Surat As Saffat

Bacaan quran Surat as saffat dan arti terjemahannya lengkap dengan mp3 surah per ayat full atau perkata untuk panduan tajwid/hukum bacaan, makhrojul huruf dan bisa untuk sobat jadikan panduan ketika ingin memperindah bacaan Al Quran anda.

untuk sobat yang ingin belajar tentang isi kandungan surat ini silahkan baca kitab tafsir bagian surat as saffat, atau bisa belajar denga para ustadz yang berkompeten serta mampu jelaskan isi kandungan surat ini.

manfaat dan keutamaan dari surat as saffat adalah untuk ruqyah syariah, karena banyak dari para peruqyah yang membacakan surat ini untuk terapi. Adapun ada yang mengatakan karomah surat as saffat dan surat az zumar untuk hal lainnya wallahu a’lam penulis belum mengerahuinya karena keterbatasan ilmu yang dimiliki.

sobat semuanya, arti atau makna dari surat as saffat dalam bahasa Indonesia adalah “yang bershaf shaf”.

Surat ini merupakan golongan surat Makkiyah dengan jumlah 183 ayat dan 5 ruku’.

Untuk lebih jelasnya berikut ini tabel keterangan atau informasi surat as saffat.

Informasi surat As Saffat
Arti namayang bershaf-shaf
golonganmakkiyah
nomor suratsurat ke 37
letak juzjuz ke 23
total ayat182 ayat
total ruku’5 ruku’
surat sebelumnyasurat yasin
surat setelahnyasurat sad

Bacaan Surat As Saffat Dan Artinya

Murottal Surah As Saffat Full


Basmalah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmaanirrahiim


QS. As Saffat : 1

وَالصّٰۤفّٰتِ صَفًّاۙ

waṣ-ṣaffati ṣaffa
Arti Terjemahannya : Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,


QS. As Saffat : 2

فَالزّٰجِرٰتِ زَجْرًاۙ

faz-zajirati zajra
Arti Terjemahannya : demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,


QS. As Saffat : 3

فَالتّٰلِيٰتِ ذِكْرًاۙ

fat-taliyati żikra
Arti Terjemahannya : demi (rombongan) yang membacakan peringatan,


QS. As Saffat : 4

اِنَّ اِلٰهَكُمْ لَوَاحِدٌۗ

inna ilahakum lawahid
Arti Terjemahannya : sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.


QS. As Saffat : 5

رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِۗ

rabbus-samawati wal-arḍi wa ma bainahuma wa rabbul-masyariq
Arti Terjemahannya : Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.


QS. As Saffat : 6

اِنَّا زَيَّنَّا السَّمَاۤءَ الدُّنْيَا بِزِيْنَةِ ِۨالْكَوَاكِبِۙ

inna zayyannas-sama`ad-dun-ya bizīnatinil-kawakib
Arti Terjemahannya : Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang.


QS. As Saffat : 7

وَحِفْظًا مِّنْ كُلِّ شَيْطٰنٍ مَّارِدٍۚ

wa hifẓam ming kulli syaiṭanim marid
Arti Terjemahannya : Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka,


QS. As Saffat : 8

لَا يَسَّمَّعُوْنَ اِلَى الْمَلَاِ الْاَعْلٰى وَيُقْذَفُوْنَ مِنْ كُلِّ جَانِبٍۖ

la yassamma’ụna ilal-mala`il-a’la wa yuqżafụna ming kulli janib
Arti Terjemahannya : mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru,


QS. As Saffat : 9

دُحُوْرًا وَّلَهُمْ عَذَابٌ وَّاصِبٌ

duhụraw wa lahum ‘ażabuw waṣib
Arti Terjemahannya : untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal,


QS. As Saffat : 10

اِلَّا مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَاَتْبَعَهٗ شِهَابٌ ثَاقِبٌ

illa man khaṭifal-khaṭfata fa atba’ahụ syihabun ṡaqib
Arti Terjemahannya : kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.


QS. As Saffat : 11

فَاسْتَفْتِهِمْ اَهُمْ اَشَدُّ خَلْقًا اَمْ مَّنْ خَلَقْنَا ۗاِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّنْ طِيْنٍ لَّازِبٍ

fastaftihim a hum asyaddu khalqan am man khalaqna, inna khalaqnahum min ṭīnil lazib
Arti Terjemahannya : Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah), “Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.


QS. As Saffat : 12

ۖ بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُوْنَ

bal ‘ajibta wa yaskharụn
Arti Terjemahannya : Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau).


QS. As Saffat : 13

ۖ وَاِذَا ذُكِّرُوْا لَا يَذْكُرُوْنَ

wa iża żukkirụ la yażkurụn
Arti Terjemahannya : Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya.


QS. As Saffat : 14

وَاِذَا رَاَوْا اٰيَةً يَّسْتَسْخِرُوْنَۖ

wa iża ra`au ayatay yastaskhirụn
Arti Terjemahannya : Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokkan.


QS. As Saffat : 15

 ۚ وَقَالُوْٓا اِنْ هٰذَآ اِلَّا سِحْرٌ مُّبِيْنٌ

wa qalū in haża illa sihrum mubīn
Arti Terjemahannya : Dan mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.


QS. As Saffat : 16

ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَۙ

a iża mitna wa kunna turabaw wa ‘iẓaman a inna lamab’ụṡụn
Arti Terjemahannya : Arti Terjemahannya : Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)?


QS. As Saffat : 17

اَوَاٰبَاۤؤُنَا الْاَوَّلُوْنَۗ

a wa aba`unal-awwalụn
Arti Terjemahannya : dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”


QS. As Saffat : 18

قُلْ نَعَمْ وَاَنْتُمْ دَاخِرُوْنَۚ

qul na’am wa antum dakhirụn
Arti Terjemahannya : Katakanlah (Muhammad), “Ya, dan kamu akan terhina.”


QS. As Saffat : 19

فَاِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَّاحِدَةٌ فَاِذَا هُمْ يَنْظُرُوْنَ

fa innama hiya zajratuw wahidatun fa iża hum yanẓurụn
Arti Terjemahannya : Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya.


QS. As Saffat : 20

وَقَالُوْا يٰوَيْلَنَا هٰذَا يَوْمُ الدِّيْنِ

wa qalụ ya wailana haża yaumud-dīn
Arti Terjemahannya : Dan mereka berkata, “Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu.”


QS. As Saffat : 21

هٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَ

haża yaumul-faṣlillażī kuntum bihī tukażżibụn
Arti Terjemahannya : Inilah hari keputusan yang dahulu kamu dustakan.


QS. As Saffat : 22

ۙ اُحْشُرُوا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا وَاَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوْا يَعْبُدُوْنَ

uhsyurullażīna ẓalamụ wa azwajahum wa ma kanụ ya’budụn
Arti Terjemahannya : (Diperintahkan kepada malaikat), “Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah,


QS. As Saffat : 23

مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَاهْدُوْهُمْ اِلٰى صِرَاطِ الْجَحِيْمِ

min dụnillahi fahdụhum ila ṣiraṭil-jahīm
Arti Terjemahannya : selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.


QS. As Saffat : 24

ۙ وَقِفُوْهُمْ اِنَّهُمْ مَّسْـُٔوْلُوْنَ

waqifụhum innahum mas`ụlụn
Arti Terjemahannya : Tahanlah mereka (di tempat perhentian), sesungguhnya mereka akan ditanya,


QS. As Saffat : 25

مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُوْنَ

ma lakum la tanaṣarụn
Arti Terjemahannya : ”Mengapa kamu tidak tolong-menolong?”


QS. As Saffat : 26

بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُوْنَ

bal humul-yauma mustaslimụn
Arti Terjemahannya : Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah).


QS. As Saffat : 27

وَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَسَاۤءَلُوْنَ

wa aqbala ba’ḍuhum ‘ala ba’ḍiy yatasa`alụn
Arti Terjemahannya : Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling berbantah-bantahan.


QS. As Saffat : 28

قَالُوْٓا اِنَّكُمْ كُنْتُمْ تَأْتُوْنَنَا عَنِ الْيَمِيْنِ

qalū innakum kuntum ta`tụnana ‘anil-yamīn
Arti Terjemahannya : Sesungguhnya (pengikut-pengikut) mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), “Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan.”


QS. As Saffat : 29

قَالُوْا بَلْ لَّمْ تَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَۚ

qalụ bal lam takụnụ mu`minīn
Arti Terjemahannya : (Pemimpin-pemimpin) mereka menjawab, “(Tidak), bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin,


QS. As Saffat : 30

وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُمْ مِّنْ سُلْطٰنٍۚ بَلْ كُنْتُمْ قَوْمًا طٰغِيْنَ

wa ma kana lana ‘alaikum min sulṭan, bal kuntum qauman ṭagīn
Arti Terjemahannya : sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas.


QS. As Saffat : 31

فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَآ ۖاِنَّا لَذَاۤىِٕقُوْنَ

fa haqqa ‘alaina qaulu rabbina inna laża`iqụn
Arti Terjemahannya : Maka pantas putusan (azab) Tuhan menimpa kita; pasti kita akan merasakan (azab itu).


QS. As Saffat : 32

فَاَغْوَيْنٰكُمْ اِنَّا كُنَّا غٰوِيْنَ

fa agwainakum inna kunna gawīn
Arti Terjemahannya : Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami sendiri, orang-orang yang sesat.”


QS. As Saffat : 33

فَاِنَّهُمْ يَوْمَىِٕذٍ فِى الْعَذَابِ مُشْتَرِكُوْنَ

fa innahum yauma`iżin fil-‘ażabi musytarikụn
Arti Terjemahannya : Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab.


QS. As Saffat : 34

اِنَّا كَذٰلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِيْنَ

inna każalika naf’alu bil-mujrimīn
Arti Terjemahannya : Sungguh, demikianlah Kami memperlakukan terhadap orang-orang yang berbuat dosa.


QS. As Saffat : 35

ۙ اِنَّهُمْ كَانُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَهُمْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ يَسْتَكْبِرُوْنَ

innahum kanū iża qīla lahum la ilaha illallahu yastakbirụn
Arti Terjemahannya : Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, “La ilaha illallah” (Tidak ada tuhan selain Allah), mereka menyombongkan diri,


QS. As Saffat : 36

 ۗ وَيَقُوْلُوْنَ اَىِٕنَّا لَتَارِكُوْٓا اٰلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُوْنٍ

wa yaqụlụna a inna latarikū alihatina lisya’irim majnụn
Arti Terjemahannya : dan mereka berkata, “Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?”


QS. As Saffat : 37

بَلْ جَاۤءَ بِالْحَقِّ وَصَدَّقَ الْمُرْسَلِيْنَ

bal ja`a bil-haqqi wa ṣaddaqal-mursalīn
Arti Terjemahannya : Padahal dia (Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).


QS. As Saffat : 38

ۚ اِنَّكُمْ لَذَاۤىِٕقُوا الْعَذَابِ الْاَلِيْمِ

innakum laża`iqul-‘ażabil-alīm
Arti Terjemahannya : Sungguh, kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.


QS. As Saffat : 39

وَمَا تُجْزَوْنَ اِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۙ

wa ma tujzauna illa ma kuntum ta’malụn
Arti Terjemahannya : Dan kamu tidak diberi balasan melainkan terhadap apa yang telah kamu kerjakan,


QS. As Saffat : 40

اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ

illa ‘ibadallahil-mukhlaṣīn
tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa),


QS. As Saffat : 41

اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَّعْلُوْمٌۙ

ula`ika lahum rizqum ma’lụm
mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan,


QS. As Saffat : 42

فَوَاكِهُ ۚوَهُمْ مُّكْرَمُوْنَۙ

fawakih, wa hum mukramụn
Arti Terjemahannya : (yaitu) buah-buahan. Dan mereka orang yang dimuliakan,


QS. As Saffat : 43

فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِۙ

fī jannatin na’īm
Arti Terjemahannya : di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan,


QS. As Saffat : 44

عَلٰى سُرُرٍ مُّتَقٰبِلِيْنَ

‘ala sururim mutaqabilīn
Arti Terjemahannya : (mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.


QS. As Saffat : 45

 ۙ يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِكَأْسٍ مِّنْ مَّعِيْنٍۢ

yuṭafu ‘alaihim bika`sim mim ma’īn
Arti Terjemahannya : Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi air) dari mata air (surga),


QS. As Saffat : 46

بَيْضَاۤءَ لَذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَۚ

baiḍa`a lażżatil lisy-syaribīn
Arti Terjemahannya : (warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.


QS. As Saffat : 47

لَا فِيْهَا غَوْلٌ وَّلَا هُمْ عَنْهَا يُنْزَفُوْنَ

la fīha gauluw wa la hum ‘an-ha yunzafụn
Arti Terjemahannya : Tidak ada di dalamnya (unsur) yang memabukkan dan mereka tidak mabuk karenanya.


QS. As Saffat : 48

ۙ وَعِنْدَهُمْ قٰصِرٰتُ الطَّرْفِ عِيْنٌ

wa ‘indahum qaṣiratuṭ-ṭarfi ‘īn
Arti Terjemahannya : Dan di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah, dan membatasi pandangannya,


QS. As Saffat : 49

كَاَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُوْنٌ

ka`annahunna baiḍum maknụn
Arti Terjemahannya : seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik.


QS. As Saffat : 50

فَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَسَاۤءَلُوْنَ

fa aqbala ba’ḍuhum ‘ala ba’ḍiy yatasa`alụn
Arti Terjemahannya : Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap.


QS. As Saffat : 51

قَالَ قَاۤىِٕلٌ مِّنْهُمْ اِنِّيْ كَانَ لِيْ قَرِيْنٌۙ

qala qa`ilum min-hum innī kana lī qarīn
Arti Terjemahannya : Berkatalah salah seorang di antara mereka, “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman,


QS. As Saffat : 52

يَّقُوْلُ اَىِٕنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِيْنَ

yaqụlu a innaka laminal-muṣaddiqīn
Arti Terjemahannya : yang berkata, “Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?


QS. As Saffat : 53

ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَدِيْنُوْنَ

a iża mitna wa kunna turabaw wa ‘iẓaman a inna lamadīnụn
Arti Terjemahannya : Apabila kita telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?”


QS. As Saffat : 54

قَالَ هَلْ اَنْتُمْ مُّطَّلِعُوْنَ

qala hal antum muṭṭali’ụn
Arti Terjemahannya : Dia berkata, “Maukah kamu meninjau (temanku itu)?”


QS. As Saffat : 55

فَاطَّلَعَ فَرَاٰهُ فِيْ سَوَاۤءِ الْجَحِيْمِ

faṭṭala’a fa ra`ahu fī sawa`il-jahīm
Arti Terjemahannya : Maka dia meninjaunya, lalu dia melihat (teman)nya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala.


QS. As Saffat : 56

 ۙ قَالَ تَاللّٰهِ اِنْ كِدْتَّ لَتُرْدِيْنِ

qala tallahi ing kitta laturdīn
Arti Terjemahannya : Dia berkata, “Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku,


QS. As Saffat : 57

وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّيْ لَكُنْتُ مِنَ الْمُحْضَرِيْنَ

walau la ni’matu rabbī lakuntu minal-muhḍarīn
Arti Terjemahannya : dan sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).”


QS. As Saffat : 58

اَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِيْنَۙ

a fa ma nahnu bimayyitīn
Arti Terjemahannya : Maka apakah kita tidak akan mati?


QS. As Saffat : 59

اِلَّا مَوْتَتَنَا الْاُوْلٰى وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِيْنَ

illa mautatanal-ụla wa ma nahnu bimu’ażżabīn
Arti Terjemahannya : Kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)?”


QS. As Saffat : 60

اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ

inna haża lahuwal-fauzul-‘aẓīm
Arti Terjemahannya : Sungguh, ini benar-benar kemenangan yang agung.


QS. As Saffat : 61

لِمِثْلِ هٰذَا فَلْيَعْمَلِ الْعٰمِلُوْنَ

limiṡli haża falya’malil-‘amilụn
Arti Terjemahannya : Untuk (kemenangan) serupa ini, hendaklah beramal orang-orang yang mampu beramal.


QS. As Saffat : 62

اَذٰلِكَ خَيْرٌ نُّزُلًا اَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّوْمِ

a żalika khairun nuzulan am syajaratuz-zaqqụm
Arti Terjemahannya : Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum.


QS. As Saffat : 63

اِنَّا جَعَلْنٰهَا فِتْنَةً لِّلظّٰلِمِيْنَ

inna ja’alnaha fitnatal liẓ-ẓalimīn
Arti Terjemahannya : Sungguh, Kami menjadikannya (pohon zaqqum itu) sebagai azab bagi orang-orang zalim.


QS. As Saffat : 64

اِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِيْٓ اَصْلِ الْجَحِيْمِۙ

innaha syajaratun takhruju fī aṣlil-jahīm
Arti Terjemahannya : Sungguh, itu adalah pohon yang keluar dari dasar neraka Jahim,


QS. As Saffat : 65

طَلْعُهَا كَاَنَّهٗ رُءُوْسُ الشَّيٰطِيْنِ

ṭal’uha ka`annahụ ru`ụsusy-syayaṭīn
Arti Terjemahannya : Mayangnya seperti kepala-kepala setan.


QS. As Saffat : 66

فَاِنَّهُمْ لَاٰكِلُوْنَ مِنْهَا فَمَالِـُٔوْنَ مِنْهَا الْبُطُوْنَۗ

fa innahum la`akilụna min-ha famali`ụna min-hal buṭụn
Arti Terjemahannya : Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqum).


QS. As Saffat : 67

ثُمَّ اِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيْمٍۚ

ṡumma inna lahum ‘alaiha lasyaubam min hamīm
Arti Terjemahannya : Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.


QS. As Saffat : 68

ثُمَّ اِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَاِلَى الْجَحِيْمِ

ṡumma inna marji’ahum la`ilal-jahīm
Arti Terjemahannya : Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim.


QS. As Saffat : 69

اِنَّهُمْ اَلْفَوْا اٰبَاۤءَهُمْ ضَاۤلِّيْنَۙ

innahum alfau aba`ahum ḍallīn
Arti Terjemahannya : Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat,


QS. As Saffat : 70

فَهُمْ عَلٰٓى اٰثٰرِهِمْ يُهْرَعُوْنَ

fa hum ‘ala aṡarihim yuhra’ụn
Arti Terjemahannya : lalu mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.


QS. As Saffat : 71

وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ اَكْثَرُ الْاَوَّلِيْنَۙ

wa laqad ḍalla qablahum akṡarul-awwalīn
Arti Terjemahannya : Dan sungguh, sebelum mereka (Suku Quraisy), telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu,


QS. As Saffat : 72

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا فِيْهِمْ مُّنْذِرِيْنَ

wa laqad arsalna fīhim munżirīn
Arti Terjemahannya : dan sungguh, Kami telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka.


QS. As Saffat : 73

فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُنْذَرِيْنَۙ

fanẓur kaifa kana ‘aqibatul-munżarīn
Arti Terjemahannya : Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu,


QS. As Saffat : 74

اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ

illa ‘ibadallahil-mukhlaṣīn
Arti Terjemahannya : kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).


QS. As Saffat : 75

وَلَقَدْ نَادٰىنَا نُوْحٌ فَلَنِعْمَ الْمُجِيْبُوْنَۖ

wa laqad nadana nụhun fa lani’mal-mujībụn
Arti Terjemahannya : Dan sungguh, Nuh telah berdoa kepada Kami, maka sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa.


QS. As Saffat : 76

وَنَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيْمِۖ

wa najjainahu wa ahlahụ minal-karbil-‘aẓīm
Arti Terjemahannya : Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar.


QS. As Saffat : 77

وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهٗ هُمُ الْبٰقِيْنَ

wa ja’alna żurriyyatahụ humul-baqīn
Arti Terjemahannya : Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.


QS. As Saffat : 78

 ۖ وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَ

wa tarakna ‘alaihi fil-akhirīn
Arti Terjemahannya : Dan Kami abadikan untuk Nuh (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;


QS. As Saffat : 79

سَلٰمٌ عَلٰى نُوْحٍ فِى الْعٰلَمِيْنَ

salamun ‘ala nụhin fil-‘alamīn
Arti Terjemahannya : ”Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di seluruh alam.”


QS. As Saffat : 80

اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ

inna każalika najzil-muhsinīn
Arti Terjemahannya : Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.


QS. As Saffat : 81

اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ

innahụ min ‘ibadinal-mu`minīn
Arti Terjemahannya : Sungguh, dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman.


QS. As Saffat : 82

ثُمَّ اَغْرَقْنَا الْاٰخَرِيْنَ

ṡumma agraqnal-akharīn
Arti Terjemahannya : Kemudian Kami tenggelamkan yang lain.


QS. As Saffat : 83

ۘ وَاِنَّ مِنْ شِيْعَتِهٖ لَاِبْرٰهِيْمَ

wa inna min syī’atihī la`ibrahīm
Arti Terjemahannya : Dan sungguh, Ibrahim termasuk golongannya (Nuh).


QS. As Saffat : 84

اِذْ جَاۤءَ رَبَّهٗ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۙ

iż ja`a rabbahụ biqalbin salīm
Arti Terjemahannya : (Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci,


QS. As Saffat : 85

 ۚ اِذْ قَالَ لِاَبِيْهِ وَقَوْمِهٖ مَاذَا تَعْبُدُوْنَ

iż qala li`abīhi wa qaumihī maża ta’budụn
Arti Terjemahannya : (ingatlah) ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Apakah yang kamu sembah itu?


QS. As Saffat : 86

اَىِٕفْكًا اٰلِهَةً دُوْنَ اللّٰهِ تُرِيْدُوْنَۗ

a ifkan alihatan dụnallahi turīdụn
Arti Terjemahannya : Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah itu?


QS. As Saffat : 87

فَمَا ظَنُّكُمْ بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

fa ma ẓannukum birabbil-‘alamīn
Arti Terjemahannya : Maka bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan seluruh alam?”


QS. As Saffat : 88

فَنَظَرَ نَظْرَةً فِى النُّجُوْمِۙ

fa naẓara naẓratan fin-nujụm
Arti Terjemahannya : Lalu dia memandang sekilas ke bintang-bintang,


QS. As Saffat : 89

فَقَالَ اِنِّيْ سَقِيْمٌ

fa qala innī saqīm
Arti Terjemahannya : kemudian dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku sakit.”


QS. As Saffat : 90

فَتَوَلَّوْا عَنْهُ مُدْبِرِيْنَ

fa tawallau ‘an-hu mudbirīn
Arti Terjemahannya : Lalu mereka berpaling dari dia dan pergi meninggalkannya.


QS. As Saffat : 91

فَرَاغَ اِلٰٓى اٰلِهَتِهِمْ فَقَالَ اَلَا تَأْكُلُوْنَۚ

fa raga ila alihatihim fa qala ala ta`kulụn
Arti Terjemahannya : Kemudian dia (Ibrahim) pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu dia berkata, “Mengapa kamu tidak makan?


QS. As Saffat : 92

مَا لَكُمْ لَا تَنْطِقُوْنَ

ma lakum la tanṭiqụn
Arti Terjemahannya : Mengapa kamu tidak menjawab?”


QS. As Saffat : 93

فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًا ۢبِالْيَمِيْنِ

fa raga ‘alaihim ḍarbam bil-yamīn
Arti Terjemahannya : Lalu dihadapinya (berhala-berhala) itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya.


QS. As Saffat : 94

فَاَقْبَلُوْٓا اِلَيْهِ يَزِفُّوْنَ

fa aqbalū ilaihi yaziffụn
Arti Terjemahannya : Kemudian mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya.


QS. As Saffat : 95

قَالَ اَتَعْبُدُوْنَ مَا تَنْحِتُوْنَۙ

qala a ta’budụna ma tan-hitụn
Arti Terjemahannya : Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?


QS. As Saffat : 96

وَاللّٰهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُوْنَ

wallahu khalaqakum wa ma ta’malụn
Arti Terjemahannya : Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu.”


QS. As Saffat : 97

قَالُوا ابْنُوْا لَهٗ بُنْيَانًا فَاَلْقُوْهُ فِى الْجَحِيْمِ

qalubnụ lahụ bun-yanan fa alqụhu fil-jahīm
Arti Terjemahannya : Mereka berkata, “Buatlah bangunan (perapian) untuknya (membakar Ibrahim); lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu.”


QS. As Saffat : 98

فَاَرَادُوْا بِهٖ كَيْدًا فَجَعَلْنٰهُمُ الْاَسْفَلِيْنَ

fa aradụ bihī kaidan fa ja’alnahumul-asfalīn
Arti Terjemahannya : Maka mereka bermaksud memperdayainya dengan (membakar)nya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang hina.


QS. As Saffat : 99

وَقَالَ اِنِّيْ ذَاهِبٌ اِلٰى رَبِّيْ سَيَهْدِيْنِ

wa qala innī żahibun ila rabbī sayahdīn
Arti Terjemahannya : Dan dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.


QS. As Saffat : 100

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

rabbi hab lī minaṣ-ṣalihīn
Arti Terjemahannya : Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.”


QS. As Saffat : 101

فَبَشَّرْنٰهُ بِغُلٰمٍ حَلِيْمٍ

fa basysyarnahu bigulamin halīm
Arti Terjemahannya : Maka Kami beri kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang sangat sabar (Ismail).


QS. As Saffat : 102

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ

fa lamma balaga ma’ahus-sa’ya qala ya bunayya innī ara fil-manami annī ażbahuka fanẓur maża tara, qala ya abatif’al ma tu`maru satajidunī in sya`allahu minaṣ-ṣabirīn
Arti Terjemahannya : Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”


QS. As Saffat : 103

فَلَمَّآ اَسْلَمَا وَتَلَّهٗ لِلْجَبِيْنِۚ

fa lamma aslama wa tallahụ lil-jabīn
Arti Terjemahannya : Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (untuk melaksanakan perintah Allah).


QS. As Saffat : 104

 ۙ وَنَادَيْنٰهُ اَنْ يّٰٓاِبْرٰهِيْمُ

wa nadainahu ay ya ibrahīm
Arti Terjemahannya : Lalu Kami panggil dia, “Wahai Ibrahim!


QS. As Saffat : 105

قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا ۚاِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ

qad ṣaddaqtar-ru`ya, inna każalika najzil-muhsinīn
Arti Terjemahannya : sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.


QS. As Saffat : 106

اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْبَلٰۤؤُا الْمُبِيْنُ

inna haża lahuwal-bala`ul mubīn
Arti Terjemahannya : Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.


QS. As Saffat : 107

وَفَدَيْنٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ

wa fadainahu biżib-hin ‘aẓīm
Arti Terjemahannya : Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.


QS. As Saffat : 108

 ۖ وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَ

wa tarakna ‘alaihi fil-akhirīn
Arti Terjemahannya : Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,


QS. As Saffat : 109

سَلٰمٌ عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ

salamun ‘ala ibrahīm
Arti Terjemahannya : ”Selamat sejahtera bagi Ibrahim.”


QS. As Saffat : 110

كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ

każalika najzil-muhsinīn
Arti Terjemahannya : Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.


QS. As Saffat : 111

اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ

innahụ min ‘ibadinal-mu`minīn
Arti Terjemahannya : Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.


QS. As Saffat : 112

وَبَشَّرْنٰهُ بِاِسْحٰقَ نَبِيًّا مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ

wa basysyarnahu bi`is-haqa nabiyyam minaṣ-ṣalihīn
Arti Terjemahannya : Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishak seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.


QS. As Saffat : 113

وَبٰرَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلٰٓى اِسْحٰقَۗ وَمِنْ ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَّظَالِمٌ لِّنَفْسِهٖ مُبِيْنٌ

wa barakna ‘alaihi wa ‘ala is-haq, wa min żurriyyatihima muhsinuw wa ẓalimul linafsihī mubīn
Arti Terjemahannya : Dan Kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishak. Dan di antara keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.


QS. As Saffat : 114

ۚ وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلٰى مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ

wa laqad mananna ‘ala mụsa wa harụn
Arti Terjemahannya : Dan sungguh, Kami telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun.


QS. As Saffat : 115

وَنَجَّيْنٰهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيْمِۚ

wa najjainahuma wa qaumahuma minal-karbil-‘aẓīm
Arti Terjemahannya : Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar,


QS. As Saffat : 116

وَنَصَرْنٰهُمْ فَكَانُوْا هُمُ الْغٰلِبِيْنَۚ

wa naṣarnahum fa kanụ humul-galibīn
Arti Terjemahannya : dan Kami tolong mereka, sehingga jadilah mereka orang-orang yang menang.


QS. As Saffat : 117

 ۚ وَاٰتَيْنٰهُمَا الْكِتٰبَ الْمُسْتَبِيْنَ

wa atainahumal-kitabal-mustabīn
Arti Terjemahannya : Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas,


QS. As Saffat : 118

وَهَدَيْنٰهُمَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۚ

wa hadainahumaṣ-ṣiraṭal-mustaqīm
Arti Terjemahannya : dan Kami tunjukkan keduanya jalan yang lurus.


QS. As Saffat : 119

ۖ وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِى الْاٰخِرِيْنَ

wa tarakna ‘alaihima fil-akhirīn
Arti Terjemahannya : Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,


QS. As Saffat : 120

سَلٰمٌ عَلٰى مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ

salamun ‘ala mụsa wa harụn
Arti Terjemahannya : ”Selamat sejahtera bagi Musa dan Harun.”


QS. As Saffat : 121

اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ

inna każalika najzil-muhsinīn
Arti Terjemahannya : Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.


QS. As Saffat : 122

اِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ

innahuma min ‘ibadinal-mu`minīn
Arti Terjemahannya : Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.


QS. As Saffat : 123

وَاِنَّ اِلْيَاسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۗ

wa inna ilyasa laminal-mursalīn
Arti Terjemahannya : Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul.


QS. As Saffat : 124

اِذْ قَالَ لِقَوْمِهٖٓ اَلَا تَتَّقُوْنَ

iż qala liqaumihī ala tattaqụn
Arti Terjemahannya : (Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu tidak bertakwa?


QS. As Saffat : 125

اَتَدْعُوْنَ بَعْلًا وَّتَذَرُوْنَ اَحْسَنَ الْخَالِقِيْنَۙ

a tad’ụna ba’law wa tażarụna ahsanal-khaliqīn
Arti Terjemahannya : Patutkah kamu menyembah Ba’l dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik pencipta.


QS. As Saffat : 126

اللّٰهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ

allaha rabbakum wa rabba aba`ikumul-awwalīn
Arti Terjemahannya : (Yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu?”


QS. As Saffat : 127

فَكَذَّبُوْهُ فَاِنَّهُمْ لَمُحْضَرُوْنَۙ

fa każżabụhu fa innahum lamuhḍarụn
Arti Terjemahannya : Tetapi mereka mendustakannya (Ilyas), maka sungguh, mereka akan diseret (ke neraka),


QS. As Saffat : 128

اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ

illa ‘ibadallahil-mukhlaṣīn
Arti Terjemahannya : kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa),


QS. As Saffat : 129

ۙ وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَ

wa tarakna ‘alaihi fil-akhirīn
Arti Terjemahannya : Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian.


QS. As Saffat : 130

سَلٰمٌ عَلٰٓى اِلْ يَاسِيْنَ

salamun ‘ala ilyasīn
Arti Terjemahannya : ”Selamat sejahtera bagi Ilyas.”


QS. As Saffat : 131

اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ

inna każalika najzil-muhsinīn
Arti Terjemahannya : Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.


QS. As Saffat : 132

اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ

innahụ min ‘ibadinal-mu`minīn
Arti Terjemahannya : Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.


QS. As Saffat : 133

وَاِنَّ لُوْطًا لَّمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۗ

wa inna lụṭal laminal-mursalīn
Arti Terjemahannya : Dan sungguh, Lut benar-benar termasuk salah seorang rasul.


QS. As Saffat : 134

اِذْ نَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗٓ اَجْمَعِيْۙنَ

iż najjainahu wa ahlahū ajma’īn
Arti Terjemahannya : (Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua,


QS. As Saffat : 135

اِلَّا عَجُوْزًا فِى الْغٰبِرِيْنَ

illa ‘ajụzan fil-gabirīn
Arti Terjemahannya : kecuali seorang perempuan tua (istrinya) bersama-sama orang yang tinggal (di kota).


QS. As Saffat : 136

ثُمَّ دَمَّرْنَا الْاٰخَرِيْنَ

ṡumma dammarnal-akharīn
Arti Terjemahannya : Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain.


QS. As Saffat : 137

وَاِنَّكُمْ لَتَمُرُّوْنَ عَلَيْهِمْ مُّصْبِحِيْنَۙ

wa innakum latamurrụna ‘alaihim muṣbihīn
Arti Terjemahannya : Dan sesungguhnya kamu (penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi,


QS. As Saffat : 138

وَبِالَّيْلِۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ

wa bil-laīl, a fa la ta’qilụn
Arti Terjemahannya : dan pada waktu malam. Maka mengapa kamu tidak mengerti?


QS. As Saffat : 139

وَاِنَّ يُوْنُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۗ

wa inna yụnusa laminal-mursalīn
Arti Terjemahannya : Dan sungguh, Yunus benar-benar termasuk salah seorang rasul,


QS. As Saffat : 140

اِذْ اَبَقَ اِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُوْنِۙ

iż abaqa ilal-fulkil-masy-hụn
Arti Terjemahannya : (ingatlah) ketika dia lari, ke kapal yang penuh muatan,


QS. As Saffat : 141

فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِيْنَۚ

fa sahama fa kana minal-mud-haḍīn
Arti Terjemahannya : kemudian dia ikut diundi ternyata dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian).


QS. As Saffat : 142

فَالْتَقَمَهُ الْحُوْتُ وَهُوَ مُلِيْمٌ

faltaqamahul-hụtu wa huwa mulīm
Arti Terjemahannya : Maka dia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.


QS. As Saffat : 143

ۙ فَلَوْلَآ اَنَّهٗ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِيْنَ

falau la annahụ kana minal-musabbihīn
Arti Terjemahannya : Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berzikir (bertasbih) kepada Allah,


QS. As Saffat : 144

لَلَبِثَ فِيْ بَطْنِهٖٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَۚ

lalabiṡa fī baṭnihī ila yaumi yub’aṡụn
Arti Terjemahannya : niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai hari kebangkitan.


QS. As Saffat : 145

 ۚ فَنَبَذْنٰهُ بِالْعَرَاۤءِ وَهُوَ سَقِيْمٌ

fa nabażnahu bil-‘ara`i wa huwa saqīm
Arti Terjemahannya : Kemudian Kami lemparkan dia ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.


QS. As Saffat : 146

وَاَنْۢبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِّنْ يَّقْطِيْنٍۚ

wa ambatna ‘alaihi syajaratam miy yaqṭīn
Arti Terjemahannya : Kemudian untuk dia Kami tumbuhkan sebatang pohon dari jenis labu.


QS. As Saffat : 147

وَاَرْسَلْنٰهُ اِلٰى مِائَةِ اَلْفٍ اَوْ يَزِيْدُوْنَۚ

wa arsalnahu ila mi`ati alfin au yazīdụn
Arti Terjemahannya : Dan Kami utus dia kepada seratus ribu (orang) atau lebih,


QS. As Saffat : 148

فَاٰمَنُوْا فَمَتَّعْنٰهُمْ اِلٰى حِيْنٍ

fa amanụ fa matta’nahum ila hīn
Arti Terjemahannya : sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu.


QS. As Saffat : 149

فَاسْتَفْتِهِمْ اَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُوْنَۚ

fastaftihim a lirabbikal-banatu wa lahumul-banụn
Arti Terjemahannya : Maka tanyakanlah (Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah), “Apakah anak-anak perempuan itu untuk Tuhanmu sedangkan untuk mereka anak-anak laki-laki?”


QS. As Saffat : 150

اَمْ خَلَقْنَا الْمَلٰۤىِٕكَةَ اِنَاثًا وَّهُمْ شَاهِدُوْنَ

am khalaqnal-mala`ikata inaṡaw wa hum syahidụn
Arti Terjemahannya : atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan sedangkan mereka menyaksikan(nya)?


QS. As Saffat : 151

اَلَآ اِنَّهُمْ مِّنْ اِفْكِهِمْ لَيَقُوْلُوْنَۙ

ala innahum min ifkihim layaqụlụn
Arti Terjemahannya : Ingatlah, sesungguhnya di antara kebohongannya mereka benar-benar mengatakan,


QS. As Saffat : 152

وَلَدَ اللّٰهُ ۙوَاِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَۙ

waladallahu wa innahum lakażibụn
Arti Terjemahannya : ”Allah mempunyai anak.” Dan sungguh, mereka benar-benar pendusta,


QS. As Saffat : 153

اَصْطَفَى الْبَنَاتِ عَلَى الْبَنِيْنَۗ

aṣṭafal-banati ‘alal-banīn
Arti Terjemahannya : apakah Dia (Allah) memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki?


QS. As Saffat : 154

مَا لَكُمْۗ كَيْفَ تَحْكُمُوْنَ

ma lakum, kaifa tahkumụn
Arti Terjemahannya : Mengapa kamu ini? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?


QS. As Saffat : 155

اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَۚ

a fa la tażakkarụn
Arti Terjemahannya : Maka mengapa kamu tidak memikirkan?


QS. As Saffat : 156

اَمْ لَكُمْ سُلْطٰنٌ مُّبِيْنٌۙ

am lakum sulṭanum mubīn
Arti Terjemahannya : Ataukah kamu mempunyai bukti yang jelas?


QS. As Saffat : 157

فَأْتُوْا بِكِتٰبِكُمْ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ

fa`tụ bikitabikum ing kuntum ṣadiqīn
Arti Terjemahannya : (Kalau begitu) maka bawalah kitabmu jika kamu orang yang benar.


QS. As Saffat : 158

وَجَعَلُوْا بَيْنَهٗ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا ۗوَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ اِنَّهُمْ لَمُحْضَرُوْنَۙ

wa ja’alụ bainahụ wa bainal-jinnati nasaba, wa laqad ‘alimatil-jinnatu innahum lamuhḍarụn
Arti Terjemahannya : Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka),


QS. As Saffat : 159

سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يَصِفُوْنَۙ

sub-hanallahi ‘amma yaṣifụn
Arti Terjemahannya : Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan,


QS. As Saffat : 160

اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ

illa ‘ibadallahil-mukhlaṣīn
Arti Terjemahannya : kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).


QS. As Saffat : 161

فَاِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُوْنَۙ

fa innakum wa ma ta’budụn
Arti Terjemahannya : Maka sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu,


QS. As Saffat : 162

مَآ اَنْتُمْ عَلَيْهِ بِفَاتِنِيْنَۙ

ma antum ‘alaihi bifatinīn
Arti Terjemahannya : tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,


QS. As Saffat : 163

اِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ الْجَحِيْمِ

illa man huwa ṣalil-jahīm
Arti Terjemahannya : kecuali orang-orang yang akan masuk ke neraka Jahim.


QS. As Saffat : 164

وَمَا مِنَّآ اِلَّا لَهٗ مَقَامٌ مَّعْلُوْمٌۙ

wa ma minna illa lahụ maqamum ma’lụm
Arti Terjemahannya : Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing mempunyai kedudukan tertentu,


QS. As Saffat : 165

وَاِنَّا لَنَحْنُ الصَّۤافُّوْنَۖ

wa inna lanahnuṣ-ṣaffụn
Arti Terjemahannya : dan sesungguhnya kami selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah).


QS. As Saffat : 166

وَاِنَّا لَنَحْنُ الْمُسَبِّحُوْنَ

wa inna lanahnul-musabbihụn
Arti Terjemahannya : Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih (kepada Allah).


QS. As Saffat : 167

وَاِنْ كَانُوْا لَيَقُوْلُوْنَۙ

wa ing kanụ layaqụlụn
Arti Terjemahannya : Dan sesungguhnya mereka (orang kafir Mekah) benar-benar pernah berkata,


QS. As Saffat : 168

لَوْ اَنَّ عِنْدَنَا ذِكْرًا مِّنَ الْاَوَّلِيْنَۙ

lau anna ‘indana żikram minal-awwalīn
Arti Terjemahannya : ”Sekiranya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu,


QS. As Saffat : 169

لَكُنَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ

lakunna ‘ibadallahil-mukhlaṣīn
Arti Terjemahannya : tentu kami akan menjadi hamba Allah yang disucikan (dari dosa).”


QS. As Saffat : 170

فَكَفَرُوْا بِهٖۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ

fa kafarụ bih, fa saufa ya’lamụn
Arti Terjemahannya : Tetapi ternyata mereka mengingkarinya (Al-Qur’an); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).


QS. As Saffat : 171

 ۖ وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا الْمُرْسَلِيْنَ

wa laqad sabaqat kalimatuna li’ibadinal-mursalīn
Arti Terjemahannya : Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,


QS. As Saffat : 172

اِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنْصُوْرُوْنَۖ

innahum lahumul-manṣụrụn
Arti Terjemahannya : (yaitu) mereka itu pasti akan mendapat pertolongan.


QS. As Saffat : 173

وَاِنَّ جُنْدَنَا لَهُمُ الْغٰلِبُوْنَ

wa inna jundana lahumul-galibụn
Arti Terjemahannya : Dan sesungguhnya bala tentara Kami itulah yang pasti menang.


QS. As Saffat : 174

فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتّٰى حِيْنٍۙ

fa tawalla ‘an-hum hatta hīn
Arti Terjemahannya : Maka berpalinglah engkau (Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu,


QS. As Saffat : 175

وَّاَبْصِرْهُمْۗ فَسَوْفَ يُبْصِرُوْنَ

wa abṣir-hum, fa saufa yubṣirụn
Arti Terjemahannya : dan perlihatkanlah kepada mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).


QS. As Saffat : 176

اَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُوْنَ

a fa bi’ażabina yasta’jilụn
Arti Terjemahannya : Maka apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan?


QS. As Saffat : 177

فَاِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَاۤءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِيْنَ

fa iża nazala bisahatihim fa sa`a ṣabahul-munżarīn
Arti Terjemahannya : Maka apabila (siksaan) itu turun di halaman mereka, maka sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan itu.


QS. As Saffat : 178

وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتّٰى حِيْنٍۙ

wa tawalla ‘an-hum hatta hīn
Arti Terjemahannya : Dan berpalinglah engkau dari mereka sampai waktu tertentu.


QS. As Saffat : 179

وَّاَبْصِرْۗ فَسَوْفَ يُبْصِرُوْنَ

wa abṣir, fa saufa yubṣirụn
Arti Terjemahannya : Dan perlihatkanlah, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).


QS. As Saffat : 180

سُبْحٰنَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَۚ

sub-hana rabbika rabbil-‘izzati ‘amma yaṣifụn
Arti Terjemahannya : Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahaperkasa dari sifat yang mereka katakan.


QS. As Saffat : 181

وَسَلٰمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَۚ

wa salamun ‘alal-mursalīn
Arti Terjemahannya : Dan selamat sejahtera bagi para rasul.


QS. As Saffat : 182

وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

wal-hamdu lillahi rabbil-‘alamīn
Arti Terjemahannya : Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.

Surah Sebelumnya:
Surat Yasin
Al-Qur’anSurah Berikutnya:
Surat Sad
Surah 037