Surat Asy Syu’ara

bacaan surat asy syu’ara dan terjemahan artinya lengkap mp3 surah per ayat/perkata yang memiliki khasiat atau manfaat untuk panduan tajwid, makhrojul huruf atau bisa untuk panduan membaca al quran dengan nada merdu.

seperti pada pembahasan surat lainnya sebagai contoh surat al kahfi, pada tema kali ini kami akan sedikit mengulas informasi untuk sobat ketahui.

adapaun arti atau makna dari surat asy syu’ara sendiri dalam bahasa indonesia adalah “para penyair”, adapaun asbabun nuzul nama surat ini diambil dari kata jamak asy sya’ir dari kata asy syu’ara yang ada di ayat yang ke 224.

adapun keutamaan atau fadhilah surat ini bisa sobat pelajari lebih lanjut pada kajian tafsir al quran, dan silahkan belajar kepada ustadz ahli tafsir supaya sobat bisa dengan benar memahami isi kandungan dari surat asy syu’ara.

selain membagikan bacaan surat asy syu’ara arab latin dan terjemahannya, disini sobat bisa memiliki mp3 surat ini dengan cara download melalui link yang ada dibawah pemutar suara.

surat ini merupakan salah satu surat populer dalam al quran seperti surat maryam dan yang lainnya.

Baik, untuk sobat semuanya yang ingin mempelajari keterangan atau informasi dari surat asy syu’ara berikut ini tabel keterangan surat yang bisa untuk sobat pelajari.

informasi surat asy syu’ara
arti namapara penyair
golongan suratmakkiyah
nama lainnya
nomor suratsurat ke 26
letak juzjuz ke 19
total ayat227 ayat
jumlah ruku’11 ruku
surat sebelumnyasurat al furqan
surat setelahnyasurat an naml

Bacaan Surat Asy Syu’ara Dan Terjemahannya

Murottal Surat Asy Syu’ara Full


Basmalah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmaanirrahiim


QS. Asy Syu’ara ayat 1

طٰسۤمّۤ

ṭa sīm mīm
Arti Terjemahan : Tha Sin Mim


QS. Asy Syu’ara ayat 2

تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْمُبِيْنِ

tilka ayatul-kitabil-mubīn
Arti Terjemahan : Inilah ayat-ayat Kitab (Al-Qur’an) yang jelas.


QS. Asy Syu’ara ayat 3

لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ اَلَّا يَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَ

la’allaka bakhi’un nafsaka alla yakụnụ mu`minīn
Arti Terjemahan : Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan), karena mereka (penduduk Mekah) tidak beriman.


QS. Asy Syu’ara ayat 4

اِنْ نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِمْ مِّنَ السَّمَاۤءِ اٰيَةً فَظَلَّتْ اَعْنَاقُهُمْ لَهَا خَاضِعِيْنَ

in nasya` nunazzil ‘alaihim minas-sama`i ayatan fa ẓallat a’naquhum laha khaḍi’īn
Arti Terjemahan : Jika Kami menghendaki, niscaya Kami turunkan kepada mereka mukjizat dari langit, yang akan membuat tengkuk mereka tunduk dengan rendah hati kepadanya.


QS. Asy Syu’ara ayat 5

وَمَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ ذِكْرٍ مِّنَ الرَّحْمٰنِ مُحْدَثٍ اِلَّا كَانُوْا عَنْهُ مُعْرِضِيْنَ

wa ma ya`tīhim min zikrim minar-raḥmani muḥdaṡin illa kanụ ‘an-hu mu’riḍīn
Arti Terjemahan : Dan setiap kali disampaikan kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur’an yang diturunkan) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka selalu berpaling darinya.


QS. Asy Syu’ara ayat 6

فَقَدْ كَذَّبُوْا فَسَيَأْتِيْهِمْ اَنْۢبـٰۤؤُا مَا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ

fa qad kazzabụ fa saya`tīhim amba`u ma kanụ bihī yastahzi`ụn
Arti Terjemahan : Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur’an), maka kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang dulu mereka perolok-olokkan.


QS. Asy Syu’ara ayat 7

اَوَلَمْ يَرَوْا اِلَى الْاَرْضِ كَمْ اَنْۢبَتْنَا فِيْهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍ كَرِيْمٍ

a wa lam yarau ilal-arḍi kam ambatna fīha ming kulli zaujing karīm
Arti Terjemahan : Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam pasangan (tumbuh-tumbuhan) yang baik?


QS. Asy Syu’ara ayat 8

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةًۗ وَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

inna fī zalika la`ayah, wa ma kana akṡaruhum mu`minīn
Arti Terjemahan : Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.


QS. Asy Syu’ara ayat 9

وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ

wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm
Arti Terjemahan : Dan sungguh, Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.


QS. Asy Syu’ara ayat 10

ۙوَاِذْ نَادٰى رَبُّكَ مُوْسٰٓى اَنِ ائْتِ الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ

wa iz nada rabbuka mụsa ani`til-qaumaẓ-ẓalimīn
Arti Terjemahan : Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), “Datangilah kaum yang zalim itu,


QS. Asy Syu’ara ayat 11

قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۗ اَلَا يَتَّقُوْنَ

qauma fir’aụn, ala yattaqụn
Arti Terjemahan : (yaitu) kaum Fir‘aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?”


QS. Asy Syu’ara ayat 12

ۙ ۗقَالَ رَبِّ اِنِّيْٓ اَخَافُ اَنْ يُّكَذِّبُوْنِ

qala rabbi innī akhafu ay yukazzibụn
Arti Terjemahan : Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh, aku takut mereka akan mendustakan aku,


QS. Asy Syu’ara ayat 13

وَيَضِيْقُ صَدْرِيْ وَلَا يَنْطَلِقُ لِسَانِيْ فَاَرْسِلْ اِلٰى هٰرُوْنَ

wa yaḍīqu ṣadrī wa la yanṭaliqu lisanī fa arsil ila harụn
Arti Terjemahan : sehingga dadaku terasa sempit dan lidahku tidak lancar, maka utuslah Harun (bersamaku).


QS. Asy Syu’ara ayat 14

 ۚوَلَهُمْ عَلَيَّ ذَنْۢبٌ فَاَخَافُ اَنْ يَّقْتُلُوْنِ

wa lahum ‘alayya zambun fa akhafu ay yaqtulụn
Arti Terjemahan : Sebab aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku.”


QS. Asy Syu’ara ayat 15

 ۙقَالَ كَلَّاۚ فَاذْهَبَا بِاٰيٰتِنَآ اِنَّا مَعَكُمْ مُّسْتَمِعُوْنَ

qala kalla, faz-haba bi`ayatina inna ma’akum mustami’ụn
Arti Terjemahan : (Allah) berfirman, “Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu)! Maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sungguh, Kami bersamamu mendengarkan (apa yang mereka katakan),


QS. Asy Syu’ara ayat 16

 ۙفَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُوْلَآ اِنَّا رَسُوْلُ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

fa`tiya fir’auna fa qụla inna rasụlu rabbil-‘alamīn
Arti Terjemahan : maka datanglah kamu berdua kepada Fir‘aun dan katakan, “Sesungguhnya kami adalah rasul-rasul Tuhan seluruh alam,


QS. Asy Syu’ara ayat 17

 ۗاَنْ اَرْسِلْ مَعَنَا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ

an arsil ma’ana banī isra`īl
Arti Terjemahan : lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami.”


QS. Asy Syu’ara ayat 18

ۗقَالَ اَلَمْ نُرَبِّكَ فِيْنَا وَلِيْدًا وَّلَبِثْتَ فِيْنَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِيْنَ

qala a lam nurabbika fīna walīdaw wa labiṡta fīna min ‘umurika sinīn
Arti Terjemahan : Dia (Fir‘aun) menjawab, “Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih kanak-kanak dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.


QS. Asy Syu’ara ayat 19

وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ الَّتِيْ فَعَلْتَ وَاَنْتَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ

wa fa’alta fa’latakallatī fa’alta wa anta minal-kafirīn
Arti Terjemahan : Dan engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan dari) perbuatan yang telah engkau lakukan dan engkau termasuk orang yang tidak tahu berterima kasih.”


QS. Asy Syu’ara ayat 20

قَالَ فَعَلْتُهَآ اِذًا وَّاَنَا۠ مِنَ الضَّاۤلِّيْنَ

qala fa’altuha izaw wa ana minaḍ-ḍallīn
Arti Terjemahan : Dia (Musa) berkata, “Aku telah melakukannya, dan ketika itu aku termasuk orang yang khilaf.


QS. Asy Syu’ara ayat 21

فَفَرَرْتُ مِنْكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِيْ رَبِّيْ حُكْمًا وَّجَعَلَنِيْ مِنَ الْمُرْسَلِيْنَ

fa farartu mingkum lamma khiftukum fa wahaba lī rabbī ḥukmaw wa ja’alanī minal-mursalīn
Arti Terjemahan : Lalu aku lari darimu karena aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku menganugerahkan ilmu kepadaku serta Dia menjadikan aku salah seorang di antara rasul-rasul.


QS. Asy Syu’ara ayat 22

ۗوَتِلْكَ نِعْمَةٌ تَمُنُّهَا عَلَيَّ اَنْ عَبَّدْتَّ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ

wa tilka ni’matun tamunnuha ‘alayya an ‘abbatta banī isra`īl
Arti Terjemahan : Dan itulah kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, (sementara) itu engkau telah memperbudak Bani Israil.”


QS. Asy Syu’ara ayat 23

قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ

qala fir’aunu wa ma rabbul-‘alamīn
Arti Terjemahan : Fir‘aun bertanya, “Siapa Tuhan seluruh alam itu?”


QS. Asy Syu’ara ayat 24

قَالَ رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَاۗ اِنْ كُنْتُمْ مُّوْقِنِيْنَ

qala rabbus-samawati wal-arḍi wa ma bainahuma, ing kuntum mụqinīn
Arti Terjemahan : Dia (Musa) menjawab, “Tuhan pencipta langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya (itulah Tuhanmu), jika kamu mempercayai-Nya.”


QS. Asy Syu’ara ayat 25

قَالَ لِمَنْ حَوْلَهٗٓ اَلَا تَسْتَمِعُوْنَ

qala liman ḥaulahū ala tastami’ụn
Arti Terjemahan : Dia (Fir‘aun) berkata kepada orang-orang di sekelilingnya, “Apakah kamu tidak mendengar (apa yang dikatakannya)?”


QS. Asy Syu’ara ayat 26

قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ

qala rabbukum wa rabbu aba`ikumul-awwalīn
Arti Terjemahan : Dia (Musa) berkata, “(Dia) Tuhanmu dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu.”


QS. Asy Syu’ara ayat 27

قَالَ اِنَّ رَسُوْلَكُمُ الَّذِيْٓ اُرْسِلَ اِلَيْكُمْ لَمَجْنُوْنٌ

qala inna rasụlakumullazī ursila ilaikum lamajnụn
Arti Terjemahan : Dia (Fir‘aun) berkata, “Sungguh, Rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila.”


QS. Asy Syu’ara ayat 28

قَالَ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَاۗ اِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُوْنَ

qala rabbul-masyriqi wal-magribi wa ma bainahuma, ing kuntum ta’qilụn
Arti Terjemahan : Dia (Musa) berkata, “(Dialah) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu mengerti.”


QS. Asy Syu’ara ayat 29

قَالَ لَىِٕنِ اتَّخَذْتَ اِلٰهًا غَيْرِيْ لَاَجْعَلَنَّكَ مِنَ الْمَسْجُوْنِيْنَ

qala la`inittakhazta ilahan gairī la`aj’alannaka minal-masjụnīn
Arti Terjemahan : Dia (Fir‘aun) berkata, “Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selain aku, pasti aku masukkan engkau ke dalam penjara.”


QS. Asy Syu’ara ayat 30

قَالَ اَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَيْءٍ مُّبِيْنٍ

qala a walau ji`tuka bisyai`im mubīn
Arti Terjemahan : Dia (Musa) berkata, “Apakah (engkau akan melakukan itu) sekalipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (bukti) yang nyata?”


QS. Asy Syu’ara ayat 31

قَالَ فَأْتِ بِهٖٓ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ

qala fa`ti bihī ing kunta minaṣ-ṣadiqīn
Arti Terjemahan : Dia (Fir‘aun) berkata, “Tunjukkan sesuatu (bukti yang nyata) itu, jika engkau termasuk orang yang benar!”


QS. Asy Syu’ara ayat 32

 ۚفَاَلْقٰى عَصَاهُ فَاِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِيْنٌ

fa alqa ‘aṣahu fa iza hiya ṡu’banum mubīn
Arti Terjemahan : Maka dia (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang sebenarnya.


QS. Asy Syu’ara ayat 33

وَنَزَعَ يَدَهٗ فَاِذَا هِيَ بَيْضَاۤءُ لِلنّٰظِرِيْنَ

wa naza’a yadahụ fa iza hiya baiḍa`u lin-naẓirīn
Arti Terjemahan : Dan dia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), tiba-tiba tangan itu menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya.


QS. Asy Syu’ara ayat 34

 ۙقَالَ لِلْمَلَاِ حَوْلَهٗٓ اِنَّ هٰذَا لَسٰحِرٌ عَلِيْمٌ

qala lil-mala`i ḥaulahū inna haza lasaḥirun ‘alīm
Arti Terjemahan : Dia (Fir‘aun) berkata kepada para pemuka di sekelilingnya, “Sesungguhnya dia (Musa) ini pasti seorang pesihir yang pandai,


QS. Asy Syu’ara ayat 35

يُّرِيْدُ اَنْ يُّخْرِجَكُمْ مِّنْ اَرْضِكُمْ بِسِحْرِهٖۖ فَمَاذَا تَأْمُرُوْنَ

yurīdu ay yukhrijakum min arḍikum bisiḥrihī fa maza ta`murụn
Arti Terjemahan : dia hendak mengusir kamu dari negerimu dengan sihirnya; karena itu apakah yang kamu sarankan?”


QS. Asy Syu’ara ayat 36

ۙقَالُوْٓا اَرْجِهْ وَاَخَاهُ وَابْعَثْ فِى الْمَدَاۤىِٕنِ حٰشِرِيْنَ

qalū arjih wa akhahu wab’aṡ fil-mada`ini ḥasyirīn
Arti Terjemahan : Mereka menjawab, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya, dan utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (pesihir),


QS. Asy Syu’ara ayat 37

يَأْتُوْكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيْمٍ

ya`tụka bikulli saḥḥarin ‘alīm
Arti Terjemahan : niscaya mereka akan mendatangkan semua pesihir yang pandai kepadamu.”


QS. Asy Syu’ara ayat 38

ۙفَجُمِعَ السَّحَرَةُ لِمِيْقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍ

fa jumi’as-saḥaratu limīqati yaumim ma’lụm
Arti Terjemahan : Lalu dikumpulkanlah para pesihir pada waktu (yang ditetapkan) pada hari yang telah ditentukan,


QS. Asy Syu’ara ayat 39

ۙوَّقِيْلَ لِلنَّاسِ هَلْ اَنْتُمْ مُّجْتَمِعُوْنَ

wa qīla lin-nasi hal antum mujtami’ụn
Arti Terjemahan : dan diumumkan kepada orang banyak, “Berkumpullah kamu semua,


QS. Asy Syu’ara ayat 40

لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ السَّحَرَةَ اِنْ كَانُوْا هُمُ الْغٰلِبِيْنَ

la’allana nattabi’us-saḥarata ing kanụ humul-galibīn
Arti Terjemahan : agar kita mengikuti para pesihir itu, jika mereka yang menang.”


QS. Asy Syu’ara ayat 41

فَلَمَّا جَاۤءَ السَّحَرَةُ قَالُوْا لِفِرْعَوْنَ اَىِٕنَّ لَنَا لَاَجْرًا اِنْ كُنَّا نَحْنُ الْغٰلِبِيْنَ

fa lamma ja`as-saḥaratu qalụ lifir’auna a inna lana la`ajran ing kunna naḥnul-galibīn
Arti Terjemahan : Maka ketika para pesihir datang, mereka berkata kepada Fir‘aun, “Apakah kami benar-benar akan mendapat imbalan yang besar jika kami yang menang?”


QS. Asy Syu’ara ayat 42

قَالَ نَعَمْ وَاِنَّكُمْ اِذًا لَّمِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ

qala na’am wa innakum izal laminal-muqarrabīn
Arti Terjemahan : Dia (Fir‘aun) menjawab, “Ya, dan bahkan kamu pasti akan mendapat kedudukan yang dekat (kepadaku).”


QS. Asy Syu’ara ayat 43

قَالَ لَهُمْ مُّوْسٰٓى اَلْقُوْا مَآ اَنْتُمْ مُّلْقُوْنَ

qala lahum mụsa alqụ ma antum mulqụn
Arti Terjemahan : Dia (Musa) berkata kepada mereka, “Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan.”


QS. Asy Syu’ara ayat 44

فَاَلْقَوْا حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوْا بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ اِنَّا لَنَحْنُ الْغٰلِبُوْنَ

fa alqau ḥibalahum wa ‘iṣiyyahum wa qalụ bi’izzati fir’auna inna lanaḥnul-galibụn
Arti Terjemahan : Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, “Demi kekuasaan Fir‘aun, pasti kamilah yang akan menang.”


QS. Asy Syu’ara ayat 45

 ۚفَاَلْقٰى مُوْسٰى عَصَاهُ فَاِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُوْنَ

fa alqa mụsa ‘aṣahu fa iza hiya talqafu ma ya`fikụn
Arti Terjemahan : Kemudian Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.


QS. Asy Syu’ara ayat 46

ۙفَاُلْقِيَ السَّحَرَةُ سٰجِدِيْنَ

fa ulqiyas-saḥaratu sajidīn
Arti Terjemahan : Maka menyungkurlah para pesihir itu, bersujud.


QS. Asy Syu’ara ayat 47

ۙقَالُوْٓا اٰمَنَّا بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

qalū amanna birabbil-‘alamīn
Arti Terjemahan : Mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam,


QS. Asy Syu’ara ayat 48

رَبِّ مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ

rabbi mụsa wa harụn
Arti Terjemahan : (yaitu) Tuhannya Musa dan Harun.”


QS. Asy Syu’ara ayat 49

قَالَ اٰمَنْتُمْ لَهٗ قَبْلَ اَنْ اٰذَنَ لَكُمْۚ اِنَّهٗ لَكَبِيْرُكُمُ الَّذِيْ عَلَّمَكُمُ السِّحْرَۚ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَ ەۗ لَاُقَطِّعَنَّ اَيْدِيَكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ مِّنْ خِلَافٍ وَّلَاُصَلِّبَنَّكُمْ اَجْمَعِيْنَۚ

qala amantum lahụ qabla an azana lakum, innahụ lakabīrukumullazī ‘allamakumus-siḥr, fa lasaufa ta’lamụn, la`uqaṭṭi’anna aidiyakum wa arjulakum min khilafiw wa la`uṣallibannakum ajma’īn
Arti Terjemahan : Dia (Fir‘aun) berkata, “Mengapa kamu beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Nanti kamu pasti akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti akan kupotong tangan dan kakimu bersilang dan sungguh, akan kusalib kamu semuanya.”


QS. Asy Syu’ara ayat 50

ۚقَالُوْا لَا ضَيْرَ ۖاِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا مُنْقَلِبُوْنَ

qalụ la ḍaira inna ila rabbina mungqalibụn
Arti Terjemahan : Mereka berkata, “Tidak ada yang kami takutkan, karena kami akan kembali kepada Tuhan kami.


QS. Asy Syu’ara ayat 51

اِنَّا نَطْمَعُ اَنْ يَّغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطٰيٰنَآ اَنْ كُنَّآ اَوَّلَ الْمُؤْمِنِيْنَ ۗ

inna naṭma’u ay yagfira lana rabbuna khaṭayana ang kunna awwalal-mu`minīn
Arti Terjemahan : Sesungguhnya kami sangat menginginkan sekiranya Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami menjadi orang yang pertama-tama beriman.”


QS. Asy Syu’ara ayat 52

 وَاَوْحَيْنَآ اِلٰى مُوْسٰٓى اَنْ اَسْرِ بِعِبَادِيْٓ اِنَّكُمْ مُّتَّبَعُوْنَ۞

wa auḥaina ila mụsa an asri bi’ibadī innakum muttaba’ụn
Arti Terjemahan : Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, “Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), sebab pasti kamu akan dikejar.”


QS. Asy Syu’ara ayat 53

 ۚفَاَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِى الْمَدَاۤىِٕنِ حٰشِرِيْنَ

fa arsala fir’aunu fil-mada`ini ḥasyirīn
Arti Terjemahan : Kemudian Fir‘aun mengirimkan orang ke kota-kota (untuk mengumpulkan bala tentaranya).


QS. Asy Syu’ara ayat 54

اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ لَشِرْذِمَةٌ قَلِيْلُوْنَۙ

inna ha`ula`i lasyirzimatung qalīlụn
Arti Terjemahan : (Fir‘aun berkata), “Sesungguhnya mereka (Bani Israil) hanya sekelompok kecil,


QS. Asy Syu’ara ayat 55

 ۙوَاِنَّهُمْ لَنَا لَغَاۤىِٕظُوْنَ

wa innahum lana laga`iẓụn
Arti Terjemahan : dan sesungguhnya mereka telah berbuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,


QS. Asy Syu’ara ayat 56

 ۗوَاِنَّا لَجَمِيْعٌ حٰذِرُوْنَ

wa inna lajamī’un ḥazirụn
Arti Terjemahan : dan sesungguhnya kita semua tanpa kecuali harus selalu waspada.”


QS. Asy Syu’ara ayat 57

 ۙفَاَخْرَجْنٰهُمْ مِّنْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ

fa akhrajnahum min jannatiw wa ‘uyụn
Arti Terjemahan : Kemudian, Kami keluarkan mereka (Fir‘aun dan kaumnya) dari taman-taman dan mata air,


QS. Asy Syu’ara ayat 58

ۙوَّكُنُوْزٍ وَّمَقَامٍ كَرِيْمٍ

wa kunụziw wa maqaming karīm
Arti Terjemahan : dan (dari) harta kekayaan dan kedudukan yang mulia,


QS. Asy Syu’ara ayat 59

 ۗكَذٰلِكَۚ وَاَوْرَثْنٰهَا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ

kazalik, wa auraṡnaha banī isra`īl
Arti Terjemahan : demikianlah, dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil.


QS. Asy Syu’ara ayat 60

فَاَتْبَعُوْهُمْ مُّشْرِقِيْنَ

fa atba’ụhum musyriqīn
Arti Terjemahan : Lalu (Fir‘aun dan bala tentaranya) dapat menyusul mereka pada waktu matahari terbit.


QS. Asy Syu’ara ayat 61

 ۚفَلَمَّا تَرَاۤءَ الْجَمْعٰنِ قَالَ اَصْحٰبُ مُوْسٰٓى اِنَّا لَمُدْرَكُوْنَ

fa lamma tara`al-jam’ani qala aṣ-ḥabu mụsa inna lamudrakụn
Arti Terjemahan : Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, “Kita benar-benar akan tersusul.”


QS. Asy Syu’ara ayat 62

قَالَ كَلَّاۗ اِنَّ مَعِيَ رَبِّيْ سَيَهْدِيْنِ

qala kalla, inna ma’iya rabbī sayahdīn
Arti Terjemahan : Dia (Musa) menjawab, “Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.”


QS. Asy Syu’ara ayat 63

ۚفَاَوْحَيْنَآ اِلٰى مُوْسٰٓى اَنِ اضْرِبْ بِّعَصَاكَ الْبَحْرَۗ فَانْفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيْمِ

fa auḥaina ila mụsa aniḍrib bi’aṣakal-baḥr, fanfalaqa fa kana kullu firqing kaṭ-ṭaudil-‘aẓīm
Arti Terjemahan : Lalu Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.


QS. Asy Syu’ara ayat 64

ۚوَاَزْلَفْنَا ثَمَّ الْاٰخَرِيْنَ

wa azlafna ṡammal-akharīn
Arti Terjemahan : Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.


QS. Asy Syu’ara ayat 65

ۚوَاَنْجَيْنَا مُوْسٰى وَمَنْ مَّعَهٗٓ اَجْمَعِيْنَ

wa anjaina mụsa wa mam ma’ahū ajma’īn
Arti Terjemahan : Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya.


QS. Asy Syu’ara ayat 66

 ۗثُمَّ اَغْرَقْنَا الْاٰخَرِيْنَ

ṡumma agraqnal-akharīn
Arti Terjemahan : Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain.


QS. Asy Syu’ara ayat 67

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

inna fī zalika la`ayah, wa ma kana akṡaruhum mu`minīn
Arti Terjemahan : Sungguh, pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.


QS. Asy Syu’ara ayat 68

وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ

wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm
Arti Terjemahan : Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.


QS. Asy Syu’ara ayat 69

 ۘوَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَاَ اِبْرٰهِيْمَ

watlu ‘alaihim naba`a ibrahīm
Arti Terjemahan : Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.


QS. Asy Syu’ara ayat 70

اِذْ قَالَ لِاَبِيْهِ وَقَوْمِهٖ مَا تَعْبُدُوْنَ

iz qala li`abīhi wa qaumihī ma ta’budụn
Arti Terjemahan : Ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Apakah yang kamu sembah?”


QS. Asy Syu’ara ayat 71

قَالُوْا نَعْبُدُ اَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عٰكِفِيْنَ

qalụ na’budu aṣnaman fa naẓallu laha ‘akifīn
Arti Terjemahan : Mereka menjawab, “Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya.”


QS. Asy Syu’ara ayat 72

 ۙقَالَ هَلْ يَسْمَعُوْنَكُمْ اِذْ تَدْعُوْنَ

qala hal yasma’ụnakum iz tad’ụn
Arti Terjemahan : Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)?


QS. Asy Syu’ara ayat 73

اَوْ يَنْفَعُوْنَكُمْ اَوْ يَضُرُّوْنَ

au yanfa’ụnakum au yaḍurrụn
Arti Terjemahan : Atau (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu?”


QS. Asy Syu’ara ayat 74

قَالُوْا بَلْ وَجَدْنَآ اٰبَاۤءَنَا كَذٰلِكَ يَفْعَلُوْنَ

qalụ bal wajadna aba`ana kazalika yaf’alụn
Arti Terjemahan : Mereka menjawab, “Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu.”


QS. Asy Syu’ara ayat 75

ۙقَالَ اَفَرَءَيْتُمْ مَّا كُنْتُمْ تَعْبُدُوْنَ

qala a fa ra`aitum ma kuntum ta’budụn
Arti Terjemahan : Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu sembah,


QS. Asy Syu’ara ayat 76

ۙاَنْتُمْ وَاٰبَاۤؤُكُمُ الْاَقْدَمُوْنَ

antum wa aba`ukumul-aqdamụn
Arti Terjemahan : kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu?


QS. Asy Syu’ara ayat 77

ۙفَاِنَّهُمْ عَدُوٌّ لِّيْٓ اِلَّا رَبَّ الْعٰلَمِيْنَ

fa innahum ‘aduwwul lī illa rabbal-‘alamīn
Arti Terjemahan : Sesungguhnya mereka (apa yang kamu sembah) itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam,


QS. Asy Syu’ara ayat 78

ۙالَّذِيْ خَلَقَنِيْ فَهُوَ يَهْدِيْنِ

allazī khalaqanī fa huwa yahdīn
Arti Terjemahan : (yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku,


QS. Asy Syu’ara ayat 79

ۙوَالَّذِيْ هُوَ يُطْعِمُنِيْ وَيَسْقِيْنِ

wallazī huwa yuṭ’imunī wa yasqīn
Arti Terjemahan : dan Yang memberi makan dan minum kepadaku;


QS. Asy Syu’ara ayat 80

ۙوَاِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِ

wa iza mariḍtu fa huwa yasyfīn
Arti Terjemahan : dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,


QS. Asy Syu’ara ayat 81

ۙوَالَّذِيْ يُمِيْتُنِيْ ثُمَّ يُحْيِيْنِ

wallazī yumītunī ṡumma yuḥyīn
Arti Terjemahan : dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),


QS. Asy Syu’ara ayat 82

 ۗوَالَّذِيْٓ اَطْمَعُ اَنْ يَّغْفِرَ لِيْ خَطِيْۤـَٔتِيْ يَوْمَ الدِّيْنِ

wallazī aṭma’u ay yagfira lī khaṭī`atī yaumad-dīn
Arti Terjemahan : dan Yang sangat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari Kiamat.”


QS. Asy Syu’ara ayat 83

 ۙرَبِّ هَبْ لِيْ حُكْمًا وَّاَلْحِقْنِيْ بِالصّٰلِحِيْنَ

rabbi hab lī ḥukmaw wa al-ḥiqnī biṣ-ṣaliḥīn
Arti Terjemahan : :(Ibrahim berdoa), “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,


QS. Asy Syu’ara ayat 84

ۙوَاجْعَلْ لِّيْ لِسَانَ صِدْقٍ فِى الْاٰخِرِيْنَ

waj’al lī lisana ṣidqin fil-akhirīn
Arti Terjemahan : dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,


QS. Asy Syu’ara ayat 85

ۙوَاجْعَلْنِيْ مِنْ وَّرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِ

waj’alnī miw waraṡati jannatin-na’īm
Arti Terjemahan : dan jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan,


QS. Asy Syu’ara ayat 86

ۙوَاغْفِرْ لِاَبِيْٓ اِنَّهٗ كَانَ مِنَ الضَّاۤلِّيْنَ

wagfir li`abī innahụ kana minaḍ-ḍallīn
Arti Terjemahan : dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang yang sesat,


QS. Asy Syu’ara ayat 87

وَلَا تُخْزِنِيْ يَوْمَ يُبْعَثُوْنَۙ

wa la tukhzinī yauma yub’aṡụn
Arti Terjemahan : dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,


QS. Asy Syu’ara ayat 88

ۙيَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ

yauma la yanfa’u maluw wa la banụn
Arti Terjemahan : (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,


QS. Asy Syu’ara ayat 89

 ۗاِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ

illa man atallaha biqalbin salīm
Arti Terjemahan : kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,


QS. Asy Syu’ara ayat 90

ۙوَاُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِيْنَ

wa uzlifatil-jannatu lil-muttaqīn
Arti Terjemahan : dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa,


QS. Asy Syu’ara ayat 91

ۙوَبُرِّزَتِ الْجَحِيْمُ لِلْغٰوِيْنَ

wa burrizatil-jaḥīmu lil-gawīn
Arti Terjemahan : dan neraka Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang-orang yang sesat,”


QS. Asy Syu’ara ayat 92

ۙوَقِيْلَ لَهُمْ اَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْبُدُوْنَ

wa qīla lahum aina ma kuntum ta’budụn
Arti Terjemahan : dan dikatakan kepada mereka, “Di mana berhala-berhala yang dahulu kamu sembah,


QS. Asy Syu’ara ayat 93

ۗمِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗهَلْ يَنْصُرُوْنَكُمْ اَوْ يَنْتَصِرُوْنَ

min dụnillah, hal yanṣurụnakum au yantaṣirụn
Arti Terjemahan : selain Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?”


QS. Asy Syu’ara ayat 94

ۙفَكُبْكِبُوْا فِيْهَا هُمْ وَالْغَاوٗنَ

fakubkibụ fīha hum wal-gawụn
Arti Terjemahan : Maka mereka (sesembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama orang-orang yang sesat,


QS. Asy Syu’ara ayat 95

ۗوَجُنُوْدُ اِبْلِيْسَ اَجْمَعُوْنَ

wa junụdu iblīsa ajma’ụn
Arti Terjemahan : dan bala tentara Iblis semuanya.


QS. Asy Syu’ara ayat 96

قَالُوْا وَهُمْ فِيْهَا يَخْتَصِمُوْنَ

qalụ wa hum fīha yakhtaṣimụn
Arti Terjemahan : Mereka berkata sambil bertengkar di dalamnya (neraka),


QS. Asy Syu’ara ayat 97

 ۙتَاللّٰهِ اِنْ كُنَّا لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ

tallahi ing kunna lafī ḍalalim mubīn
Arti Terjemahan : ”Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,


QS. Asy Syu’ara ayat 98

اِذْ نُسَوِّيْكُمْ بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

iz nusawwīkum birabbil-‘alamīn
Arti Terjemahan : karena kita mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan seluruh alam.


QS. Asy Syu’ara ayat 99

وَمَآ اَضَلَّنَآ اِلَّا الْمُجْرِمُوْنَ

wa ma aḍallana illal-mujrimụn
Arti Terjemahan : Dan tidak ada yang menyesatkan kita kecuali orang-orang yang berdosa.


QS. Asy Syu’ara ayat 100

ۙفَمَا لَنَا مِنْ شَافِعِيْنَ

fa ma lana min syafi’īn
Arti Terjemahan : Maka sehingga (sekarang) kita tidak mempunyai pemberi syafaat (penolong),


QS. Asy Syu’ara ayat 101

وَلَا صَدِيْقٍ حَمِيْمٍ

wa la ṣadīqin ḥamīm
Arti Terjemahan : dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,


QS. Asy Syu’ara ayat 102

فَلَوْ اَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

falau anna lana karratan fa nakụna minal-mu`minīn
Arti Terjemahan : Maka seandainya kita dapat kembali (ke dunia) niscaya kita menjadi orang-orang yang beriman.”


QS. Asy Syu’ara ayat 103

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

inna fī zalika la`ayah, wa ma kana akṡaruhum mu`minīn
Arti Terjemahan : Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.


QS. Asy Syu’ara ayat 104

وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ

wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm
Arti Terjemahan : Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar Dialah Mahaperkasa, Maha Penyayang.


QS. Asy Syu’ara ayat 105

ۚكَذَّبَتْ قَوْمُ نُوْحِ ِۨالْمُرْسَلِيْنَ

kazzabat qaumu nụḥinil-mursalīn
Arti Terjemahan : Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.


QS. Asy Syu’ara ayat 106

 ۚاِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ نُوْحٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ

iz qala lahum akhụhum nụḥun ala tattaqụn
Arti Terjemahan : Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?


QS. Asy Syu’ara ayat 107

ۙاِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ

innī lakum rasụlun amīn
Arti Terjemahan : Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,


QS. Asy Syu’ara ayat 108

فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ

fattaqullaha wa aṭī’ụn
Arti Terjemahan : Maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.


QS. Asy Syu’ara ayat 109

ۚوَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍۚ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

wa ma as`alukum ‘alaihi min ajr, in ajriya illa ‘ala rabbil-‘alamīn
Arti Terjemahan : Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.


QS. Asy Syu’ara ayat 110

فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ

fattaqullaha wa aṭī’ụn
Arti Terjemahan : Maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.”


QS. Asy Syu’ara ayat 111

ۗقَالُوْٓا اَنُؤْمِنُ لَكَ وَاتَّبَعَكَ الْاَرْذَلُوْنَ۞

qalū a nu`minu laka wattaba’akal-arzalụn
Arti Terjemahan : Mereka berkata, “Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?”


QS. Asy Syu’ara ayat 112

ۚقَالَ وَمَا عِلْمِيْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

qala wa ma ‘ilmī bima kanụ ya’malụn
Arti Terjemahan : Dia (Nuh) menjawab, “Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan.


QS. Asy Syu’ara ayat 113

 ۚاِنْ حِسَابُهُمْ اِلَّا عَلٰى رَبِّيْ لَوْ تَشْعُرُوْنَ

in ḥisabuhum illa ‘ala rabbī lau tasy’urụn
Arti Terjemahan : Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, jika kamu menyadari.


QS. Asy Syu’ara ayat 114

 ۚوَمَآ اَنَا۠ بِطَارِدِ الْمُؤْمِنِيْنَ

wa ma ana biṭaridil-mu`minīn
Arti Terjemahan : Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.


QS. Asy Syu’ara ayat 115

ۗاِنْ اَنَا۠ اِلَّا نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ

in ana illa nazīrum mubīn
Arti Terjemahan : Aku (ini) hanyalah pemberi peringatan yang jelas.”


QS. Asy Syu’ara ayat 116

قَالُوْا لَىِٕنْ لَّمْ تَنْتَهِ يٰنُوْحُ لَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْمَرْجُوْمِيْنَۗ

qalụ la`il lam tantahi ya nụḥu latakụnanna minal-marjụmīn
Arti Terjemahan : Mereka berkata, “Wahai Nuh! Sungguh, jika engkau tidak (mau) berhenti, niscaya engkau termasuk orang yang dirajam (dilempari batu sampai mati).”


QS. Asy Syu’ara ayat 117

قَالَ رَبِّ اِنَّ قَوْمِيْ كَذَّبُوْنِۖ

qala rabbi inna qaumī kazzabụn
Arti Terjemahan : Dia (Nuh) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh kaumku telah mendustakan aku;


QS. Asy Syu’ara ayat 118

فَافْتَحْ بَيْنِيْ وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَّنَجِّنِيْ وَمَنْ مَّعِيَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

faftaḥ bainī wa bainahum fat-ḥaw wa najjinī wa mam ma’iya minal-mu`minīn
Arti Terjemahan : maka berilah keputusan antara aku dengan mereka, dan selamatkanlah aku dan mereka yang beriman bersamaku.”


QS. Asy Syu’ara ayat 119

فَاَنْجَيْنٰهُ وَمَنْ مَّعَهٗ فِى الْفُلْكِ الْمَشْحُوْنِ

fa anjainahu wa mam ma’ahụ fil-fulkil-masy-ḥụn
Arti Terjemahan : Kemudian Kami menyelamatkannya Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.


QS. Asy Syu’ara ayat 120

ثُمَّ اَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبٰقِيْنَ

ṡumma agraqna ba’dul-baqīn
Arti Terjemahan : Kemudian setelah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.


QS. Asy Syu’ara ayat 121

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

inna fī zalika la`ayah, wa ma kana akṡaruhum mu`minīn
Arti Terjemahan : Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.


QS. Asy Syu’ara ayat 122

وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ

wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm
Arti Terjemahan : Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.


QS. Asy Syu’ara ayat 123

 ۖكَذَّبَتْ عَادُ ِۨالْمُرْسَلِيْنَ

kazzabat ‘adunil-mursalīn
Arti Terjemahan : (Kaum) ‘Ad telah mendustakan para rasul.


QS. Asy Syu’ara ayat 124

 ۚاِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ هُوْدٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ

iz qala lahum akhụhum hụdun ala tattaqụn
Arti Terjemahan : Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?


QS. Asy Syu’ara ayat 125

 ۙاِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ

innī lakum rasụlun amīn
Arti Terjemahan : Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,


QS. Asy Syu’ara ayat 126

ۚفَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ

fattaqullaha wa aṭī’ụn
Arti Terjemahan : karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.


QS. Asy Syu’ara ayat 127

 ۗوَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍۚ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

wa ma as`alukum ‘alaihi min ajr, in ajriya illa ‘ala rabbil-‘alamīn
Arti Terjemahan : Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.


QS. Asy Syu’ara ayat 128

ۙاَتَبْنُوْنَ بِكُلِّ رِيْعٍ اٰيَةً تَعْبَثُوْنَ

a tabnụna bikulli rī’in ayatan ta’baṡụn
Arti Terjemahan : Apakah kamu mendirikan istana-istana pada setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati,


QS. Asy Syu’ara ayat 129

وَتَتَّخِذُوْنَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُوْنَۚ

wa tattakhizụna maṣani’a la’allakum takhludụn
Arti Terjemahan : dan kamu membuat benteng-benteng dengan harapan kamu hidup kekal?


QS. Asy Syu’ara ayat 130

وَاِذَا بَطَشْتُمْ بَطَشْتُمْ جَبَّارِيْنَۚ

wa iza baṭasytum baṭasytum jabbarīn
Arti Terjemahan : Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu lakukan secara kejam dan bengis.


QS. Asy Syu’ara ayat 131

فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ

fattaqullaha wa aṭī’ụn
Arti Terjemahan : Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku,


QS. Asy Syu’ara ayat 132

 ۚوَاتَّقُوا الَّذِيْٓ اَمَدَّكُمْ بِمَا تَعْلَمُوْنَ

wattaqullazī amaddakum bima ta’lamụn
Arti Terjemahan : dan tetaplah kamu bertakwa kepada-Nya yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.


QS. Asy Syu’ara ayat 133

اَمَدَّكُمْ بِاَنْعَامٍ وَّبَنِيْنَۙ

amaddakum bi`an’amiw wa banīn
Arti Terjemahan : Dia (Allah) telah menganugerahkan kepadamu hewan ternak dan anak-anak,


QS. Asy Syu’ara ayat 134

وَجَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۚ

wa jannatiw wa ‘uyụn
Arti Terjemahan : dan kebun-kebun, dan mata air,


QS. Asy Syu’ara ayat 135

 ۗاِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ

innī akhafu ‘alaikum ‘azaba yaumin ‘aẓīm
Arti Terjemahan : sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar.”


QS. Asy Syu’ara ayat 136

 ۙقَالُوْا سَوَاۤءٌ عَلَيْنَآ اَوَعَظْتَ اَمْ لَمْ تَكُنْ مِّنَ الْوَاعِظِيْنَ

qalụ sawa`un ‘alaina a wa’aẓta am lam takum minal-wa’iẓīn
Arti Terjemahan : Mereka menjawab, “Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat,


QS. Asy Syu’ara ayat 137

ۙاِنْ هٰذَآ اِلَّا خُلُقُ الْاَوَّلِيْنَ

in haza illa khuluqul-awwalīn
Arti Terjemahan : (agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang-orang terdahulu,


QS. Asy Syu’ara ayat 138

 ۚوَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِيْنَ

wa ma naḥnu bimu’azzabīn
Arti Terjemahan : dan kami (sama sekali) tidak akan diazab.”


QS. Asy Syu’ara ayat 139

فَكَذَّبُوْهُ فَاَهْلَكْنٰهُمْۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

fa kazzabụhu fa ahlaknahum, inna fī zalika la`ayah, wa ma kana akṡaruhum mu`minīn
Arti Terjemahan : Maka mereka mendustakannya (Hud), lalu Kami binasakan mereka. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.


QS. Asy Syu’ara ayat 140

وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ

wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm
Arti Terjemahan : Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.


QS. Asy Syu’ara ayat 141

 ۖكَذَّبَتْ ثَمُوْدُ الْمُرْسَلِيْنَ

kazzabat ṡamụdul-mursalīn
Arti Terjemahan : Kaum Samud telah mendustakan para rasul.


QS. Asy Syu’ara ayat 142

ۚاِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ صٰلِحٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ

iz qala lahum akhụhum ṣaliḥun ala tattaqụn
Arti Terjemahan : Ketika saudara mereka Saleh berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?


QS. Asy Syu’ara ayat 143

 ۙاِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ

innī lakum rasụlun amīn
Arti Terjemahan : Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,


QS. Asy Syu’ara ayat 144

 ۚفَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ

fattaqullaha wa aṭī’ụn
Arti Terjemahan : karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.


QS. Asy Syu’ara ayat 145

 ۗوَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍۚ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

wa ma as`alukum ‘alaihi min ajr, in ajriya illa ‘ala rabbil-‘alamīn
Arti Terjemahan : Dan aku tidak meminta sesuatu imbalan kepadamu atas ajakan itu, imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.


QS. Asy Syu’ara ayat 146

 ۙاَتُتْرَكُوْنَ فِيْ مَا هٰهُنَآ اٰمِنِيْنَ

a tutrakụna fī ma hahuna aminīn
Arti Terjemahan : Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,


QS. Asy Syu’ara ayat 147

ۙفِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ

fī jannatiw wa ‘uyụn
Arti Terjemahan : di dalam kebun-kebun dan mata air,


QS. Asy Syu’ara ayat 148

 ۚوَّزُرُوْعٍ وَّنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيْمٌ

wa zurụ’iw wa nakhlin ṭal’uha haḍīm
Arti Terjemahan : dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.


QS. Asy Syu’ara ayat 149

وَتَنْحِتُوْنَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوْتًا فٰرِهِيْنَ

wa tan-ḥitụna minal-jibali buyụtan farihīn
Arti Terjemahan : Dan kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah;


QS. Asy Syu’ara ayat 150

 ۚفَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ

fattaqullaha wa aṭī’ụn
Arti Terjemahan : maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;


QS. Asy Syu’ara ayat 151

ۙوَلَا تُطِيْعُوْٓا اَمْرَ الْمُسْرِفِيْنَ

wa la tuṭī’ū amral-musrifīn
Arti Terjemahan : dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas,


QS. Asy Syu’ara ayat 152

الَّذِيْنَ يُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ وَلَا يُصْلِحُوْنَ

allazīna yufsidụna fil-arḍi wa la yuṣliḥụn
Arti Terjemahan : yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan.”


QS. Asy Syu’ara ayat 153

ۙقَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَ

qalū innama anta minal-musaḥḥarīn
Arti Terjemahan : Mereka berkata, “Sungguh, engkau hanyalah termasuk orang yang kena sihir;


QS. Asy Syu’ara ayat 154

مَآ اَنْتَ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَاۙ فَأْتِ بِاٰيَةٍ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ

ma anta illa basyarum miṡluna fa`ti bi`ayatin ing kunta minaṣ-ṣadiqīn
Arti Terjemahan : engkau hanyalah manusia seperti kami; maka datangkanlah sesuatu mukjizat jika engkau termasuk orang yang benar.”


QS. Asy Syu’ara ayat 155

 ۚقَالَ هٰذِهٖ نَاقَةٌ لَّهَا شِرْبٌ وَّلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍ

qala hazihī naqatul laha syirbuw wa lakum syirbu yaumim ma’lụm
Arti Terjemahan : Dia (Saleh) menjawab, “Ini seekor unta betina, yang berhak mendapatkan (giliran) minum, dan kamu juga berhak mendapatkan minum pada hari yang ditentukan.


QS. Asy Syu’ara ayat 156

وَلَا تَمَسُّوْهَا بِسُوْۤءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيْمٍ

wa la tamassụha bisū`in fa ya`khuzakum ‘azabu yaumin ‘aẓīm
Arti Terjemahan : Dan jangan kamu menyentuhnya (unta itu) dengan sesuatu kejahatan, nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”


QS. Asy Syu’ara ayat 157

 ۙفَعَقَرُوْهَا فَاَصْبَحُوْا نٰدِمِيْنَ

fa ‘aqarụha fa aṣbaḥụ nadimīn
Arti Terjemahan : Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka merasa menyesal,


QS. Asy Syu’ara ayat 158

فَاَخَذَهُمُ الْعَذَابُۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

fa akhazahumul-‘azab, inna fī zalika la`ayah, wa ma kana akṡaruhum mu`minīn
Arti Terjemahan : maka mereka ditimpa azab. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.


QS. Asy Syu’ara ayat 159

وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ

wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm
Arti Terjemahan : Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.


QS. Asy Syu’ara ayat 160

 ۖكَذَّبَتْ قَوْمُ لُوْطِ ِۨالْمُرْسَلِيْنَ

kazzabat qaumu lụṭinil-mursalīn
Arti Terjemahan : Kaum Lut telah mendustakan para rasul,


QS. Asy Syu’ara ayat 161

 ۚاِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ لُوْطٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ

iz qala lahum akhụhum lụṭun ala tattaqụn
Arti Terjemahan : ketika saudara mereka Lut berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?”


QS. Asy Syu’ara ayat 162

ۙاِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ

innī lakum rasụlun amīn
Arti Terjemahan : Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,


QS. Asy Syu’ara ayat 163

ۚفَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ

fattaqullaha wa aṭī’ụn
Arti Terjemahan : maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.


QS. Asy Syu’ara ayat 164

 ۗوَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

wa ma as`alukum ‘alaihi min ajrin in ajriya illa ‘ala rabbil-‘alamīn
Arti Terjemahan : Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.


QS. Asy Syu’ara ayat 165

 ۙاَتَأْتُوْنَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعٰلَمِيْنَ

a ta`tụnaz-zukrana minal-‘alamīn
Arti Terjemahan : Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia (berbuat homoseks),


QS. Asy Syu’ara ayat 166

وَتَذَرُوْنَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِّنْ اَزْوَاجِكُمْۗ بَلْ اَنْتُمْ قَوْمُنْ عٰدُوْنَ

wa tazarụna ma khalaqa lakum rabbukum min azwajikum, bal antum qaumun ‘adụn
Arti Terjemahan : dan kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istri kamu? Kamu (memang) orang-orang yang melampaui batas.”


QS. Asy Syu’ara ayat 167

قَالُوْا لَىِٕنْ لَّمْ تَنْتَهِ يٰلُوْطُ لَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِيْنَ

qalụ la`il lam tantahi ya lụṭu latakụnanna minal-mukhrajīn
Arti Terjemahan : Mereka menjawab, “Wahai Lut! Jika engkau tidak berhenti, engkau termasuk orang-orang yang terusir.”


QS. Asy Syu’ara ayat 168

 ۗقَالَ ِانِّيْ لِعَمَلِكُمْ مِّنَ الْقَالِيْنَ

qala innī li’amalikum minal-qalīn
Arti Terjemahan : Dia (Lut) berkata, “Aku sungguh benci kepada perbuatanmu.”


QS. Asy Syu’ara ayat 169

رَبِّ نَجِّنِيْ وَاَهْلِيْ مِمَّا يَعْمَلُوْنَ

rabbi najjinī wa ahlī mimma ya’malụn
Arti Terjemahan : (Lut berdoa), “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan.”


QS. Asy Syu’ara ayat 170

ۙفَنَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗٓ اَجْمَعِيْنَ

fa najjainahu wa ahlahū ajma’īn
Arti Terjemahan : Lalu Kami selamatkan dia bersama keluarganya semua,


QS. Asy Syu’ara ayat 171

 ۚاِلَّا عَجُوْزًا فِى الْغٰبِرِيْنَ

illa ‘ajụzan fil-gabirīn
Arti Terjemahan : kecuali seorang perempuan tua (istrinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal.


QS. Asy Syu’ara ayat 172

 ۚثُمَّ دَمَّرْنَا الْاٰخَرِيْنَ

ṡumma dammarnal-akharīn
Arti Terjemahan : Kemudian Kami binasakan yang lain.


QS. Asy Syu’ara ayat 173

وَاَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَّطَرًاۚ فَسَاۤءَ مَطَرُ الْمُنْذَرِيْنَ

wa amṭarna ‘alaihim maṭara, fa sa`a maṭarul-munzarīn
Arti Terjemahan : Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.


QS. Asy Syu’ara ayat 174

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

inna fī zalika la`ayah, wa ma kana akṡaruhum mu`minīn
Arti Terjemahan : Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.


QS. Asy Syu’ara ayat 175

وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ

wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm
Arti Terjemahan : Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.


QS. Asy Syu’ara ayat 176

 ۖكَذَّبَ اَصْحٰبُ لْـَٔيْكَةِ الْمُرْسَلِيْنَ

kazzaba aṣ-ḥabul-aikatil-mursalīn
Arti Terjemahan : Penduduk Aikah telah mendustakan para rasul;


QS. Asy Syu’ara ayat 177

ۚاِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ

iz qala lahum syu’aibun ala tattaqụn
Arti Terjemahan : ketika Syuaib berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?


QS. Asy Syu’ara ayat 178

 ۙاِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ

innī lakum rasụlun amīn
Arti Terjemahan : Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,


QS. Asy Syu’ara ayat 179

 ۚفَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ

fattaqullaha wa aṭī’ụn
Arti Terjemahan : maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;


QS. Asy Syu’ara ayat 180

 ۗوَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

wa ma as`alukum ‘alaihi min ajrin in ajriya illa ‘ala rabbil-‘alamīn
Arti Terjemahan : Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.


QS. Asy Syu’ara ayat 181

 ۚ اَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُوْنُوْا مِنَ الْمُخْسِرِيْنَ ۞

auful-kaila wa la takụnụ minal-mukhsirīn
Arti Terjemahan : Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu merugikan orang lain.


QS. Asy Syu’ara ayat 182

 ۚوَزِنُوْا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيْمِ

wa zinụ bil-qisṭasil-mustaqīm
Arti Terjemahan : Dan timbanglah dengan timbangan yang benar.


QS. Asy Syu’ara ayat 183

ۚوَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ اَشْيَاۤءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِى الْاَرْضِ مُفْسِدِيْنَ

wa la tabkhasun-nasa asy-ya`ahum wa la ta’ṡau fil-arḍi mufsidīn
Arti Terjemahan : Dan janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi;


QS. Asy Syu’ara ayat 184

 ۗوَاتَّقُوا الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الْاَوَّلِيْنَ

wattaqullazī khalaqakum wal-jibillatal-awwalīn
Arti Terjemahan : dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang terdahulu.”


QS. Asy Syu’ara ayat 185

 ۙقَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَ

qalū innama anta minal-musaḥḥarīn
Arti Terjemahan : Mereka berkata, “Engkau tidak lain hanyalah orang-orang yang kena sihir.


QS. Asy Syu’ara ayat 186

ۚوَمَآ اَنْتَ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَاِنْ نَّظُنُّكَ لَمِنَ الْكٰذِبِيْنَ

wa ma anta illa basyarum miṡluna wa in naẓunnuka laminal-kazibīn
Arti Terjemahan : Dan engkau hanyalah manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin engkau termasuk orang-orang yang berdusta.


QS. Asy Syu’ara ayat 187

 ۗفَاَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِّنَ السَّمَاۤءِ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ

fa asqiṭ ‘alaina kisafam minas-sama`i ing kunta minaṣ-ṣadiqīn
Arti Terjemahan : Maka jatuhkanlah kepada kami gumpalan dari langit, jika engkau termasuk orang-orang yang benar.”


QS. Asy Syu’ara ayat 188

قَالَ رَبِّيْٓ اَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

qala rabbī a’lamu bima ta’malụn
Arti Terjemahan : Dia (Syuaib) berkata, “Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan.”


QS. Asy Syu’ara ayat 189

فَكَذَّبُوْهُ فَاَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ الظُّلَّةِ ۗاِنَّهٗ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ

fa kazzabụhu fa akhazahum ‘azabu yaumiẓ-ẓullah, innahụ kana ‘azaba yaumin ‘aẓīm
Arti Terjemahan : Kemudian mereka mendustakannya (Syuaib), lalu mereka ditimpa azab pada hari yang gelap. Sungguh, itulah azab pada hari yang dahsyat.


QS. Asy Syu’ara ayat 190

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

inna fī zalika la`ayah, wa ma kana akṡaruhum mu`minīn
Arti Terjemahan : Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.


QS. Asy Syu’ara ayat 191

وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ

wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm
Arti Terjemahan : Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.


QS. Asy Syu’ara ayat 192

ۗوَاِنَّهٗ لَتَنْزِيْلُ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

wa innahụ latanzīlu rabbil-‘alamīn
Arti Terjemahan : Dan sungguh, (Al-Qur’an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam,


QS. Asy Syu’ara ayat 193

 ۙنَزَلَ بِهِ الرُّوْحُ الْاَمِيْنُ

nazala bihir-rụḥul-amīn
Arti Terjemahan : Yang dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril),


QS. Asy Syu’ara ayat 194

ۙعَلٰى قَلْبِكَ لِتَكُوْنَ مِنَ الْمُنْذِرِيْنَ

‘ala qalbika litakụna minal-munzirīn
Arti Terjemahan : ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan,


QS. Asy Syu’ara ayat 195

 ۗبِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِيْنٍ

bilisanin ‘arabiyyim mubīn
Arti Terjemahan : dengan bahasa Arab yang jelas.


QS. Asy Syu’ara ayat 196

وَاِنَّهٗ لَفِيْ زُبُرِ الْاَوَّلِيْنَ

wa innahụ lafī zuburil-awwalīn
Arti Terjemahan : Dan sungguh, (Al-Qur’an) itu (disebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu.


QS. Asy Syu’ara ayat 197

اَوَلَمْ يَكُنْ لَّهُمْ اٰيَةً اَنْ يَّعْلَمَهٗ عُلَمٰۤؤُا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ

a wa lam yakul lahum ayatan ay ya’lamahụ ‘ulama`u banī isra`īl
Arti Terjemahan : Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?


QS. Asy Syu’ara ayat 198

 ۙوَلَوْ نَزَّلْنٰهُ عَلٰى بَعْضِ الْاَعْجَمِيْنَ

walau nazzalnahu ‘ala ba’ḍil-a’jamīn
Arti Terjemahan : Dan seandainya (Al-Qur’an) itu Kami turunkan kepada sebagian dari golongan bukan Arab,


QS. Asy Syu’ara ayat 199

ۗفَقَرَاَهٗ عَلَيْهِمْ مَّا كَانُوْا بِهٖ مُؤْمِنِيْنَ

faqara`ahụ ‘alaihim ma kanụ bihī mu`minīn
Arti Terjemahan : lalu dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya.


QS. Asy Syu’ara ayat 200

ۗكَذٰلِكَ سَلَكْنٰهُ فِيْ قُلُوْبِ الْمُجْرِمِيْنَ

kazalika salaknahu fī qulụbil-mujrimīn
Arti Terjemahan : Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati orang-orang yang berdosa,


QS. Asy Syu’ara ayat 201

لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ حَتّٰى يَرَوُا الْعَذَابَ الْاَلِيْمَ

la yu`minụna bihī ḥatta yarawul-‘azabal-alīm
Arti Terjemahan : mereka tidak akan beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih,


QS. Asy Syu’ara ayat 202

ۙفَيَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ

fa ya`tiyahum bagtataw wa hum la yasy’urụn
Arti Terjemahan : maka datang azab kepada mereka secara mendadak, ketika mereka tidak menyadarinya,


QS. Asy Syu’ara ayat 203

 ۗفَيَقُوْلُوْا هَلْ نَحْنُ مُنْظَرُوْنَ

fa yaqụlụ hal naḥnu munẓarụn
Arti Terjemahan : lalu mereka berkata, “Apakah kami diberi penangguhan waktu?”


QS. Asy Syu’ara ayat 204

اَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُوْنَ

a fa bi’azabina yasta’jilụn
Arti Terjemahan : Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami dipercepat?


QS. Asy Syu’ara ayat 205

 ۙاَفَرَءَيْتَ اِنْ مَّتَّعْنٰهُمْ سِنِيْنَ

a fa ra`aita im matta’nahum sinīn
Arti Terjemahan : Maka bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun,


QS. Asy Syu’ara ayat 206

 ۙثُمَّ جَاۤءَهُمْ مَّا كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ

ṡumma ja`ahum ma kanụ yụ’adụn
Arti Terjemahan : kemudian datang kepada mereka azab yang diancamkan kepada mereka,


QS. Asy Syu’ara ayat 207

 ۗمَآ اَغْنٰى عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يُمَتَّعُوْنَ

ma agna ‘an-hum ma kanụ yumatta’ụn
Arti Terjemahan : niscaya tidak berguna bagi mereka kenikmatan yang mereka rasakan.


QS. Asy Syu’ara ayat 208

 ۖوَمَآ اَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ اِلَّا لَهَا مُنْذِرُوْنَ

wa ma ahlakna ming qaryatin illa laha munzirụn
Arti Terjemahan : Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri, kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya;


QS. Asy Syu’ara ayat 209

ذِكْرٰىۚ وَمَا كُنَّا ظٰلِمِيْنَ

zikra, wa ma kunna ẓalimīn
Arti Terjemahan : untuk (menjadi) peringatan. Dan Kami tidak berlaku zalim.


QS. Asy Syu’ara ayat 210

وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيٰطِيْنُ

wa ma tanazzalat bihisy-syayaṭīn
Arti Terjemahan : Dan (Al-Qur’an) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan.


QS. Asy Syu’ara ayat 211

 ۗوَمَا يَنْۢبَغِيْ لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيْعُوْنَ

wa ma yambagī lahum wa ma yastaṭī’ụn
Arti Terjemahan : Dan tidaklah pantas bagi mereka (Al-Qur’an itu), dan mereka pun tidak akan sanggup.


QS. Asy Syu’ara ayat 212

ۗاِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُوْلُوْنَ

innahum ‘anis-sam’i lama’zụlụn
Arti Terjemahan : Sesungguhnya untuk mendengarkannya pun mereka dijauhkan.


QS. Asy Syu’ara ayat 213

فَلَا تَدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ فَتَكُوْنَ مِنَ الْمُعَذَّبِيْنَ

fa la tad’u ma’allahi ilahan akhara fa takụna minal-mu’azzabīn
Arti Terjemahan : Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan selain Allah, nanti kamu termasuk orang-orang yang diazab.


QS. Asy Syu’ara ayat 214

 ۙوَاَنْذِرْ عَشِيْرَتَكَ الْاَقْرَبِيْنَ

wa anzir ‘asyīratakal-aqrabīn
Arti Terjemahan : Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat,


QS. Asy Syu’ara ayat 215

 ۚوَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

wakhfiḍ janaḥaka limanittaba’aka minal-mu`minīn
Arti Terjemahan : dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.


QS. Asy Syu’ara ayat 216

ۚفَاِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ اِنِّيْ بَرِيْۤءٌ مِّمَّا تَعْمَلُوْنَ

fa in ‘aṣauka fa qul innī barī`um mimma ta’malụn
Arti Terjemahan : Kemudian jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan.”


QS. Asy Syu’ara ayat 217

ۙوَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيْزِ الرَّحِيْمِ

wa tawakkal ‘alal-‘azīzir-raḥīm
Arti Terjemahan : Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.


QS. Asy Syu’ara ayat 218

الَّذِيْ يَرٰىكَ حِيْنَ تَقُوْمُ

allazī yaraka ḥīna taqụm
Arti Terjemahan : Yang melihat engkau ketika engkau berdiri (untuk salat),


QS. Asy Syu’ara ayat 219

وَتَقَلُّبَكَ فِى السّٰجِدِيْنَ

wa taqallubaka fis-sajidīn
Arti Terjemahan : dan (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud.


QS. Asy Syu’ara ayat 220

اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

innahụ huwas-samī’ul-‘alīm
Arti Terjemahan : Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.


QS. Asy Syu’ara ayat 221

 ۗهَلْ اُنَبِّئُكُمْ عَلٰى مَنْ تَنَزَّلُ الشَّيٰطِيْنُ

hal unabbi`ukum ‘ala man tanazzalusy-syayaṭīn
Arti Terjemahan : Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?


QS. Asy Syu’ara ayat 222

 ۙتَنَزَّلُ عَلٰى كُلِّ اَفَّاكٍ اَثِيْمٍ

tanazzalu ‘ala kulli affakin aṡīm
Arti Terjemahan : Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa,


QS. Asy Syu’ara ayat 223

ۗيُّلْقُوْنَ السَّمْعَ وَاَكْثَرُهُمْ كٰذِبُوْنَ

yulqụnas-sam’a wa akṡaruhum kazibụn
Arti Terjemahan : mereka menyampaikan hasil pendengaran mereka, sedangkan kebanyakan mereka orang-orang pendusta.


QS. Asy Syu’ara ayat 224

ۗوَالشُّعَرَاۤءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوٗنَ

wasy-syu’ara`u yattabi’uhumul-gawụn
Arti Terjemahan : Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.


QS. Asy Syu’ara ayat 225

ۙاَلَمْ تَرَ اَنَّهُمْ فِيْ كُلِّ وَادٍ يَّهِيْمُوْنَ

a lam tara annahum fī kulli wadiy yahīmụn
Arti Terjemahan : Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah,


QS. Asy Syu’ara ayat 226

ۙوَاَنَّهُمْ يَقُوْلُوْنَ مَا لَا يَفْعَلُوْنَ

wa annahum yaqụlụna ma la yaf’alụn
Arti Terjemahan : dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?


QS. Asy Syu’ara ayat 227

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَذَكَرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّانْتَصَرُوْا مِنْۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُوْا ۗوَسَيَعْلَمُ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْٓا اَيَّ مُنْقَلَبٍ يَّنْقَلِبُوْنَ

illallazīna amanụ wa ‘amiluṣ-ṣaliḥati wa zakarullaha kaṡīraw wantaṣarụ mim ba’di ma ẓulimụ, wa saya’lamullazīna ẓalamū ayya mungqalabiy yangqalibụn
Arti Terjemahan : Kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapat kemenangan setelah terzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang-orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.

Surah Sebelumnya:
Surat Al furqan
Al-Qur’anSurah Berikutnya:
Surat an naml
Surah 026