ لَكُمْ فِى الْاَنْعَامِ لَعِبْرَةًۗ نُسْقِيْكُمْ مِّمَّا فِيْ بُطُوْنِهَا وَلَكُمْ فِيْهَا مَنَافِعُ كَثِيْرَةٌ وَّمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ

wa inna lakum fil-an’ami la’ibrah, nusqīkum mimma fī buṭụniha wa lakum fīha manafi’u kaṡīratuw wa min-ha ta`kulụn
Arti terjemahan : Dan sesungguhnya pada hewan-hewan ternak terdapat suatu pelajaran bagimu. Kami memberi minum kamu dari (air susu) yang ada dalam perutnya, dan padanya juga terdapat banyak manfaat untukmu, dan sebagian darinya kamu makan,


QS. Al Mu’minun Ayat 22

وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُوْنَ

wa ‘alaiha wa ‘alal-fulki tuḥmalụn
Arti terjemahan : di atasnya (hewan-hewan ternak) dan di atas kapal-kapal kamu diangkut.


QS. Al Mu’minun Ayat 23

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا نُوْحًا اِلٰى قَوْمِهٖ فَقَالَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗۗ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ

wa laqad arsalna nụḥan ila qaumihī fa qala ya qaumi’budullaha ma lakum min ilahin gairuh, a fa la tattaqụn
Arti terjemahan : Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia berkata, “Wahai kaumku! Sembahlah Allah, (karena) tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?”


QS. Al Mu’minun Ayat 24

 ۚفَقَالَ الْمَلَؤُا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ قَوْمِهٖ مَا هٰذَآ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْۙ يُرِيْدُ اَنْ يَّتَفَضَّلَ عَلَيْكُمْۗ وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَاَنْزَلَ مَلٰۤىِٕكَةً ۖمَّا سَمِعْنَا بِهٰذَا فِيْٓ اٰبَاۤىِٕنَا الْاَوَّلِيْنَ

fa qalal-mala`ullażīna kafarụ ming qaumihī ma haża illa basyarum miṡlukum yurīdu ay yatafaḍḍala ‘alaikum, walau sya`allahu la`anzala mala`ikatam ma sami’na bihaża fī aba`inal-awwalīn
Arti terjemahan : Maka berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya, “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang ingin menjadi orang yang lebih mulia daripada kamu. Dan seandainya Allah menghendaki, tentu Dia mengutus malaikat. Belum pernah kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada (masa) nenek moyang kami dahulu.


QS. Al Mu’minun Ayat 25

اِنْ هُوَ اِلَّا رَجُلٌۢ بِهٖ جِنَّةٌ فَتَرَبَّصُوْا بِهٖ حَتّٰى حِيْنٍ

in huwa illa rajulum bihī jinnatun fa tarabbaṣụ bihī ḥatta ḥīn
Arti terjemahan : Dia hanyalah seorang laki-laki yang gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai waktu yang ditentukan.”


QS. Al Mu’minun Ayat 26

قَالَ رَبِّ انْصُرْنِيْ بِمَا كَذَّبُوْنِ

qala rabbinṣurnī bima każżabụn
Arti terjemahan : Dia (Nuh) berdoa, “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku.”


QS. Al Mu’minun Ayat 27

فَاَوْحَيْنَآ اِلَيْهِ اَنِ اصْنَعِ الْفُلْكَ بِاَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا فَاِذَا جَاۤءَ اَمْرُنَا وَفَارَ التَّنُّوْرُۙ فَاسْلُكْ فِيْهَا مِنْ كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَاَهْلَكَ اِلَّا مَنْ سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ مِنْهُمْۚ وَلَا تُخَاطِبْنِيْ فِى الَّذِيْنَ ظَلَمُوْاۚ اِنَّهُمْ مُّغْرَقُوْنَ

fa auḥaina ilaihi aniṣna’il-fulka bi`a’yunina wa waḥyina fa iża ja`a amruna wa farat-tannụru fasluk fīha ming kullin zaujainiṡnaini wa ahlaka illa man sabaqa ‘alaihil-qaulu min-hum, wa la tukhaṭibnī fillażīna zalamụ, innahum mugraqụn
Arti terjemahan : Lalu Kami wahyukan kepadanya, “Buatlah kapal di bawah pengawasan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami datang dan tanur (dapur) telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam (kapal) itu sepasang-sepasang dari setiap jenis, juga keluargamu, kecuali orang yang lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa siksaan) di antara mereka. Dan janganlah engkau bicarakan dengan-Ku tentang orang-orang yang zalim, sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.


QS. Al Mu’minun Ayat 28

فَاِذَا اسْتَوَيْتَ اَنْتَ وَمَنْ مَّعَكَ عَلَى الْفُلْكِ فَقُلِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ نَجّٰىنَا مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

fa iżastawaita anta wa mam ma’aka ‘alal-fulki fa qulil-ḥamdu lillahillażī najjana minal-qaumiz-zalimīn
Arti terjemahan : Dan apabila engkau dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas kapal, maka ucapkanlah, “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim.”


QS. Al Mu’minun Ayat 29

وَقُلْ رَّبِّ اَنْزِلْنِيْ مُنْزَلًا مُّبٰرَكًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ

wa qur rabbi anzilnī munzalam mubarakaw wa anta khairul-munzilīn
Arti terjemahan : Dan berdoalah, “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat.”


QS. Al Mu’minun Ayat 30

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ وَّاِنْ كُنَّا لَمُبْتَلِيْنَ

inna fī żalika la`ayatiw wa ing kunna lamubtalīn
Arti terjemahan : Sungguh, pada (kejadian) itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah); dan sesungguhnya Kami benar-benar menimpakan siksaan (kepada kaum Nuh itu).


QS. Al Mu’minun Ayat 31

 ۚثُمَّ اَنْشَأْنَا مِنْۢ بَعْدِهِمْ قَرْنًا اٰخَرِيْنَ

ṡumma ansya`na mim ba’dihim qarnan akharīn
Arti terjemahan : Kemudian setelah mereka, Kami ciptakan umat yang lain (kaum ‘Ad).


QS. Al Mu’minun Ayat 32

فَاَرْسَلْنَا فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْهُمْ اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗۗ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ

fa arsalna fīhim rasụlam min-hum ani’budullaha ma lakum min ilahin gairuh, a fa la tattaqụn
Arti terjemahan : Lalu Kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri (yang berkata), “Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?”


QS. Al Mu’minun Ayat 33

وَقَالَ الْمَلَاُ مِنْ قَوْمِهِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِلِقَاۤءِ الْاٰخِرَةِ وَاَتْرَفْنٰهُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۙ مَا هٰذَآ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْۙ يَأْكُلُ مِمَّا تَأْكُلُوْنَ مِنْهُ وَيَشْرَبُ مِمَّا تَشْرَبُوْنَ

wa qalal-mala`u ming qaumihillażīna kafarụ wa każżabụ biliqa`il-akhirati wa atrafnahum fil-ḥayatid-dun-ya ma haża illa basyarum miṡlukum ya`kulu mimma ta`kulụna min-hu wa yasyrabu mimma tasyrabụn
Arti terjemahan : Dan berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya dan yang mendustakan pertemuan hari akhirat serta mereka yang telah Kami beri kemewahan dan kesenangan dalam kehidupan di dunia, “(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan apa yang kamu makan, dan dia minum apa yang kamu minum.”


QS. Al Mu’minun Ayat 34

 ۙوَلَىِٕنْ اَطَعْتُمْ بَشَرًا مِّثْلَكُمْ اِنَّكُمْ اِذًا لَّخٰسِرُوْنَ

wa la`in aṭa’tum basyaram miṡlakum innakum iżal lakhasirụn
Arti terjemahan : Dan sungguh, jika kamu menaati manusia seperti kamu, niscaya kamu pasti rugi.


QS. Al Mu’minun Ayat 35

ۖاَيَعِدُكُمْ اَنَّكُمْ اِذَا مِتُّمْ وَكُنْتُمْ تُرَابًا وَّعِظَامًا اَنَّكُمْ مُّخْرَجُوْنَ

a ya’idukum annakum iża mittum wa kuntum turabaw wa ‘izaman annakum mukhrajụn
Arti terjemahan : Adakah dia menjanjikan kepada kamu, bahwa apabila kamu telah mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, sesungguhnya kamu akan dikeluarkan (dari kuburmu)?


QS. Al Mu’minun Ayat 36

ۖهَيْهَاتَ هَيْهَاتَ لِمَا تُوْعَدُوْنَ۞

haihata haihata lima tụ’adụn
Arti terjemahan : Jauh! Jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu,


QS. Al Mu’minun Ayat 37

 ۖاِنْ هِيَ اِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوْتُ وَنَحْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوْثِيْنَ

in hiya illa ḥayatunad-dun-ya namụtu wa naḥya wa ma naḥnu bimab’ụṡīn
Arti terjemahan : (kehidupan itu) tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, (di sanalah) kita mati dan hidup dan tidak akan dibangkitkan (lagi),


QS. Al Mu’minun Ayat 38

اِنْ هُوَ اِلَّا رَجُلُ ِۨافْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا وَّمَا نَحْنُ لَهٗ بِمُؤْمِنِيْنَ

in huwa illa rajuluniftara ‘alallahi każibaw wa ma naḥnu lahụ bimu`minīn
Arti terjemahan : Dia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kita tidak akan mempercayainya.


QS. Al Mu’minun Ayat 39

قَالَ رَبِّ انْصُرْنِيْ بِمَا كَذَّبُوْنِ

qala rabbinṣurnī bima każżabụn
Arti terjemahan : Dia (Hud) berdoa, “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku.”


QS. Al Mu’minun Ayat 40

 ۚقَالَ عَمَّا قَلِيْلٍ لَّيُصْبِحُنَّ نٰدِمِيْنَ

qala ‘amma qalīlil layuṣbiḥunna nadimīn
Arti terjemahan : Dia (Allah) berfirman, “Tidak lama lagi mereka pasti akan menyesal.”


QS. Al Mu’minun Ayat 41

فَاَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ بِالْحَقِّ فَجَعَلْنٰهُمْ غُثَاۤءًۚ فَبُعْدًا لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

fa akhażat-humuṣ-ṣaiḥatu bil-ḥaqqi fa ja’alnahum guṡa`a, fa bu’dal lil-qaumiz-zalimīn
Arti terjemahan : Lalu mereka benar-benar dimusnahkan oleh suara yang mengguntur, dan Kami jadikan mereka (seperti) sampah yang dibawa banjir. Maka binasalah bagi orang-orang yang zalim.


QS. Al Mu’minun Ayat 42

 ۗثُمَّ اَنْشَأْنَا مِنْۢ بَعْدِهِمْ قُرُوْنًا اٰخَرِيْنَ

ṡumma ansya`na mim ba’dihim qurụnan akharīn
Arti terjemahan : Kemudian setelah mereka Kami ciptakan umat-umat yang lain.


QS. Al Mu’minun Ayat 43

ۗمَا تَسْبِقُ مِنْ اُمَّةٍ اَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُوْنَ

ma tasbiqu min ummatin ajalaha wa ma yasta`khirụn
Arti terjemahan : Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya, dan tidak (pula) menangguhkannya.


QS. Al Mu’minun Ayat 44

ثُمَّ اَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْرَاۗ كُلَّمَا جَاۤءَ اُمَّةً رَّسُوْلُهَا كَذَّبُوْهُ فَاَتْبَعْنَا بَعْضَهُمْ بَعْضًا وَّجَعَلْنٰهُمْ اَحَادِيْثَۚ فَبُعْدًا لِّقَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُوْنَ

ṡumma arsalna rusulana tatra, kullama ja`a ummatar rasụluha każżabụhu fa atba’na ba’ḍahum ba’ḍaw wa ja’alnahum aḥadīṡ, fa bu’dal liqaumil la yu`minụn
Arti terjemahan : Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silihgantikan sebagian mereka dengan sebagian yang lain (dalam kebinasaan). Dan Kami jadikan mereka bahan cerita (bagi manusia). Maka kebinasaanlah bagi kaum yang tidak beriman.


QS. Al Mu’minun Ayat 45

ثُمَّ اَرْسَلْنَا مُوْسٰى وَاَخَاهُ هٰرُوْنَ ەۙ بِاٰيٰتِنَا وَسُلْطٰنٍ مُّبِيْنٍۙ

ṡumma arsalna mụsa wa akhahu harụna bi`ayatina wa sulṭanim mubīn
Arti terjemahan : Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,


QS. Al Mu’minun Ayat 46

 ۚاِلٰى فِرْعَوْنَ وَمَلَا۟ىِٕهٖ فَاسْتَكْبَرُوْا وَكَانُوْا قَوْمًا عَالِيْنَ

ila fir’auna wa mala`ihī fastakbarụ wa kanụ qauman ‘alīn
Arti terjemahan : kepada Fir‘aun dan para pemuka kaumnya, tetapi mereka angkuh dan mereka memang kaum yang sombong.


QS. Al Mu’minun Ayat 47

ۚفَقَالُوْٓا اَنُؤْمِنُ لِبَشَرَيْنِ مِثْلِنَا وَقَوْمُهُمَا لَنَا عٰبِدُوْنَ

fa qalū a nu`minu libasyaraini miṡlina wa qaumuhuma lana ‘abidụn
Arti terjemahan : Maka mereka berkata, “Apakah (pantas) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita, padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?”


QS. Al Mu’minun Ayat 48

فَكَذَّبُوْهُمَا فَكَانُوْا مِنَ الْمُهْلَكِيْنَ

fa każżabụhuma fa kanụ minal-muhlakīn
Arti terjemahan : Maka mereka mendustakan keduanya, sebab itu mereka termasuk orang yang dibinasakan.


QS. Al Mu’minun Ayat 49

وَلَقَدْ اٰتَيْنَا مُوْسَى الْكِتٰبَ لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُوْنَ

wa laqad ataina mụsal-kitaba la’allahum yahtadụn
Arti terjemahan : Dan sungguh, telah Kami anugerahi kepada Musa Kitab (Taurat), agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk.


QS. Al Mu’minun Ayat 50

وَجَعَلْنَا ابْنَ مَرْيَمَ وَاُمَّهٗٓ اٰيَةً وَّاٰوَيْنٰهُمَآ اِلٰى رَبْوَةٍ ذَاتِ قَرَارٍ وَّمَعِيْنٍ

wa ja’alnabna maryama wa ummahū ayataw wa awainahuma ila rabwatin żati qarariw wa ma’īn
Arti terjemahan : Dan telah Kami jadikan (Isa) putra Maryam bersama ibunya sebagai suatu bukti yang nyata bagi (kebesaran Kami), dan Kami melindungi mereka di sebuah dataran tinggi, (tempat yang tenang, rindang dan banyak buah-buahan) dengan mata air yang mengalir.


QS. Al Mu’minun Ayat 51

 ۗيٰٓاَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوْا مِنَ الطَّيِّبٰتِ وَاعْمَلُوْا صَالِحًاۗ اِنِّيْ بِمَا تَعْمَلُوْنَ عَلِيْمٌ

ya ayyuhar-rusulu kulụ minaṭ-ṭayyibati wa’malụ ṣaliḥa, innī bima ta’malụna ‘alīm
Arti terjemahan : Allah berfirman, “Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.


QS. Al Mu’minun Ayat 52

وَاِنَّ هٰذِهٖٓ اُمَّتُكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّاَنَا۠ رَبُّكُمْ فَاتَّقُوْنِ

wa inna hażihī ummatukum ummataw waḥidataw wa ana rabbukum fattaqụn
Arti terjemahan : Dan sungguh, (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku.”


QS. Al Mu’minun Ayat 53

فَتَقَطَّعُوْٓا اَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ زُبُرًاۗ كُلُّ حِزْبٍۢ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ

fa taqaṭṭa’ū amrahum bainahum zubura, kullu ḥizbim bima ladaihim fariḥụn
Arti terjemahan : Kemudian mereka terpecah belah dalam urusan (agama)nya menjadi beberapa golongan. Setiap golongan (merasa) bangga dengan apa yang ada pada mereka (masing-masing).


QS. Al Mu’minun Ayat 54

فَذَرْهُمْ فِيْ غَمْرَتِهِمْ حَتّٰى حِيْنٍ

fa żar-hum fī gamratihim ḥatta ḥīn
Arti terjemahan : Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan.


QS. Al Mu’minun Ayat 55

 ۙاَيَحْسَبُوْنَ اَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهٖ مِنْ مَّالٍ وَّبَنِيْنَ

a yaḥsabụna annama numidduhum bihī mim maliw wa banīn
Arti terjemahan : Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu (berarti bahwa),


QS. Al Mu’minun Ayat 56

نُسَارِعُ لَهُمْ فِى الْخَيْرٰتِۗ بَلْ لَّا يَشْعُرُوْنَ

nusari’u lahum fil-khairat, bal la yasy’urụn
Arti terjemahan : Kami segera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? (Tidak), tetapi mereka tidak menyadarinya.


QS. Al Mu’minun Ayat 57

ۙاِنَّ الَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ خَشْيَةِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَ

innallażīna hum min khasy-yati rabbihim musyfiqụn
Arti terjemahan : Sungguh, orang-orang yang karena takut (azab) Tuhannya, mereka sangat berhati-hati,


QS. Al Mu’minun Ayat 58

 ۙوَالَّذِيْنَ هُمْ بِاٰيٰتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُوْنَ

wallażīna hum bi`ayati rabbihim yu`minụn
Arti terjemahan : dan mereka yang beriman dengan tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya,


QS. Al Mu’minun Ayat 59

 ۙوَالَّذِيْنَ هُمْ بِرَبِّهِمْ لَا يُشْرِكُوْنَ

wallażīna hum birabbihim la yusyrikụn
Arti terjemahan : dan mereka yang tidak mempersekutukan Tuhannya,


QS. Al Mu’minun Ayat 60

ۙوَالَّذِيْنَ يُؤْتُوْنَ مَآ اٰتَوْا وَّقُلُوْبُهُمْ وَجِلَةٌ اَنَّهُمْ اِلٰى رَبِّهِمْ رٰجِعُوْنَ

wallażīna yu`tụna ma ataw wa qulụbuhum wajilatun annahum ila rabbihim raji’ụn
Arti terjemahan : dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan (sedekah) dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya,


QS. Al Mu’minun Ayat 61

اُولٰۤىِٕكَ يُسَارِعُوْنَ فِى الْخَيْرٰتِ وَهُمْ لَهَا سٰبِقُوْنَ

ula`ika yusari’ụna fil-khairati wa hum laha sabiqụn
Arti terjemahan : mereka itu bersegera dalam kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang lebih dahulu memperolehnya.


QS. Al Mu’minun Ayat 62

وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَاۖ وَلَدَيْنَا كِتٰبٌ يَّنْطِقُ بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ

wa la nukallifu nafsan illa wus’aha waladaina kitabuy yanṭiqu bil-ḥaqqi wa hum la yuzlamụn
Arti terjemahan : Dan Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada Kami ada suatu catatan yang menuturkan dengan sebenarnya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan).


QS. Al Mu’minun Ayat 63

بَلْ قُلُوْبُهُمْ فِيْ غَمْرَةٍ مِّنْ هٰذَا وَلَهُمْ اَعْمَالٌ مِّنْ دُوْنِ ذٰلِكَ هُمْ لَهَا عَامِلُوْنَ

bal qulụbuhum fī gamratim min haża wa lahum a’malum min dụni żalika hum laha ‘amilụn
Arti terjemahan : Tetapi, hati mereka (orang-orang kafir) itu dalam kesesatan dari (memahami Al-Qur’an) ini, dan mereka mempunyai (kebiasaan banyak mengerjakan) perbuatan-perbuatan lain (buruk) yang terus mereka kerjakan.


QS. Al Mu’minun Ayat 64

 ۗحَتّٰٓى اِذَآ اَخَذْنَا مُتْرَفِيْهِمْ بِالْعَذَابِ اِذَا هُمْ يَجْـَٔرُوْنَ

ḥatta iża akhażna mutrafīhim bil-‘ażabi iża hum yaj`arụn
Arti terjemahan : Sehingga apabila Kami timpakan siksaan kepada orang-orang yang hidup bermewah-mewah di antara mereka, seketika itu mereka berteriak-teriak meminta tolong.


QS. Al Mu’minun Ayat 65

لَا تَجْـَٔرُوا الْيَوْمَۖ اِنَّكُمْ مِّنَّا لَا تُنْصَرُوْنَ

la taj`arul-yauma innakum minna la tunṣarụn
Arti terjemahan : Janganlah kamu berteriak-teriak meminta tolong pada hari ini! Sungguh, kamu tidak akan mendapat pertolongan dari Kami.


QS. Al Mu’minun Ayat 66

ۙقَدْ كَانَتْ اٰيٰتِيْ تُتْلٰى عَلَيْكُمْ فَكُنْتُمْ عَلٰٓى اَعْقَابِكُمْ تَنْكِصُوْنَ

qad kanat ayatī tutla ‘alaikum fakuntum ‘ala a’qabikum tangkiṣụn
Arti terjemahan : Sesungguhnya ayat-ayat-Ku (Al-Qur’an) selalu dibacakan kepada kamu, tetapi kamu selalu berpaling ke belakang,


QS. Al Mu’minun Ayat 67

مُسْتَكْبِرِيْنَۙ بِهٖ سٰمِرًا تَهْجُرُوْنَ

mustakbirīna bihī samiran tahjurụn
Arti terjemahan : dengan menyombongkan diri dan mengucapkan perkataan-perkataan keji terhadapnya (Al-Qur’an) pada waktu kamu bercakap-cakap pada malam hari.


QS. Al Mu’minun Ayat 68

 ۖاَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا الْقَوْلَ اَمْ جَاۤءَهُمْ مَّا لَمْ يَأْتِ اٰبَاۤءَهُمُ الْاَوَّلِيْنَ

a fa lam yaddabbarul-qaula am ja`ahum ma lam ya`ti aba`ahumul-awwalīn
Arti terjemahan : Maka tidakkah mereka menghayati firman (Allah), atau adakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka terdahulu?


QS. Al Mu’minun Ayat 69

ۖاَمْ لَمْ يَعْرِفُوْا رَسُوْلَهُمْ فَهُمْ لَهٗ مُنْكِرُوْنَ

am lam ya’rifụ rasụlahum fa hum lahụ mungkirụn
Arti terjemahan : Ataukah mereka tidak mengenal Rasul mereka (Muhammad), karena itu mereka mengingkarinya?


QS. Al Mu’minun Ayat 70

اَمْ يَقُوْلُوْنَ بِهٖ جِنَّةٌ ۗ بَلْ جَاۤءَهُمْ بِالْحَقِّ وَاَكْثَرُهُمْ لِلْحَقِّ كٰرِهُوْنَ

am yaqụlụna bihī jinnah, bal ja`ahum bil-ḥaqqi wa akṡaruhum lil-ḥaqqi karihụn
Arti terjemahan : Atau mereka berkata, “Orang itu (Muhammad) gila.” Padahal, dia telah datang membawa kebenaran kepada mereka, tetapi kebanyakan mereka membenci kebenaran.


QS. Al Mu’minun Ayat 71

 ۗوَلَوِ اتَّبَعَ الْحَقُّ اَهْوَاۤءَهُمْ لَفَسَدَتِ السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُ وَمَنْ فِيْهِنَّۗ بَلْ اَتَيْنٰهُمْ بِذِكْرِهِمْ فَهُمْ عَنْ ذِكْرِهِمْ مُّعْرِضُوْنَ

wa lawittaba’al-ḥaqqu ahwa`ahum lafasadatis-samawatu wal-arḍu wa man fīhinn, bal atainahum biżikrihim fa hum ‘an żikrihim mu’riḍụn
Arti terjemahan : Dan seandainya kebenaran itu menuruti keinginan mereka, pasti binasalah langit dan bumi, dan semua yang ada di dalamnya. Bahkan Kami telah memberikan peringatan kepada mereka, tetapi mereka berpaling dari peringatan itu.


QS. Al Mu’minun Ayat 72

اَمْ تَسْـَٔلُهُمْ خَرْجًا فَخَرَاجُ رَبِّكَ خَيْرٌ ۖوَّهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

am tas`aluhum kharjan fa kharaju rabbika khairuw wa huwa khairur-raziqīn
Arti terjemahan : Atau engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka? Sedangkan imbalan dari Tuhanmu lebih baik, karena Dia pemberi rezeki yang terbaik.


QS. Al Mu’minun Ayat 73

وَاِنَّكَ لَتَدْعُوْهُمْ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ

wa innaka latad’ụhum ila ṣiraṭim mustaqīm
Arti terjemahan : Dan sesungguhnya engkau pasti telah menyeru mereka kepada jalan yang lurus.


QS. Al Mu’minun Ayat 74

وَاِنَّ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ عَنِ الصِّرَاطِ لَنَاكِبُوْنَ

wa innallażīna la yu`minụna bil-akhirati ‘aniṣ-ṣiraṭi lanakibụn
Arti terjemahan : Dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat benar-benar telah menyimpang jauh dari jalan (yang lurus).


QS. Al Mu’minun Ayat 75

وَلَوْ رَحِمْنٰهُمْ وَكَشَفْنَا مَا بِهِمْ مِّنْ ضُرٍّ لَّلَجُّوْا فِيْ طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُوْنَ ۞

walau raḥimnahum wa kasyafna ma bihim min ḍurril lalajjụ fī ṭugyanihim ya’mahụn
Arti terjemahan : Dan seandainya mereka Kami kasihani, dan Kami lenyapkan malapetaka yang menimpa mereka, pasti mereka akan terus-menerus terombang-ambing dalam kesesatan mereka.


QS. Al Mu’minun Ayat 76

وَلَقَدْ اَخَذْنٰهُمْ بِالْعَذَابِ فَمَا اسْتَكَانُوْا لِرَبِّهِمْ وَمَا يَتَضَرَّعُوْنَ

wa laqad akhażnahum bil-‘ażabi fa mastakanụ lirabbihim wa ma yataḍarra’ụn
Arti terjemahan : Dan sungguh Kami telah menimpakan siksaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mau tunduk kepada Tuhannya, dan (juga) tidak merendahkan diri.


QS. Al Mu’minun Ayat 77

حَتّٰٓى اِذَا فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَابًا ذَا عَذَابٍ شَدِيْدٍ اِذَا هُمْ فِيْهِ مُبْلِسُوْنَ

ḥatta iża fataḥna ‘alaihim baban ża ‘ażabin syadīdin iża hum fīhi mublisụn
Arti terjemahan : Sehingga apabila Kami bukakan untuk mereka pintu azab yang sangat keras, seketika itu mereka menjadi putus asa.


QS. Al Mu’minun Ayat 78

وَهُوَ الَّذِيْٓ اَنْشَاَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَۗ قَلِيْلًا مَّا تَشْكُرُوْنَ

wa huwallażī ansya`a lakumus-sam’a wal-abṣara wal-af`idah, qalīlam ma tasykurụn
Arti terjemahan : Dan Dialah yang telah menciptakan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati nurani, tetapi sedikit sekali kamu bersyukur.


QS. Al Mu’minun Ayat 79

وَهُوَ الَّذِيْ ذَرَاَكُمْ فِى الْاَرْضِ وَاِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ

wa huwallażī żara`akum fil-arḍi wa ilaihi tuḥsyarụn
Arti terjemahan : Dan Dialah yang menciptakan dan mengembangbiakkan kamu di bumi dan kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.


QS. Al Mu’minun Ayat 80

وَهُوَ الَّذِيْ يُحْيٖ وَيُمِيْتُ وَلَهُ اخْتِلَافُ الَّيْلِ وَالنَّهَارِۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ

wa huwallażī yuḥyī wa yumītu wa lahukhtilaful-laili wan-nahar, a fa la ta’qilụn
Arti terjemahan : Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pergantian malam dan siang. Tidakkah kamu mengerti?


QS. Al Mu’minun Ayat 81

بَلْ قَالُوْا مِثْلَ مَا قَالَ الْاَوَّلُوْنَ

bal qalụ miṡla ma qalal-awwalụn
Arti terjemahan : Bahkan mereka mengucapkan perkataan yang serupa dengan apa yang diucapkan oleh orang-orang terdahulu.


QS. Al Mu’minun Ayat 82

قَالُوْٓا ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَ

qalū a iża mitna wa kunna turabaw wa ‘izaman a inna lamab’ụṡụn
Arti terjemahan : Mereka berkata, “Apakah betul, apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?


QS. Al Mu’minun Ayat 83

لَقَدْ وُعِدْنَا نَحْنُ وَاٰبَاۤؤُنَا هٰذَا مِنْ قَبْلُ اِنْ هٰذَآ اِلَّآ اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَ

laqad wu’idna naḥnu wa aba`una haża ming qablu in haża illa asaṭīrul-awwalīn
Arti terjemahan : Sungguh, yang demikian ini sudah dijanjikan kepada kami dan kepada nenek moyang kami dahulu, ini hanyalah dongeng orang-orang terdahulu!”


QS. Al Mu’minun Ayat 84

قُلْ لِّمَنِ الْاَرْضُ وَمَنْ فِيْهَآ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

qul limanil-arḍu wa man fīha ing kuntum ta’lamụn
Arti terjemahan : Katakanlah (Muhammad), “Milik siapakah bumi, dan semua yang ada di dalamnya, jika kamu mengetahui?”


QS. Al Mu’minun Ayat 85

سَيَقُوْلُوْنَ لِلّٰهِ ۗقُلْ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ

sayaqụlụna lillah, qul a fa la tażakkarụn
Arti terjemahan : Mereka akan menjawab, “Milik Allah.” Katakanlah, “Maka apakah kamu tidak ingat?”


QS. Al Mu’minun Ayat 86

قُلْ مَنْ رَّبُّ السَّمٰوٰتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

qul mar rabbus-samawatis-sab’i wa rabbul-‘arsyil-‘azīm
Arti terjemahan : Katakanlah, “Siapakah Tuhan yang memiliki langit yang tujuh dan yang memiliki ‘Arsy yang agung?”


QS. Al Mu’minun Ayat 87

سَيَقُوْلُوْنَ لِلّٰهِ ۗقُلْ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ

sayaqụlụna lillah, qul a fa la tattaqụn
Arti terjemahan : Mereka akan menjawab, “(Milik) Allah.” Katakanlah, “Maka mengapa kamu tidak bertakwa?”


QS. Al Mu’minun Ayat 88

قُلْ مَنْۢ بِيَدِهٖ مَلَكُوْتُ كُلِّ شَيْءٍ وَّهُوَ يُجِيْرُ وَلَا يُجَارُ عَلَيْهِ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

qul mam biyadihī malakụtu kulli syai`iw wa huwa yujīru wa la yujaru ‘alaihi ing kuntum ta’lamụn
Arti terjemahan : Katakanlah, “Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan segala sesuatu. Dia melindungi, dan tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab-Nya), jika kamu mengetahui?”


QS. Al Mu’minun Ayat 89

سَيَقُوْلُوْنَ لِلّٰهِ ۗقُلْ فَاَنّٰى تُسْحَرُوْنَ

sayaqụlụna lillah, qul fa anna tus-ḥarụn
Arti terjemahan : Mereka akan menjawab, “(Milik) Allah.” Katakanlah, “(Kalau demikian), maka bagaimana kamu sampai tertipu?”


QS. Al Mu’minun Ayat 90

بَلْ اَتَيْنٰهُمْ بِالْحَقِّ وَاِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَ

bal atainahum bil-ḥaqqi wa innahum lakażibụn
Arti terjemahan : Padahal Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, tetapi mere-ka benar-benar pendusta.


QS. Al Mu’minun Ayat 91

 ۙمَا اتَّخَذَ اللّٰهُ مِنْ وَّلَدٍ وَّمَا كَانَ مَعَهٗ مِنْ اِلٰهٍ اِذًا لَّذَهَبَ كُلُّ اِلٰهٍۢ بِمَا خَلَقَ وَلَعَلَا بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍۗ سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يَصِفُوْنَ

mattakhażallahu miw waladiw wa ma kana ma’ahụ min ilahin iżal lażahaba kullu ilahim bima khalaqa wa la’ala ba’ḍuhum ‘ala ba’ḍ, sub-ḥanallahi ‘amma yaṣifụn
Arti terjemahan : Allah tidak mempunyai anak, dan tidak ada tuhan (yang lain) bersama-Nya, (sekiranya tuhan banyak), maka masing-masing tuhan itu akan membawa apa (makhluk) yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,


QS. Al Mu’minun Ayat 92

عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ

‘alimil-gaibi wasy-syahadati fa ta’ala ‘amma yusyrikụn
Arti terjemahan : (Dialah Tuhan) yang mengetahui semua yang gaib dan semua yang tampak. Mahatinggi (Allah) dari apa yang mereka persekutukan.


QS. Al Mu’minun Ayat 93

ۙ قُلْ رَّبِّ اِمَّا تُرِيَنِّيْ مَا يُوْعَدُوْنَ

qur rabbi imma turiyannī ma yụ’adụn
Arti terjemahan : Katakanlah (Muhammad), “Ya Tuhanku, seandainya Engkau hendak memperlihatkan kepadaku apa (azab) yang diancamkan kepada mereka,


QS. Al Mu’minun Ayat 94

رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِيْ فِى الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

rabbi fa la taj’alnī fil-qaumiz-zalimīn
Arti terjemahan : Ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku dalam golongan orang-orang zalim.”


QS. Al Mu’minun Ayat 95

وَاِنَّا عَلٰٓى اَنْ نُّرِيَكَ مَا نَعِدُهُمْ لَقٰدِرُوْنَ

wa inna ‘ala an nuriyaka ma na’iduhum laqadirụn
Arti terjemahan : Dan sungguh, Kami kuasa untuk memperlihatkan kepadamu (Muhammad) apa yang Kami ancamkan kepada mereka.


QS. Al Mu’minun Ayat 96

اِدْفَعْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ السَّيِّئَةَۗ نَحْنُ اَعْلَمُ بِمَا يَصِفُوْنَ

idfa’ billatī hiya aḥsanus-sayyi`ah, naḥnu a’lamu bima yaṣifụn
Arti terjemahan : Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan (cara) yang lebih baik, Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan (kepada Allah).


QS. Al Mu’minun Ayat 97

ۙوَقُلْ رَّبِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّيٰطِيْنِ

wa qur rabbi a’ụżu bika min hamazatisy-syayaṭīn
Arti terjemahan : Dan katakanlah, “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan,


QS. Al Mu’minun Ayat 98

وَاَعُوْذُ بِكَ رَبِّ اَنْ يَّحْضُرُوْنِ

wa a’ụżu bika rabbi ay yaḥḍurụn
Arti terjemahan : dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.”


QS. Al Mu’minun Ayat 99

ۙحَتّٰٓى اِذَا جَاۤءَ اَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُوْنِ

ḥatta iża ja`a aḥadahumul-mautu qala rabbirji’ụn
Arti terjemahan : (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, “Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia),


QS. Al Mu’minun Ayat 100

لَعَلِّيْٓ اَعْمَلُ صَالِحًا فِيْمَا تَرَكْتُ كَلَّاۗ اِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَاۤىِٕلُهَاۗ وَمِنْ وَّرَاۤىِٕهِمْ بَرْزَخٌ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ

la’allī a’malu ṣaliḥan fīma taraktu kalla, innaha kalimatun huwa qa`iluha, wa miw wara`ihim barzakhun ila yaumi yub’aṡụn
Arti terjemahan : agar aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh sampai pada hari mereka dibangkitkan.


QS. Al Mu’minun Ayat 101

فَاِذَا نُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَلَآ اَنْسَابَ بَيْنَهُمْ يَوْمَىِٕذٍ وَّلَا يَتَسَاۤءَلُوْنَ

fa iża nufikha fiṣ-ṣụri fa la ansaba bainahum yauma`iżiw wa la yatasa`alụn
Arti terjemahan : Apabila sangkakala ditiup maka tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka pada hari itu (hari Kiamat), dan tidak (pula) mereka saling bertanya.


QS. Al Mu’minun Ayat 102

فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِيْنُهٗ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

fa man ṡaqulat mawazīnuhụ fa ula`ika humul-mufliḥụn
Arti terjemahan : Barangsiapa berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.


QS. Al Mu’minun Ayat 103

 ۚوَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِيْنُهٗ فَاُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ خَسِرُوْٓا اَنْفُسَهُمْ فِيْ جَهَنَّمَ خٰلِدُوْنَ

wa man khaffat mawazīnuhụ fa ula`ikallażīna khasirū anfusahum fī jahannama khalidụn
Arti terjemahan : Dan barang siapa ringan timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahanam.


QS. Al Mu’minun Ayat 104

تَلْفَحُ وُجُوْهَهُمُ النَّارُ وَهُمْ فِيْهَا كَالِحُوْنَ

talfaḥu wujụhahumun-naru wa hum fīha kaliḥụn
Arti terjemahan : Wajah mereka dibakar api neraka, dan mereka di neraka dalam keadaan muram dengan bibir yang cacat.


QS. Al Mu’minun Ayat 105

اَلَمْ تَكُنْ اٰيٰتِيْ تُتْلٰى عَلَيْكُمْ فَكُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُوْنَ

a lam takun ayatī tutla ‘alaikum fa kuntum biha tukażżibụn
Arti terjemahan : Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu, tetapi kamu selalu mendustakannya?


QS. Al Mu’minun Ayat 106

قَالُوْا رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَاۤلِّيْنَ

qalụ rabbana galabat ‘alaina syiqwatuna wa kunna qauman ḍallīn
Arti terjemahan : Mereka berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan kami adalah orang-orang yang sesat.


QS. Al Mu’minun Ayat 107

رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا مِنْهَا فَاِنْ عُدْنَا فَاِنَّا ظٰلِمُوْنَ

rabbana akhrijna min-ha fa in ‘udna fa inna zalimụn
Arti terjemahan : Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami darinya (kembalikanlah kami ke dunia), jika kami masih juga kembali (kepada kekafiran), sungguh, kami adalah orang-orang yang zalim.”


QS. Al Mu’minun Ayat 108

قَالَ اخْسَـُٔوْا فِيْهَا وَلَا تُكَلِّمُوْنِ

qalakhsa`ụ fīha wa la tukallimụn
Arti terjemahan : Dia (Allah) berfirman, “Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku.”


QS. Al Mu’minun Ayat 109

ۚاِنَّهٗ كَانَ فَرِيْقٌ مِّنْ عِبَادِيْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اٰمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِيْنَ

innahụ kana farīqum min ‘ibadī yaqụlụna rabbana amanna fagfir lana war-ḥamna wa anta khairur-raḥimīn
Arti terjemahan : Sesungguhnya ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa, “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, Engkau adalah pemberi rahmat yang terbaik.”


QS. Al Mu’minun Ayat 110

فَاتَّخَذْتُمُوْهُمْ سِخْرِيًّا حَتّٰٓى اَنْسَوْكُمْ ذِكْرِيْ وَكُنْتُمْ مِّنْهُمْ تَضْحَكُوْنَ

fattakhażtumụhum sikhriyyan ḥatta ansaukum żikrī wa kuntum min-hum taḍ-ḥakụn
Arti terjemahan : Lalu kamu jadikan mereka buah ejekan, sehingga kamu lupa mengingat Aku, dan kamu (selalu) menertawakan mereka,


QS. Al Mu’minun Ayat 111

اِنِّيْ جَزَيْتُهُمُ الْيَوْمَ بِمَا صَبَرُوْٓاۙ اَنَّهُمْ هُمُ الْفَاۤىِٕزُوْنَ

innī jazaituhumul-yauma bima ṣabarū annahum humul-fa`izụn
Arti terjemahan : sesungguhnya pada hari ini Aku memberi balasan kepada mereka, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan.


QS. Al Mu’minun Ayat 112

قٰلَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِى الْاَرْضِ عَدَدَ سِنِيْنَ

qala kam labiṡtum fil-arḍi ‘adada sinīn
Arti terjemahan : Dia (Allah) berfirman, “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?”


QS. Al Mu’minun Ayat 113

قَالُوْا لَبِثْنَا يَوْمًا اَوْ بَعْضَ يَوْمٍ فَسْـَٔلِ الْعَاۤدِّيْنَ

qalụ labiṡna yauman au ba’ḍa yaumin fas`alil-‘addīn
Arti terjemahan : Mereka menjawab, “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada mereka yang menghitung.”


QS. Al Mu’minun Ayat 114

قٰلَ اِنْ لَّبِثْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا لَّوْ اَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

qala il labiṡtum illa qalīlal lau annakum kuntum ta’lamụn
Arti terjemahan : Dia (Allah) berfirman, “Kamu tinggal (di bumi) hanya sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui.”


QS. Al Mu’minun Ayat 115

اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ

a fa ḥasibtum annama khalaqnakum ‘abaṡaw wa annakum ilaina la turja’ụn
Arti terjemahan : Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?


QS. Al Mu’minun Ayat 116

فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّۚ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

fa ta’alallahul-malikul-ḥaqq, la ilaha illa huw, rabbul-‘arsyil-karīm
Arti terjemahan : Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) ‘Arsy yang mulia.


QS. Al Mu’minun Ayat 117

وَمَنْ يَّدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهٗ بِهٖۙ فَاِنَّمَا حِسَابُهٗ عِنْدَ رَبِّهٖۗ اِنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الْكٰفِرُوْنَ

wa may yad’u ma’allahi ilahan akhara la bur-hana lahụ bihī fa innama ḥisabuhụ ‘inda rabbih, innahụ la yufliḥul-kafirụn
Arti terjemahan : Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak akan beruntung.


QS. Al Mu’minun Ayat 118

وَقُلْ رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِيْنَ

wa qur rabbigfir war-ḥam wa anta khairur-raḥimīn
Arti terjemahan : Dan katakanlah (Muhammad), “Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik.”

Surah Sebelumnya:
Surat Al hajj
Al-Qur’anSurah Berikutnya:
Surat an nur
Surah 023