Surat Al Hasyr

Bacaan Surat Al Hasyr lengkap dengan arti atau terjemahannya disertai bacaan latin dan mp3 murottal perayat surah al hasyr sebagai media tambahan untuk membantu sobat yang masih kurang fasih dalam makhrojul huruf, hukum tajwid atau audio ini bisa digunakan sebagai panduan untuk membaca Al Quran dengan nada merdu.

Sobat islambl.com, sebelum sobat menuju bacaan surat Al Hasyr yuk pelajari sedikit informasi terkait surat ini.

Secara bahasa, surah Al Hasyr memiliki arti “Pengusiran”.

Dan dalam mushaf Al Quran yang kita kenal saat ini, surat Al Hasyr menempati urutan surat ke-59 tepatnya terletak diantara surat Al Mujadilah dan surat Al Mumtahanah.

Kemudian dalam pembagian Juz Al Quran, surat Al Hasyr terletak pada Juz ke-28.

Surat ini terdiri dari 3 ruku’ dan 24 ayat pendek yang mudah untuk dihafalkan, dan surat ini merupakan salah satu surat yang direkomendasikan untuk dihafalkan bagi penghafal Al Quran yang baru mulai menghafal.

Kemudian dalam penggolongan surat, surah Al Hasyr merupakan bagian dari golongan surat Madaniyah.

Surat Madaniyah sendiri merupakan istilah dari surat surat yang diturunkan di kawasan Madinah.

Secara lebih ringkasnya, berikut ini kami sudah membuat rangkuman informasi surat Al Hasyr dalam bentuk tabel yang bisa dengan mudah sobat pelajari.

Tabel Informasi Surat Al Hasyr
Arti NamaPengusiran
Golongan SuratMadaniyah
Nomor SuratSurat ke-59
Nomor JuzJuz ke-28
Total Ayat24 Ayat
Total Ruku’3 Ruku’
Surat SebelumnyaSurat Al Mujadilah
Surat SetelahnyaSurat Al Mumtahanah

Itu tadi sedikit keterangan surat atau informasi surat Al Hasyr yang bisa islambl bagikan kepada teman teman muslim sekalian.

Untuk selanjutnya mari kita menuju bacaan surat Al Hasyr dan terjemahannya yang dilengkapi dengan murottal perayat serta tulisan latin dari surah Al Hasyr sebagai panduan dalam membaca Al Quran dengan baik dan benar.

Bacaan Surat Al Hasyr Dan Artinya

Mp3 Surat Al Hasyr Syaikh Mishry Rashid


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillahirahmaanirrahim (i)


QS. Al Hasyr : 1

سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ

sabbaḥa lillahi ma fis-samawati wa ma fil-ard, wa huwal-‘azizul-ḥakim
Arti Terjemahan : Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi bertasbih kepada Allah; dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.


QS. Al Hasyr : 2

هُوَ الَّذِيْٓ اَخْرَجَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ مِنْ دِيَارِهِمْ لِاَوَّلِ الْحَشْرِۗ مَا ظَنَنْتُمْ اَنْ يَّخْرُجُوْا وَظَنُّوْٓا اَنَّهُمْ مَّانِعَتُهُمْ حُصُوْنُهُمْ مِّنَ اللّٰهِ فَاَتٰىهُمُ اللّٰهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوْا وَقَذَفَ فِيْ قُلُوْبِهِمُ الرُّعْبَ يُخْرِبُوْنَ بُيُوْتَهُمْ بِاَيْدِيْهِمْ وَاَيْدِى الْمُؤْمِنِيْنَۙ فَاعْتَبِرُوْا يٰٓاُولِى الْاَبْصَارِ

huwallażi akhrajallażina kafarụ min ahlil-kitabi min diyarihim li`awwalil-ḥasyr, ma ẓanantum ay yakhrujụ wa ẓannū annahum mani’atuhum ḥuṣụnuhum minallahi fa atahumullahu min ḥaiṡu lam yaḥtasibụ wa qażafa fi qulụbihimur-ru’ba yukhribụna buyụtahum bi`aidihim wa aidil-mu`minina fa’tabirụ ya ulil-abṣar
Arti Terjemahan : Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung halamannya pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan (siksaan) kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah menanamkan rasa takut ke dalam hati mereka; sehingga memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangannya sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai pandangan!


QS. Al Hasyr : 3

وَلَوْلَآ اَنْ كَتَبَ اللّٰهُ عَلَيْهِمُ الْجَلَاۤءَ لَعَذَّبَهُمْ فِى الدُّنْيَاۗ وَلَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ عَذَابُ النَّارِ

walau la ang kataballahu ‘alaihimul-jala`a la’ażżabahum fid-dun-ya, wa lahum fil-akhirati ‘ażabun-nar
Arti Terjemahan : Dan sekiranya tidak karena Allah telah menetapkan pengusiran terhadap mereka, pasti Allah mengazab mereka di dunia. Dan di akhirat mereka akan mendapat azab neraka.


QS. Al Hasyr : 4

ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ شَاۤقُّوا اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ ۖوَمَنْ يُّشَاۤقِّ اللّٰهَ فَاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

żalika bi`annahum syaqqullaha wa rasụlahụ wa may yusyaqqillaha fa innallaha syadidul-‘iqab
Arti Terjemahan : Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa menentang Allah, maka sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.


QS. Al Hasyr : 5

مَا قَطَعْتُمْ مِّنْ لِّيْنَةٍ اَوْ تَرَكْتُمُوْهَا قَاۤىِٕمَةً عَلٰٓى اُصُوْلِهَا فَبِاِذْنِ اللّٰهِ وَلِيُخْزِيَ الْفٰسِقِيْنَ

ma qaṭa’tum mil linatin au taraktumụha qa`imatan ‘ala uṣụliha fa bi`iżnillahi wa liyukhziyal-fasiqin
Arti Terjemahan : Apa yang kamu tebang di antara pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka (itu terjadi) dengan izin Allah; dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik.


QS. Al Hasyr : 6

وَمَآ اَفَاۤءَ اللّٰهُ عَلٰى رَسُوْلِهٖ مِنْهُمْ فَمَآ اَوْجَفْتُمْ عَلَيْهِ مِنْ خَيْلٍ وَّلَا رِكَابٍ وَّلٰكِنَّ اللّٰهَ يُسَلِّطُ رُسُلَهٗ عَلٰى مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

wa ma afa`allahu ‘ala rasụlihi min-hum fa ma aujaftum ‘alaihi min khailiw wa la rikabiw wa lakinnallaha yusalliṭu rusulahụ ‘ala may yasya`, wallahu ‘ala kulli syai`ing qadir
Arti Terjemahan : Dan harta rampasan fai’ dari mereka yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya, kamu tidak memerlukan kuda atau unta untuk mendapatkannya, tetapi Allah memberikan kekuasaan kepada rasul-rasul-Nya terhadap siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.


QS. Al Hasyr : 7

مَآ اَفَاۤءَ اللّٰهُ عَلٰى رَسُوْلِهٖ مِنْ اَهْلِ الْقُرٰى فَلِلّٰهِ وَلِلرَّسُوْلِ وَلِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ كَيْ لَا يَكُوْنَ دُوْلَةً ۢ بَيْنَ الْاَغْنِيَاۤءِ مِنْكُمْۗ وَمَآ اٰتٰىكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ وَمَا نَهٰىكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوْاۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِۘ

ma afa`allahu ‘ala rasụlihi min ahlil-qura fa lillahi wa lir-rasụli wa liżil-qurba wal-yatama wal-masakini wabnis-sabili kai la yakụna dụlatam bainal-agniya`i mingkum, wa ma atakumur-rasụlu fa khużụhu wa ma nahakum ‘an-hu fantahụ, wattaqullah, innallaha syadidul-‘iqab
Arti Terjemahan : Harta rampasan (fai’) dari mereka yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (yang berasal) dari penduduk beberapa negeri, adalah untuk Allah, Rasul, kerabat (Rasul), anak-anak yatim, orang-orang miskin dan untuk orang-orang yang dalam perjalanan, agar harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya.


QS. Al Hasyr : 8

لِلْفُقَرَاۤءِ الْمُهٰجِرِيْنَ الَّذِيْنَ اُخْرِجُوْا مِنْ دِيَارِهِمْ وَاَمْوَالِهِمْ يَبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانًا وَّيَنْصُرُوْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ ۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الصّٰدِقُوْنَۚ

lil-fuqara`il-muhajirinallażina ukhrijụ min diyarihim wa amwalihim yabtagụna fadlam minallahi wa ridwanaw wa yanṣurụnallaha wa rasụlah, ula`ika humuṣ-ṣadiqụn
Arti Terjemahan : (Harta rampasan itu juga) untuk orang-orang fakir yang berhijrah yang terusir dari kampung halamannya dan meninggalkan harta bendanya demi mencari karunia dari Allah dan keridaan(-Nya) dan (demi) menolong (agama) Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar.


QS. Al Hasyr : 9

وَالَّذِيْنَ تَبَوَّءُو الدَّارَ وَالْاِيْمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّوْنَ مَنْ هَاجَرَ اِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُوْنَ فِيْ صُدُوْرِهِمْ حَاجَةً مِّمَّآ اُوْتُوْا وَيُؤْثِرُوْنَ عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۗوَمَنْ يُّوْقَ شُحَّ نَفْسِهٖ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَۚ

wallażina tabawwa`ud-dara wal-imana ming qablihim yuḥibbụna man hajara ilaihim wa la yajidụna fi ṣudụrihim ḥajatam mimma ụtụ wa yu`ṡirụna ‘ala anfusihim walau kana bihim khaṣaṣah, wa may yụqa syuḥḥa nafsihi fa ula`ika humul-mufliḥụn
Arti Terjemahan : Dan orang-orang (Ansar) yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah ke tempat mereka. Dan mereka tidak menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (Muhajirin), atas dirinya sendiri, meskipun mereka juga memerlukan. Dan siapa yang dijaga dirinya dari kekikiran, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.


QS. Al Hasyr : 10

وَالَّذِيْنَ جَاۤءُوْ مِنْۢ بَعْدِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْاِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا رَبَّنَآ اِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ

wallażina ja`ụ mim ba’dihim yaqụlụna rabbanagfir lana wa li`ikhwaninallażina sabaqụna bil-imani wa la taj’al fi qulụbina gillal lillażina amanụ rabbana innaka ra`ụfur raḥim
Arti Terjemahan : Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar), mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau tanamkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, Sungguh, Engkau Maha Penyantun, Maha Penyayang.”


QS. Al Hasyr : 11

۞ اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ نَافَقُوْا يَقُوْلُوْنَ لِاِخْوَانِهِمُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ لَىِٕنْ اُخْرِجْتُمْ لَنَخْرُجَنَّ مَعَكُمْ وَلَا نُطِيْعُ فِيْكُمْ اَحَدًا اَبَدًاۙ وَّاِنْ قُوْتِلْتُمْ لَنَنْصُرَنَّكُمْۗ وَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَ

a lam tara ilallażina nafaqụ yaqụlụna li`ikhwanihimullażina kafarụ min ahlil-kitabi la`in ukhrijtum lanakhrujanna ma’akum wa la nuṭi’u fikum aḥadan abadaw wa ing qụtiltum lananṣurannakum, wallahu yasy-hadu innahum lakażibụn
Arti Terjemahan : Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudaranya yang kafir di antara Ahli Kitab, “Sungguh, jika kamu diusir niscaya kami pun akan keluar bersama kamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun demi kamu, dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantumu.” Dan Allah menyaksikan, bahwa mereka benar-benar pendusta.


QS. Al Hasyr : 12

لَىِٕنْ اُخْرِجُوْا لَا يَخْرُجُوْنَ مَعَهُمْۚ وَلَىِٕنْ قُوْتِلُوْا لَا يَنْصُرُوْنَهُمْۚ وَلَىِٕنْ نَّصَرُوْهُمْ لَيُوَلُّنَّ الْاَدْبَارَۙ ثُمَّ لَا يُنْصَرُوْنَ

la`in ukhrijụ la yakhrujụna ma’ahum, wa la`ing qụtilụ la yanṣurụnahum, wa la`in naṣarụhum layuwallunnal-adbara ṡumma la yunṣarụn
Arti Terjemahan : Sungguh, jika mereka diusir, orang-orang munafik itu tidak akan keluar bersama mereka, dan jika mereka di-perangi; mereka (juga) tidak akan menolongnya; dan kalau pun mereka menolongnya pastilah mereka akan berpaling lari ke belakang, kemudian mereka tidak akan mendapat pertolongan.


QS. Al Hasyr : 13

لَاَنْتُمْ اَشَدُّ رَهْبَةً فِيْ صُدُوْرِهِمْ مِّنَ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ

la`antum asyaddu rahbatan fi ṣudụrihim minallah, żalika bi`annahum qaumul la yafqahụn
Arti Terjemahan : Sesungguhnya dalam hati mereka, kamu (Muslimin) lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka orang-orang yang tidak mengerti.


QS. Al Hasyr : 14

لَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ جَمِيْعًا اِلَّا فِيْ قُرًى مُّحَصَّنَةٍ اَوْ مِنْ وَّرَاۤءِ جُدُرٍۗ بَأْسُهُمْ بَيْنَهُمْ شَدِيْدٌ ۗ تَحْسَبُهُمْ جَمِيْعًا وَّقُلُوْبُهُمْ شَتّٰىۗ ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْقِلُوْنَۚ

la yuqatilụnakum jami’an illa fi quram muḥaṣṣanatin au miw wara`i judur, ba`suhum bainahum syadid, taḥsabuhum jami’aw wa qulụbuhum syatta, żalika bi`annahum qaumul la ya’qilụn
Arti Terjemahan : Mereka tidak akan memerangi kamu (secara) bersama-sama, kecuali di negeri-negeri yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu padahal hati mereka terpecah belah. Yang demikian itu karena mereka orang-orang yang tidak mengerti.


QS. Al Hasyr : 15

كَمَثَلِ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ قَرِيْبًا ذَاقُوْا وَبَالَ اَمْرِهِمْۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌۚ

kamaṡalillażina ming qablihim qariban żaqụ wa bala amrihim, wa lahum ‘ażabun alim
Arti Terjemahan : (Mereka) seperti orang-orang yang sebelum mereka (Yahudi) belum lama berselang, telah merasakan akibat buruk (terusir) disebabkan perbuatan mereka sendiri. Dan mereka akan men-dapat azab yang pedih.


QS. Al Hasyr : 16

كَمَثَلِ الشَّيْطٰنِ اِذْ قَالَ لِلْاِنْسَانِ اكْفُرْۚ فَلَمَّا كَفَرَ قَالَ اِنِّيْ بَرِيْۤءٌ مِّنْكَ اِنِّيْٓ اَخَافُ اللّٰهَ رَبَّ الْعٰلَمِيْنَ

kamaṡalisy-syaiṭani iż qala lil-insanikfur, fa lamma kafara qala inni bari`um mingka inni akhafullaha rabbal-‘alamin
Arti Terjemahan : (Bujukan orang-orang munafik itu) seperti (bujukan) setan ketika ia berkata kepada manusia, “Kafirlah kamu!” Kemudian ketika manusia itu menjadi kafir ia berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seluruh alam.”


QS. Al Hasyr : 17

فَكَانَ عَاقِبَتَهُمَآ اَنَّهُمَا فِى النَّارِ خَالِدَيْنِ فِيْهَاۗ وَذٰلِكَ جَزٰۤؤُا الظّٰلِمِيْنَ

fa kana ‘aqibatahuma annahuma fin-nari khalidaini fiha, wa żalika jaza`uẓ-ẓalimin
Arti Terjemahan : Maka kesudahan bagi keduanya, bahwa keduanya masuk ke dalam neraka, kekal di dalamnya. Demikianlah balasan bagi orang-orang zalim.


QS. Al Hasyr : 18

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ

ya ayyuhallażina amanuttaqullaha waltanẓur nafsum ma qaddamat ligad, wattaqullah, innallaha khabirum bima ta’malụn
Arti Terjemahan : Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.


QS. Al Hasyr : 19

وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ نَسُوا اللّٰهَ فَاَنْسٰىهُمْ اَنْفُسَهُمْۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ

wa la takụnụ kallażina nasullaha fa ansahum anfusahum, ula`ika humul-fasiqụn
Arti Terjemahan : Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik.


QS. Al Hasyr : 20

لَا يَسْتَوِيْٓ اَصْحٰبُ النَّارِ وَاَصْحٰبُ الْجَنَّةِۗ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ هُمُ الْفَاۤىِٕزُوْنَ

la yastawi aṣ-ḥabun-nari wa aṣ-ḥabul-jannah, aṣ-ḥabul-jannati humul-fa`izụn
Arti Terjemahan : Tidak sama para penghuni neraka dengan para penghuni surga; para penghuni surga itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan.


QS. Al Hasyr : 21

لَوْ اَنْزَلْنَا هٰذَا الْقُرْاٰنَ عَلٰى جَبَلٍ لَّرَاَيْتَهٗ خَاشِعًا مُّتَصَدِّعًا مِّنْ خَشْيَةِ اللّٰهِ ۗوَتِلْكَ الْاَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُوْنَ

lau anzalna hażal-qur`ana ‘ala jabalil lara`aitahụ khasyi’am mutaṣaddi’am min khasy-yatillah, wa tilkal-amṡalu nadribuha lin-nasi la’allahum yatafakkarụn
Arti Terjemahan : Sekiranya Kami turunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia agar mereka berpikir.


QS. Al Hasyr : 22

هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِۚ هُوَ الرَّحْمٰنُ الرَّحِيْمُ

huwallahullażi la ilaha illa huw, ‘alimul-gaibi wasy-syahadah, huwar-raḥmanur-raḥim
Arti Terjemahan : Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.


QS. Al Hasyr : 23

هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۚ اَلْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلٰمُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيْزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُۗ سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يُشْرِكُوْنَ

huwallahullażi la ilaha illa huw, al-malikul-quddụsus-salamul-mu`minul-muhaiminul-‘azizul-jabbarul-mutakabbir, sub-ḥanallahi ‘amma yusyrikụn
Arti Terjemahan : Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.


QS. Al Hasyr : 24

هُوَ اللّٰهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۗ يُسَبِّحُ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ

huwallahul-khaliqul-bari`ul-muṣawwiru lahul-asma`ul-ḥusna, yusabbiḥu lahụ ma fis-samawati wal-ard, wa huwal-‘azizul-ḥakim
Arti Terjemahan : Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

Surah Sebelumnya:
Surat Al Mujadilah
Al-Qur’anSurah Berikutnya:
Surat Al Mumtahanah
Surah 059