Al Mujadilah

Bacaan Surat al mujadilah dan terjemahannya atau artinya lengkap dengan mp3 murottal perayat dan bacaan latin surat Al Mujadilah sebagai sarana untuk mempermudah sobat dalam memperbaiki bacaan Al Quran seperti makhrojul huruf, tajwid, dan untuk membantu sobat yang ingin memperindah bacaan Al Qurannya.

Dan sebelum menuju bacaan surat al mujadilah dan artinya, mari sejenak kita pelajari sedikit informasi terkait dari surat ini, berikut ulasannya.

Secara bahasa, surat Al Mujadilah memiliki arti “Wanita Yang Mengajukan Gugatan“, lalu selain dikenal dengan nama Al Mujadilah, surat ini memiliki nama lainnya yakni al-Mujadalah yang artinya adalah “Perbantahan“.

Penamaan surat ini diambil dari bunyi permulaan ayat dari surat Al Mujadilah/Al Mujadalah yang pada ayat tersebut disebut tentang seorang wanita yang mengajukan gugatan, dan wanita dalam surat Al Mujadilah tersebut berdasarkan riwayat bernama Khaulah binti Tsa’labah yang di dzihar oleh suaminya.

Dan ciri dari surat ini adalah terdapat banyak lafadz “Jalallah” ada yang 1 lafadz dalam satu ayat dan ada yang dua sampai dengan 5 lafadz yakni pada ayat ke 22.

Dan berdasarkan penggolongan surat, surat Al Mujadalah atau al mujadilah merupakan bagian dari surat surat Madaniyah (surat yang turun di Madinah).

Kemudian berdasarkan penomoran surat dalam mushaf Al Quran, surah Al Mujadilah berada pada urutan surat yang ke-58 tepatnya sehabis surat Al Hadid dan sebelum surat Al Hasyr.

Dan dalam pembagian Juz Al Quran, surat ini berada pada Juz ke-28.

Surat Al Mujadilah sendiri terdiri dari 22 ayat pendek yang mudah dihafalkan dan 3 ruku’.

Agar lebih mudah untuk dipelajari, berikut ini tabel keterangan atau informasi surat Al Mujadilah yang bisa sobat pelajari.

Informasi Surat Al Mujadilah
Arti NamaWanita Yang Mengajukan Gugatan
Julukan Lainal-Mujadalah (Perbantahan)
Jumlah Ayat22 Ayat
Jumlah Ruku’3 Ruku’
Golongan SurahMadaniyah
Nomor SuratSurat yang ke-58
Nomor JuzJuz Ke-28
Surat SebelumnyaSurat Al Hadid
Surat BerikutnyaSurat Al Hasyr

Baik, itu tadi sekilas ulasan seputar surat Al Mujadilah yang bisa kami bagikan pada kesempatan kali ini.

Semoga bisa diambil ilmu yang bermanfaat di dalamnya, untuk selanjutnya mari kita menuju daftar bacaan surat Al Mujadilah dan terjemahannya lengkap dengan tulisan latin surah Al Mujadilah serta murottal perayat surah Al Mujadilah.

Berikut pembahasan selengkapnya.

Bacaan Surat Al Mujadilah Dan Artinya

Mp3 Surat Al Mujadilah Syaikh Mishary Rashid


Basmalah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmaanirrahiim


QS. Al-Mujadilah : 1

قَدْ سَمِعَ اللّٰهُ قَوْلَ الَّتِيْ تُجَادِلُكَ فِيْ زَوْجِهَا وَتَشْتَكِيْٓ اِلَى اللّٰهِ ۖوَاللّٰهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَاۗ اِنَّ اللّٰهَ سَمِيْعٌۢ بَصِيْرٌ

qad sami’allahu qaulallati tujadiluka fi zaujiha wa tasytaki ilallahi wallahu yasma’u taḥawurakuma, innallaha sami’um basir
Terjemah Artinya : Sungguh, Allah telah mendengar ucapan perempuan yang mengajukan gugatan kepadamu (Muhammad) tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah, dan Allah mendengar percakapan antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.


QS. Al-Mujadilah : 2

اَلَّذِيْنَ يُظٰهِرُوْنَ مِنْكُمْ مِّنْ نِّسَاۤىِٕهِمْ مَّا هُنَّ اُمَّهٰتِهِمْۗ اِنْ اُمَّهٰتُهُمْ اِلَّا الّٰۤـِٔيْ وَلَدْنَهُمْۗ وَاِنَّهُمْ لَيَقُوْلُوْنَ مُنْكَرًا مِّنَ الْقَوْلِ وَزُوْرًاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَعَفُوٌّ غَفُوْرٌ

allazina yuẓahirụna mingkum min nisa`ihim ma hunna ummahatihim, in ummahatuhum illal-la`i waladnahum, wa innahum layaqụlụna mungkaram minal-qauli wazụra, wa innallaha la’afuwwun gafụr
Terjemah Artinya : Orang-orang di antara kamu yang menzihar istrinya, (menganggap istrinya sebagai ibunya, padahal) istri mereka itu bukanlah ibunya. Ibu-ibu mereka hanyalah perempuan yang melahirkannya. Dan sesungguhnya mereka benar-benar telah mengucapkan suatu perkataan yang mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun.


QS. Al-Mujadilah : 3

وَالَّذِيْنَ يُظٰهِرُوْنَ مِنْ نِّسَاۤىِٕهِمْ ثُمَّ يَعُوْدُوْنَ لِمَا قَالُوْا فَتَحْرِيْرُ رَقَبَةٍ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّتَمَاۤسَّاۗ ذٰلِكُمْ تُوْعَظُوْنَ بِهٖۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

wallazina yuẓahirụna min nisa`ihim ṡumma ya’ụdụna lima qalụ fa taḥriru raqabatim ming qabli ay yatamassa, zalikum tụ’aẓụna bih, wallahu bima ta’malụna khabir
Terjemah Artinya : Dan mereka yang menzihar istrinya, kemudian menarik kembali apa yang telah mereka ucapkan, maka (mereka diwajibkan) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami istri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepadamu, dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.


QS. Al-Mujadilah : 4

فَمَنْ لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ مِنْ قَبْلِ اَنْ يَّتَمَاۤسَّاۗ فَمَنْ لَّمْ يَسْتَطِعْ فَاِطْعَامُ سِتِّيْنَ مِسْكِيْنًاۗ ذٰلِكَ لِتُؤْمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖۗ وَتِلْكَ حُدُوْدُ اللّٰهِ ۗوَلِلْكٰفِرِيْنَ عَذَابٌ اَلِيْمٌ

fa mal lam yajid fa siyamu syahraini mutatabi’aini ming qabli ay yatamassa, fa mal lam yastaṭi’ fa iṭ’amu sittina miskina, zalika litu`minụ billahi wa rasụlih, wa tilka ḥudụdullah, wa lil-kafirina ‘azabun alim
Terjemah Artinya : Maka barangsiapa tidak dapat (memerdekakan hamba sahaya), maka (dia wajib) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Tetapi barangsiapa tidak mampu, maka (wajib) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah agar kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang-orang yang mengingkarinya akan mendapat azab yang sangat pedih.


QS. Al-Mujadilah : 5

اِنَّ الَّذِيْنَ يُحَاۤدُّوْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ كُبِتُوْا كَمَا كُبِتَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَقَدْ اَنْزَلْنَآ اٰيٰتٍۢ بَيِّنٰتٍۗ وَلِلْكٰفِرِيْنَ عَذَابٌ مُّهِيْنٌۚ

innallazina yuḥaddụnallaha wa rasụlahụ kubitụ kama kubitallazina ming qablihim wa qad anzalna ayatim bayyinat, wa lil-kafirina ‘azabum muhin
Terjemah Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan sebagaimana kehinaan yang telah didapat oleh orang-orang sebelum mereka. Dan sungguh, Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata. Dan bagi orang-orang yang mengingkarinya akan mendapat azab yang menghinakan.


QS. Al-Mujadilah : 6

يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللّٰهُ جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوْاۗ اَحْصٰىهُ اللّٰهُ وَنَسُوْهُۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيْدٌ

yauma yab’aṡuhumullahu jami’an fa yunabbi`uhum bima ‘amilụ, aḥsahullahu wa nasụh, wallahu ‘ala kulli syai`in syahid
Terjemah Artinya : Pada hari itu mereka semuanya dibangkitkan Allah, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah menghitungnya (semua amal perbuatan itu), meskipun mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.


QS. Al-Mujadilah : 7

اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ يَعْلَمُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَا يَكُوْنُ مِنْ نَّجْوٰى ثَلٰثَةٍ اِلَّا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلَا خَمْسَةٍ اِلَّا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلَآ اَدْنٰى مِنْ ذٰلِكَ وَلَآ اَكْثَرَ اِلَّا هُوَ مَعَهُمْ اَيْنَ مَا كَانُوْاۚ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوْا يَوْمَ الْقِيٰمَةِۗ اِنَّ اللّٰهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

a lam tara annallaha ya’lamu ma fis-samawati wa ma fil-arḍ, ma yakụnu min najwa ṡalaṡatin illa huwa rabi’uhum wa la khamsatin illa huwa sadisuhum wa la adna min zalika wa la akṡara illa huwa ma’ahum aina ma kanụ, ṡumma yunabbi`uhum bima ‘amilụ yaumal-qiyamah, innallaha bikulli syai`in ‘alim
Terjemah Artinya : Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tidak ada lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya. Dan tidak ada yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia pasti ada bersama mereka di mana pun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari Kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.


QS. Al-Mujadilah : 8

اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ نُهُوْا عَنِ النَّجْوٰى ثُمَّ يَعُوْدُوْنَ لِمَا نُهُوْا عَنْهُ وَيَتَنٰجَوْنَ بِالْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَمَعْصِيَتِ الرَّسُوْلِۖ وَاِذَا جَاۤءُوْكَ حَيَّوْكَ بِمَا لَمْ يُحَيِّكَ بِهِ اللّٰهُ ۙوَيَقُوْلُوْنَ فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ لَوْلَا يُعَذِّبُنَا اللّٰهُ بِمَا نَقُوْلُۗ حَسْبُهُمْ جَهَنَّمُۚ يَصْلَوْنَهَاۚ فَبِئْسَ الْمَصِيْرُ

a lam tara ilallazina nuhụ ‘anin-najwa ṡumma ya’ụdụna lima nuhụ ‘an-hu wa yatanajauna bil-iṡmi wal-‘udwani wa ma’siyatir-rasụli wa iza ja`ụka ḥayyauka bima lam yuḥayyika bihillahu wa yaqụlụna fi anfusihim lau la yu’azzibunallahu bima naqụl, ḥasbuhum jahannam, yaslaunaha, fa bi`sal-masir
Terjemah Artinya : Tidakkah engkau perhatikan orang-orang yang telah dilarang mengadakan pembicaraan rahasia, kemudian mereka kembali (mengerjakan) larangan itu dan mereka mengadakan pembicaraan rahasia untuk berbuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan apabila mereka datang kepadamu (Muhammad), mereka mengucapkan salam dengan cara yang bukan seperti yang ditentukan Allah untukmu. Dan mereka mengatakan pada diri mereka sendiri, “Mengapa Allah tidak menyiksa kita atas apa yang kita katakan itu?” Cukuplah bagi mereka neraka Jahanam yang akan mereka masuki. Maka neraka itu seburuk-buruk tempat kembali.


QS. Al-Mujadilah : 9

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا تَنَاجَيْتُمْ فَلَا تَتَنَاجَوْا بِالْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَمَعْصِيَتِ الرَّسُوْلِ وَتَنَاجَوْا بِالْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْٓ اِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ

ya ayyuhallazina amanū iza tanajaitum fa la tatanajau bil-iṡmi wal-‘udwani wa ma’siyatir-rasụli wa tanajau bil-birri wat-taqwa, wattaqullahallazi ilaihi tuḥsyarụn
Terjemah Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan perbuatan dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Tetapi bicarakanlah tentang perbuatan kebajikan dan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikumpulkan kembali.


QS. Al-Mujadilah : 10

اِنَّمَا النَّجْوٰى مِنَ الشَّيْطٰنِ لِيَحْزُنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَلَيْسَ بِضَاۤرِّهِمْ شَيْـًٔا اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗوَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ

innaman-najwa minasy-syaiṭani liyaḥzunallazina amanụ wa laisa biḍarrihim syai`an illa bi`iznillah, wa ‘alallahi falyatawakkalil-mu`minụn
Terjemah Artinya : Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu termasuk (perbuatan) setan, agar orang-orang yang beriman itu bersedih hati, sedang (pembicaraan) itu tidaklah memberi bencana sedikit pun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah. Dan kepada Allah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal.


QS. Al-Mujadilah : 11

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

ya ayyuhallazina amanū iza qila lakum tafassaḥụ fil-majalisi fafsaḥụ yafsaḥillahu lakum, wa iza qilansyuzụ fansyuzụ yarfa’illahullazina amanụ mingkum wallazina ụtul-‘ilma darajat, wallahu bima ta’malụna khabir
Terjemah Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.


QS. Al-Mujadilah : 12

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نَاجَيْتُمُ الرَّسُوْلَ فَقَدِّمُوْا بَيْنَ يَدَيْ نَجْوٰىكُمْ صَدَقَةً ۗذٰلِكَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَاَطْهَرُۗ فَاِنْ لَّمْ تَجِدُوْا فَاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

ya ayyuhallazina amanū iza najaitumur-rasụla fa qaddimụ baina yadai najwakum sadaqah, zalika khairul lakum wa aṭ-har, fa il lam tajidụ fa innallaha gafụrur raḥim
Terjemah Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul, hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum (melakukan) pembicaraan itu. Yang demikian itu lebih baik bagimu dan lebih bersih. Tetapi jika kamu tidak memperoleh (yang akan disedekahkan) maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.


QS. Al-Mujadilah : 13

ءَاَشْفَقْتُمْ اَنْ تُقَدِّمُوْا بَيْنَ يَدَيْ نَجْوٰىكُمْ صَدَقٰتٍۗ فَاِذْ لَمْ تَفْعَلُوْا وَتَابَ اللّٰهُ عَلَيْكُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاَطِيْعُوا اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ ۗوَاللّٰهُ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ

a asyfaqtum an tuqaddimụ baina yadai najwakum sadaqat, fa iz lam taf’alụ wa taballahu ‘alaikum fa aqimus-salata wa atuz-zakata wa aṭi’ullaha wa rasụlah, wallahu khabirum bima ta’malụn
Terjemah Artinya : Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum (melakukan) pembicaraan dengan Rasul? Tetapi jika kamu tidak melakukannya dan Allah telah memberi ampun kepadamu, maka laksanakanlah salat, dan tunaikanlah zakat serta taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya! Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.


QS. Al-Mujadilah : 14

۞ اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ تَوَلَّوْا قَوْمًا غَضِبَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْۗ مَا هُمْ مِّنْكُمْ وَلَا مِنْهُمْۙ وَيَحْلِفُوْنَ عَلَى الْكَذِبِ وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ

a lam tara ilallazina tawallau qauman gaḍiballahu ‘alaihim, ma hum mingkum wa la min-hum wa yaḥlifụna ‘alal-kazibi wa hum ya’lamụn
Terjemah Artinya : Tidakkah engkau perhatikan orang-orang (munafik) yang menjadikan suatu kaum yang telah dimurkai Allah sebagai sahabat? Orang-orang itu bukan dari (kaum) kamu dan bukan dari (kaum) mereka. Dan mereka bersumpah atas kebohongan, sedang mereka mengetahuinya.


QS. Al-Mujadilah : 15

اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ عَذَابًا شَدِيْدًاۗ اِنَّهُمْ سَاۤءَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

a’addallahu lahum ‘azaban syadida, innahum sa`a ma kanụ ya’malụn
Terjemah Artinya : Allah telah menyediakan azab yang sangat keras bagi mereka. Sungguh, betapa buruknya apa yang telah mereka kerjakan.


QS. Al-Mujadilah : 16

اِتَّخَذُوْٓا اَيْمَانَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوْا عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ فَلَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ

ittakhazū aimanahum junnatan fa saddụ ‘an sabilillahi fa lahum ‘azabum muhin
Terjemah Artinya : Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah; maka bagi mereka azab yang menghinakan.


QS. Al-Mujadilah : 17

لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ اَمْوَالُهُمْ وَلَآ اَوْلَادُهُمْ مِّنَ اللّٰهِ شَيْـًٔاۗ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

lan tugniya ‘an-hum amwaluhum wa la auladuhum minallahi syai`a, ula`ika as-ḥabun-nar, hum fiha khalidụn
Terjemah Artinya : Harta benda dan anak-anak mereka tidak berguna sedikit pun (untuk menolong) mereka dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.


QS. Al-Mujadilah : 18

يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللّٰهُ جَمِيْعًا فَيَحْلِفُوْنَ لَهٗ كَمَا يَحْلِفُوْنَ لَكُمْ وَيَحْسَبُوْنَ اَنَّهُمْ عَلٰى شَيْءٍۗ اَلَآ اِنَّهُمْ هُمُ الْكٰذِبُوْنَ

yauma yab’aṡuhumullahu jami’an fa yaḥlifụna lahụ kama yaḥlifụna lakum wa yaḥsabụna annahum ‘ala syai`, ala innahum humul-kazibụn
Terjemah Artinya : (Ingatlah) pada hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan orang musyrik) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa mereka akan memperoleh sesuatu (manfaat). Ketahuilah, bahwa mereka orang-orang pendusta.


QS. Al-Mujadilah : 19

اِسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطٰنُ فَاَنْسٰىهُمْ ذِكْرَ اللّٰهِ ۗ اُولٰۤىِٕكَ حِزْبُ الشَّيْطٰنِۗ اَلَآ اِنَّ حِزْبَ الشَّيْطٰنِ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ

istaḥwaza ‘alaihimusy-syaiṭanu fa ansahum zikrallah, ula`ika ḥizbusy-syaiṭan, ala inna ḥizbasy-syaiṭani humul-khasirụn
Terjemah Artinya : Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan setan. Ketahuilah, bahwa golongan setan itulah golongan yang rugi.


QS. Al-Mujadilah : 20

اِنَّ الَّذِيْنَ يُحَاۤدُّوْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗٓ اُولٰۤىِٕكَ فِى الْاَذَلِّيْنَ

innallazina yuḥaddụnallaha wa rasụlahū ula`ika fil-azallin
Terjemah Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina.


QS. Al-Mujadilah : 21

كَتَبَ اللّٰهُ لَاَغْلِبَنَّ اَنَا۠ وَرُسُلِيْۗ اِنَّ اللّٰهَ قَوِيٌّ عَزِيْزٌ

kataballahu la`aglibanna ana wa rusuli, innallaha qawiyyun ‘aziz
Terjemah Artinya : Allah telah menetapkan, “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang.” Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa.


QS. Al-Mujadilah : 22

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُّؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ يُوَاۤدُّوْنَ مَنْ حَاۤدَّ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ وَلَوْ كَانُوْٓا اٰبَاۤءَهُمْ اَوْ اَبْنَاۤءَهُمْ اَوْ اِخْوَانَهُمْ اَوْ عَشِيْرَتَهُمْۗ اُولٰۤىِٕكَ كَتَبَ فِيْ قُلُوْبِهِمُ الْاِيْمَانَ وَاَيَّدَهُمْ بِرُوْحٍ مِّنْهُ ۗوَيُدْخِلُهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُۗ اُولٰۤىِٕكَ حِزْبُ اللّٰهِ ۗ اَلَآ اِنَّ حِزْبَ اللّٰهِ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

la tajidu qaumay yu`minụna billahi wal-yaumil-akhiri yuwaddụna man ḥaddallaha wa rasụlahụ walau kanū aba`ahum au abna`ahum au ikhwanahum au ‘asyiratahum, ula`ika kataba fi qulụbihimul-imana wa ayyadahum birụḥim min-h, wa yudkhiluhum jannatin tajri min taḥtihal-an-haru khalidina fiha, raḍiyallahu ‘an-hum wa raḍụ ‘an-h, ula`ika ḥizbullah, ala inna ḥizballahi humul-mufliḥụn
Terjemah Artinya : Engkau (Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya. Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari Dia. Lalu dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Merekalah golongan Allah. Ingatlah, sesungguhnya golongan Allah itulah yang beruntung.

 

Surah Sebelumnya:
Surah Al Hadid
Al-Qur’anSurah Berikutnya:
Surah Al Hasyr
Surah 058